web analytics
  

Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor Cirebon

Sabtu, 27 Februari 2021 11:34 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor Cirebon, Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI),silaturahmi di tengah pandemi Covid-19,nilai-nilai kemanusiaan,para pendonor,Donor Darah,Protokol Kesehatan,pendonor darah,pendonor kornea mata

Warga JAI Manislor, Kabupaten Kuningan, mendonorkan sebagian darahnya dalam kegiatan kemanusiaan yang digelar rutin. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KUNINGAN, AYOCIREBON.COM -- Komunitas Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Desa Manislor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, punya cara menjalin silaturahmi di tengah pandemi Covid-19, yang berkelindan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Hari itu, Jumat (26/2/2021), Rusdi Sriwiyata mendatangi Gedung SMP Amal Bakti di salah satu tepi jalan desa yang ditinggalinya. Kakinya berbelok ke salah satu ruangan kelas yang selama pandemi tak banyak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Di sana, terdapat sejumlah tempat tidur lipat portabel (velbed) yang berjajar sedemikian rupa. Rusdi sempat menanti, sampai kemudian namanya dipanggil oleh seseorang yang berada di dalam kelas.

Di salah satu meja, dia beroleh pemeriksaan kesehatan, salah satunya pengecekan tekanan darah. Di sekitarnya, sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan, mempersiapkan diri untuk mengambil darah para pendonor.

Ketika Rusdi dinyatakan sehat, sejurus kemudian dirinya sudah berada di atas salah satu velbed. Pada satu titik ketika ujung jarum menyentuh lapisan kulitnya, dia memikirkan sesuatu.

"Ini yang ke-89 kali saya mendonorkan darah," ungkap Rusdi saat ditemui Ayocirebon.com seusai pengambilan darahnya.

Rusdi menjadi salah satu dari 98 warga Ahmadiyah Manislor yang mendaftar donor darah hari itu. Kegiatan tersebut rutin digelar komunitas JAI Manislor, di tengah pandemi sekalipun.

Rusdi, selaku Koordinator JAI Wilayah Jabar X yang meliputi Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka sekaligus ketua pelaksana gerakan donor darah nasional JAI ini, menyebut, kegiatan semacam itu telah dilaksanakan sejak lebih dari 6 tahun terakhir ini.

"Sejak itu sampai sekarang rutin digelar 3 bulan sekali," tuturnya.

Di Manislor, sebutnya, terdapat sekitar 3.100 orang warga Ahmadiyah. Hari itu, dari 98 pendaftar, 70 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendermakan darahnya.

Namun, menurut Rusdi, jumlah itu lebih sedikit dibanding kegiatan serupa di masa sebelum pandemi. Hal itu maklum, sebab di masa pandemi, tak semua orang dalam kondisi yang prima untuk donor darah.

"Biasanya (sebelum pandemi) melebihi 70 labu," ujarnya.

Meski begitu, mereka tetap berharap apa yang mereka sumbangkan hari itu tetap bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan. Karena itu, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan perolehan darah hari itu melalui sosialisasi kepada seluruh warga.

Maka, kegiatan donor darah hari itu pun menguarkan antusiasme warga Ahmadiyah. Baik pria maupun wanita berkumpul hari itu, termasuk anak-anak yang menyertai orang tuanya.

Seraya menanti pemeriksaan kesehatan sebagai syarat mendonorkan darah, mereka bercengkerama di depan kelas. Masker yang menutupi sebagian wajah tak menghalangi minat mereka saling bercerita membahas keseharian masing-masing.

Kesempatan itu rupanya pula menjadi ajang silaturahmi antarwarga Ahmadiyah. Rusdi memastikan, derma darah warga Ahmadiyah Manislor demi kemanusiaan.

"Banyak masyarakat butuh darah, kami melakukannya untuk kemanusiaan," tuturnya seraya meyakinkan, protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah diterapkan selama donor darah berlangsung.

Di antara pendonor darah, tak sedikit di antaranya kalangan muda Ahmadiyah. Salah satu di antaranya, Ketua Pemuda Ahmadiyah Manislor, Fivo Nugraha, yang sejak 2015 aktif menyumbangkan sebagian darahnya.

"Saya donor darah inisiatif sendiri. Selain untuk kesehatan diri, saya senang bisa jadi perantara untuk keberlangsungan hidup seseorang yang membutuhkan," jelasnya mengutarakan alasan sebagai pendonor darah.

Tak hanya darah, warga Ahmadiyah Manislor pun rupanya tercatat sebagai penderma kornea mata. Rusdi yang juga merupakan Ketua Komunitas Donor Mata Indonesia Kabupaten Kuningan ini menyebutkan, terdapat 1.320 warga Kabupaten Kuningan yang tercatat sebagai pendonor kornea mata.

"Sejak 2014, kami bekerja sama dengan Bank Mata Indonesia (BMI) di RS Mata Cicendo dan pusat," katanya.

Dari 1.320 pendonor kornea mata di Kabupaten Kuningan, 1.300 orang di antaranya merupakan warga Ahmadiyah Manislor. Sisanya berasal dari daerah lain di Kabupaten Kuningan.

Selain di Kabupaten Kuningan, sebutnya, ada pula 68 pendonor kornea mata Asal Kabupaten Majalengka. Dari total pendonor di Kuningan dan Majalengka, 66 orang di antara mereka telah diambil kornea matanya.

