web analytics
  

Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar Kota Bandung Dimulai di Pasar Sederhana

Sabtu, 27 Februari 2021 13:11 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar Kota Bandung Dimulai di Pasar Sederhana, Vaksin Covid-19 untuk Pedagang Pasar,vaksinasi Pedagang Pasar Kota Bandung,vaksinasi massal bagi pedagang pasar,Pasar Sederhana,Vaksinasi di pasar,Vaksinasi Covid-19,pedagang pasar di Kota Bandung,Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung

Vaksinasi Covid-19 bagi pedagang pasar di Kota Bandung dimulai sejak hari ini, Sabtu (27/2/2021). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

SUKAJADI, AYOBANDUNG.COM -- Vaksinasi Covid-19 bagi pedagang pasar di Kota Bandung dimulai sejak hari ini, Sabtu (27/2/2021). Pasar Sederhana menjadi tempat perdana digelarnya vaksinasi massal bagi pedagang pasar.

Vaksinasi di pasar ini dimulai sejak sekitar pukul 09.00 WIB dan masih berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WIB. Ditargetkan sebanyak 200 pedagang pasar dapat memperoleh vaksin hari ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, Pasar Sederhana dipilih karena merupakan salah satu pasar terpadat di Kota Bandung. Pedagang yang mendapat vaksin adalah mereka yang telah didata oleh pihak PD Pasar Bermartabat, dan akan dipanggil per-blok dagang oleh pihak Dinkes. 

"Di penyuntikan pertama (bagi pedagang pasar) ini, PD Pasar memilih Pasar Sederhana karena pedagangnya banyak, lumayan padat. Jadi resikonya paling bagus untuk ditangani. Rencananya hari ini ingin dapat sampai 200 (pedagang untuk divaksin)," ungkapnya saat ditemui di sela vaksinasi.

Hingga sekitar pukul 10.33, baru sekitar 70 pedagang yang berhasil divaksin. Dia mengatakan, kendalanya adalah waktu luang pedagang yang terbatas karena harus melayani pembeli.

"Karena mereka lagi dagang, enggak bisa ninggalin dagangannya kalau tidak digantikan. Jadi kalau yang sedang dagang biasanya minta waktu agak siang, itu saja tantangannya," ungkapnya.

Salah satu pekerja di Pasar Sederhana, Nana Mulyana (48) menyebut tidak mengalami efek samping apapun setelah 30 menit pascapenyuntikan. Dia juga mengatakan jarum yang digunakan relatif kecil sehingga tidak merasakan sakit.

"Biasa saja enggak kerasa apa-apa, jarumnya juga kecil tidak terasa," ungkapnya. Setelah 30 menit, Nana kemudian dipanggil petugas untuk memperoleh kartu vaksinasi.

Ahyani mengatakan, vaksinasi tahap II dua di Kota Bandung akan terus berlangsung seiap harinya. Setelah lansia dan pedagang pasar, sasaran berikutnya adalah TNI-Polri, ASN, tokoh agama, pelaku transportasi, pedagang toko modern, juga para tenaga kesehatan yang belum mendapat vaksin di tahap I.

"Kalau pelayan publik yang berkelompok kita pakai (skema) massal, kalau lansia kan harus tenang, jadi di fasilitas kesehatan. Polri kemarin sudah mulai karena punya klinik sendiri, TNI mungkin minggu depan," ungkapnya.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Dokter yang Buat Video Pelecehan Perempuan Meminta Maaf

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 04:00 WIB

dr. Kevin Samuel Marpaung, dokter yang mencuat namanya pada Sabtu, 17 April 2021, karena video Tiktok yang mereka adegan...

Bandung Raya - Bandung, Dokter yang Buat Video Pelecehan Perempuan Meminta Maaf, Dokter lulusan Terbaik Universitas Maranatha,Dokter lulusan terbaik maranatha,Dokter tiktok bersalin,Dokter Maranatha,dokter tiktok melahirkan,dokter Tiktok,Dokter kevin samuel,kevin samuel

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021

Bandung Minggu, 18 April 2021 | 03:00 WIB

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung 18 April 2021, Waktu imsak Bandung,jadwal imsak Bandung dan sekitarnya,jadwal imsak bandung hari ini,jadwal buka puasa Bandung,Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Pengendara Terobos Pintu Perlintasan Kereta dapat Dipenjara

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 17:44 WIB

Pengendara yang menerobos pintu perlintasan kereta api yang sudah menutup dapat dikenai sanksi pidana penjara selama tig...

Bandung Raya - Bandung, Pengendara Terobos Pintu Perlintasan Kereta dapat Dipenjara, terobos palang kereta,terobos perlintasan kereta,pintu perlintasan rel kereta kiaracondong,kecelakaan kereta kiaracondong,terobos palang kereta bisa dipenjara

Sempat Ada Kecelakaan, Pengendara Tetap Terobos Pintu Rel Kiaracondong

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 17:33 WIB

Kecelakaan yang menimpa pengendara sepeda motor Vario seolah tidak menjadi peringatan keras bagi para pengendara yang me...

Bandung Raya - Bandung, Sempat Ada Kecelakaan, Pengendara Tetap Terobos Pintu Rel Kiaracondong, kecelakaan kereta kiaracondong,pintu perlintasan rel kereta kiaracondong,motor terobos pintu perlintasan kereta api,pintu perlintasan kereta

Masjid Mungsolkanas, Saksi Bisu Perjuangan Ulama dari Bilik Surau

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 14:32 WIB

Masjid Mungsolkanas berada di Jalan Cihampelas RT 02 RW 05 Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Masjid Mungsolkanas, Saksi Bisu Perjuangan Ulama dari Bilik Surau, Masjid Mungsolkanas,Masjid Mungsolkanas masjid Bandung Baheula

Oded Minta Warga Berinovasi Program Keagamaan Saat Ramadan

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 14:04 WIB

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta warga Kota Bandung terus bersemangat menghadirkan inovasi di saat Ramadan dan...

Bandung Raya - Bandung, Oded Minta Warga Berinovasi Program Keagamaan Saat Ramadan , Ramadan 2021,puasa ramadan 2021,Kota Bandung,Pemkot Bandung,Program Keagamaan

Pasar Takjil Sekeloa Jadi Incaran Perantau selama Ramadan

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 10:45 WIB

Area ini menjadi lapak andalan para pedagang takjil hingga menjadikan Sekeloa sebagai salah satu 'Pasar Takjil' Kota Ba...

Bandung Raya - Bandung, Pasar Takjil Sekeloa Jadi Incaran Perantau selama Ramadan, pasar takjil bandung,Sekeloa,Ramadan 2021,Ramadan di Bandung,penjual takjil bandung,tempat jual takjil bandung

BPOM Teguh Tak Beri Izin Vaksin Nusantara

Bandung Sabtu, 17 April 2021 | 08:36 WIB

Ada sejumlah pelanggaran pada uji klinis pertama vaksin Nusantara.

Bandung Raya - Bandung, BPOM Teguh Tak Beri Izin Vaksin Nusantara, vaksin nusantara,Kepala BPOM RI Penny K. Lukito,Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),vakisn nusantara dilarang

artikel terkait

dewanpers