web analytics
  

Main Game Bisa Bangun Manfaat untuk Anak Laki-laki di Usia Tertentu

Minggu, 28 Februari 2021 08:18 WIB Ananda Muhammad Firdaus
Umum - Pendidikan, Main Game Bisa Bangun Manfaat untuk Anak Laki-laki di Usia Tertentu, game,Laki-laki,Perempuan,anak,manfaat main game,bahaya main game

ilustrasi main game (mirror.co.uk)

AYOBANDUNG.COM -- Anak laki-laki di usia 11 tahun yang rutin memainkan video game disebut cenderung tidak mengembangkan gejala depresi hingga tiga tahun berikutnya.

Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang  dipimpin oleh peneliti dari University College London (UCL) dan telah diterbitkan pada Psychological Medicine.

Melansir dari Medical Xpress, para peneliti mengimbau agar orangtua tetap membatasi waktu layar yang dihabiskan anak-anak. Namun mereka menegaskan bahwa penggunaan layar tak selalu negatif.

Dalam studi ini, para peneliti menemukan bahwa anak laki-laki yang bermain video game hampir setiap hari memiliki gejala depresi 24 persen lebih sedikit hingga tiga tahun kemudian dibandingkan anak laki-laki yang bermain video game kurang dari sekali sebulan. Efek ini hanya signifikan di antara anak laki-laki dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah dan tidak ditemukan di kalangan perempuan.

Para peneliti mengatakan studi ini mungkin menunjukkan bahwa anak laki-laki yang kurang aktif dapat memperoleh lebih banyak kesenangan dan interaksi sosial dari video game.

Penelitian juga menemukan bahwa anak perempuan yang menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial tampaknya malah mengembangkan gejala depresi yang lebih tinggi.

Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bagaimana jenis waktu layar yang berbeda dapat berbeda pula dalam memepengaruhi kesehatan mental anak-anak. Waktu layar juga memiliki pengaruh yang berbeda pada anak laki-laki dan perempuan.

"Layar memungkinkan kita untuk terlibat dalam berbagai kegiatan. Panduan dan rekomendasi tentang waktu layar harus didasarkan pada pemahaman kita tentang bagaimana kegiatan yang berbeda dapat mempengaruhi kesehatan mental," ujar penulis utama penelitian, Mahasiswa doktoran Aaron Kandola dari UCL Psychiatry.

"Meskipun kami tidak dapat memastikan apakah bermain video game benar-benar meningkatkan kesehatan mental, namun itu tidak tampak berbahaya dalam penelitian kami dan mungkin memiliki beberapa manfaat. Terutama selama pandemi, video game telah menjadi platform sosial yang penting bagi kaum muda," imbuhnya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021

Pendidikan Selasa, 13 April 2021 | 13:50 WIB

Terdapat dua negara pilihan untuk kuliah di Timur Tengah, yaitu Mesir dan Maroko.

Umum - Pendidikan, Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021, Mahasiswa Baru Timur Tengah tahun 2021,Seleksi Calon Mahasiswa ke Timur Tengah 2021,Kementerian Agama (Kemenag),Universitas Al Azhar Mesir,calon mahasiwa baru (CAMABA) Timur Tengah

Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi

Pendidikan Jumat, 9 April 2021 | 18:49 WIB

Di era digital dengan kemudahan internet, penyebaran disinformasi yang ada di media sosial menjadi tak terbendung.

Umum - Pendidikan, Pentingnya Literasi Media Digital di Era Disrupsi Komunikasi, Era digital,Literasi Media Digital,Era Disrupsi Komunikasi,penyebaran disinformasi,Media Sosial,Literasi Digital,tren bermedia sosial,masyarakat Indonesia,elaborasi data dan fakta

Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 12:15 WIB

Calon mahasiswa/i Indonesia yang tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan kembali berjua...

Umum - Pendidikan, Lima Syarat Ikut UTBK SBMPTN 2021, syarat UTBK SBMPTN,Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2021,peserta pendaftaran UTBK,Pendaftaran UTBK,Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK),UTBK

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Pendidikan Kamis, 8 April 2021 | 09:10 WIB

Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability

Umum - Pendidikan, Perusahaan “Dikepung” untuk Segera Adopsi Sustainability, Sustainability,Pendidikan

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santr...

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 16:34 WIB

Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri

Umum - Pendidikan, Tersohor di Tasik, Pesantren Nurul Wafa Ternyata Pernah Dihuni 1 Santri, pesantren Tasikmalaya,pesantren Nurul Wafa Tasikmalaya,fasilitas pesantren Nurul Wafa,Nurul Wafa

Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 13:33 WIB

Robert Koch menjadi orang pertama yang dicatat sejarah berhasil mengidentifikasi mikroorganisme penyebab penyakit.

Umum - Pendidikan, Robert Koch Jadi Tokoh Sejarah Populer Saat Pandemi, Siapa Dia?, Robert Koch,Sejarah, Pandemi Covid-19,Hadiah Nobel Kedokteran,Robert Koch Institut,mikroorganisme,Mikroba

Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus

Pendidikan Selasa, 6 April 2021 | 10:40 WIB

Setelah asteroid itu jatuh, huutan jadi lebih lebat dari sebelumnya.

Umum - Pendidikan, Fungsi Ganda Asteroid: Menyuburkan Hutan Memusnahkan Dinosaurus, Asteroid,Dinosaurus,Hutan,66 juta tahun lalu itu,Chicxulub,Chicxulub,Penabrak Chicxulub

Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan de...

Pendidikan Senin, 5 April 2021 | 18:52 WIB

20 mahasiswa STIE INABA membantah tuduhan soal penyekapan terhadap ketua yayasan kampus pada saat aliansi mahasiswa meng...

Umum - Pendidikan, Dituding Menyekap Petinggi Kampus, Aliansi Mahasiswa STIE: Buktikan dengan Mediasi, mahasiswa STIE Inaba diskorsing,STIE INABA,skorsing mahasiswa STIE Inaba,gugatan Mahasiswa STIE Inaba,petinggi kampus STIE INABA,kampus STIE INABA

artikel terkait

dewanpers