"Kornea mata akan diambil dari pendonor setelah yang bersangkutan meninggal dunia. Itu pun asalkan kondisi pendonor sehat dan disetujui ahli warisnya," terang Rusdi.

Derma kornea mata bagi warga Ahmadiyah Manislor dipandang sebagai amal jariyah yang dapat mereka lakukan bagi sesama. Sekalipun berupa jasad, imbuhnya, selama masih dapat bermanfaat bagi manusia lain, mereka akan melakukannya.

"MUI sendiri telah mengeluarkan fatwa yang membolehkan seseorang menjadi pendonor kornea mata," kemukanya.

Fatwa tersebut diketahui dikeluarkan MUI pada 13 Juni 1979 di Jakarta, ditandatangani KH. Syukri Gozali. Bunyinya, seseorang yang semasa hidupnya berwasiat akan menghibahkan kornea mata setelah wafat dan diketahui, disetujui, dan disaksikan oleh ahli warisnya, wasiat itu dapat dilaksanakan dan harus dilakukan oleh ahli bedah.

Tingginya peran serta warga Ahmadiyah dalam derma kornea mata diketahui bahkan telah diakui Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia (PPMTI).

"Pengambilan kornea mata sempat terhenti 3 bulan akibat pandemi pada Maret-Juni 2020. Tapi, saat ini sudah kembali berjalan," tandasnya.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Api Lalap Bangunan Mts Negeri 3 Kasomalang Subang Usai Tarawih

Regional Senin, 19 April 2021 | 04:30 WIB

Api Lalap Bangunan Mts Negeri 3 Kasomalang Subang Usai Tarawih

Umum - Regional, Api Lalap Bangunan Mts Negeri 3 Kasomalang Subang Usai Tarawih, kebakaran subang,kebakaran MTs Negeri 3 Kasomalang,MTs Negeri 3 Kasomalang,kebakaran sekolah Subang,MTs Negeri 3 Kasomalang terbakar

Jalur Puncak Sepi di Akhir Pekan, Tak Ada Tes Antigen

Regional Senin, 19 April 2021 | 03:30 WIB

Volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Jalur Puncak, yang melalui Gerbang Tol Ciawi dan jalur non-tol terpantau sepi.

Umum - Regional, Jalur Puncak Sepi di Akhir Pekan, Tak Ada Tes Antigen, jalur puncak sepi,Tes antigen jalur puncak,Jalur Puncak,rekayasa lalu lintas Jalur Puncak,lalu lintas jalur Puncak,Bogor,Puncak Bogor

Disangka Suara Kucing, Bayi Perempuan Menangis Ditemukan di Sungai

Regional Minggu, 18 April 2021 | 22:15 WIB

Suara yang dikira berasal dari kucing itu membuatnya ditolong oleh warga.

Umum - Regional, Disangka Suara Kucing, Bayi Perempuan Menangis Ditemukan di Sungai, Bayi Perempuan Menangis Dibuang di Sungai,suara kucing,BTN Rancabali,Kabupaten Cianjur,Bayi Dibuang di Cianjur

Pemkab Cianjur Wajibkan Perusahaan Bayar Penuh THR Karyawannya

Regional Minggu, 18 April 2021 | 21:59 WIB

Pembayaran ini harus dilakukan sebelum Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah.

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Wajibkan Perusahaan Bayar Penuh THR Karyawannya, Pemkab Cianjur Wajibkan Perusahaan Bayar Penuh THR Karyawan,Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah,Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan,Tunjangan Hari Raya (THR),Kabupaten Cianjur

Pokja Haurwangi Bersihkan Asmaul Husna Saat Bulan Suci Ramadan

Regional Minggu, 18 April 2021 | 21:07 WIB

Pokja Bersatu 0811 Desa Haurwangi melakukan pembersihan, sekaligus mempercantik lagi tulisan Asmaul Husna itu, pada Ming...

Umum - Regional, Pokja Haurwangi Bersihkan Asmaul Husna Saat Bulan Suci Ramadan, Pokja Haurwangi,Asmaul Husna,bulan Suci Ramadan,Kabupaten Cianjur,Rest Area Desa Haurwangi

Menikmati Ngabuburit dengan Tadarus dan Belajar Tajwid di Masjid

Regional Minggu, 18 April 2021 | 20:30 WIB

Mereka menunggu berbuka puasa atau ngabuburit sambil bertadarus dan belajar ilmu tajwid di Masjid Pondok Pesantren Al-Mu...

Umum - Regional, Menikmati Ngabuburit dengan Tadarus dan Belajar Tajwid di Masjid, Ngabuburit,Tadarus,Belajar Tajwid,Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi

Ngabuburit Ekstrem di Jembatan Kereta Api Cisomang

Regional Minggu, 18 April 2021 | 18:44 WIB

Kebiasaan ini nyaris membahayakan keselamatan warga, karena tidak ada jarak aman dengan perlintasan rel kereta api aktif...

Umum - Regional, Ngabuburit Ekstrem di Jembatan Kereta Api Cisomang, Ngabuburit Ekstrem,Jembatan Kereta Api Cisomang,Kabupaten Purwakarta,Rel Kereta Api,Perbatasan Kabupaten Bandung Barat,Jembatan Cisomang

Objek Wisata di Kota Tasik Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Regional Minggu, 18 April 2021 | 17:47 WIB

Hal ini demi mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digencarkan Pemerintah Pusat.

Umum - Regional, Objek Wisata di Kota Tasik Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Objek Wisata Kota Tasik,Libur Lebaran,Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),Pemerintah Pusat,Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf,Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers