web analytics
  

Hati-hati, Kaum Muda Juga Bisa Kena Hipertensi

Sabtu, 27 Februari 2021 08:58 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati, Kaum Muda Juga Bisa Kena Hipertensi, Hipertensi,darah tinggi,penyempitan pembuluh darah,Tekanan Darah,penyebab hipertensi,penderita penyakit hipertensi,tekanan darah tinggi,penyakit tidak menular,pola makan tidak sehat,pola hidup,gaya hidup sehat

tekanan darah dan hipertensi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Hipertensi atau darah tinggi bukan penyakit yang eksklusif untuk orang-orang lanjut usia meskipun prevalensi meningkat seiring pertumbuhan umur. Pada usia muda biasanya masuk dalam kategori hipertensi sekunder yang terjadi akibat penyebab tertentu yang berhubungan dengan penyakit di dalam tubuh.

"Misalnya penyempitan pembuluh darah ginjal, dengan memperbaikinya tekanan darah akan terkontrol tanpa obat," kata President of Indonesian Society of Hypertension (InaSH), dokter spesialis penyakit dalam, Tunggul D. Situmorang, Jumat (26/2).

Hipertensi pada kategori ini hanya terjadi pada sebagian kecil orang, termasuk di kalangan anak-anak yang penyebabnya bisa dicari untuk kemudian diobati. Sementara itu, hipertensi primer adalah hipertensi yang penyebab langsung tidak diketahui, salah satunya ada riwayat keturunan hipertensi pada anggota keluarga lain.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tidak Menular Kementerian Kesehatan Cut Putri Ariane pada Oktober lalu menyebutkan ada kecenderungan penderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi pada usia yang lebih muda. Data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan menunjukkan angka kejadian penyakit tidak menular sudah meningkat pada usia 10-15 tahun.

Selain terdapat warisan genetik dari orang tua kepada anaknya, pola hidup dan pola makan tidak sehat yang dilakukan oleh orang tua beserta juga anaknya bisa memunculkan kecenderungan penyakit yang sama. Salah satu gaya hidup sehat yang bisa diterapkan adalah membatasi asupan makanan asin.

Sekretaris Jenderal Indonesian Society of Hypertension (InaSH), dokter Eka Harmeiwaty, menganjurkan membatasi asupan makanan mengandung garam. Periksa label kemasan makanan, terutama untuk orang yang gemar menyantap makanan siap saji yang umumnya tinggi kandungan garam.

Menjaga makanan anak juga membantu mencegah hipertensi sedini mungkin. Eka menekankan kepada orang tua untuk selalu memantau asupan makanan anak.

Tidak ada salahnya mencicipi dulu jajanan anak, siapa tahu camilan tersebut punya kadar garam yang tinggi. Prinsipnya, bila sudah terasa asin berarti kadar garamnya sudah berlebihan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Lapar

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 09:14 WIB

Perut lapar sering membuat kita tak fokus. Maka itu ada beberapa hal penting yang tidak boleh kita lakukan saat dalam ko...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Lapar, Lapar,hal yang tak boleh dilakukan saat lapar,Kelaparan,agar tidak lapar,tidur saat lapar

Waspada Dehidrasi Saat Puasa, Picu Emosi dan Lupa

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 05:45 WIB

kurang cairan tak sekadar membuat kita merasa haus, tapi juga bisa mengganggu fungsi kognitif sekaligus memengaruhi suas...

Gaya Hidup - Sehat, Waspada Dehidrasi Saat Puasa, Picu Emosi dan Lupa, Dehidrasi,dehidrasi saat puasa,bahaya dehidrasi,cara cegah dehidrasi, puasa sehat,Cara Cegah Dehidrasi saat Berpuasa,Tips Puasa

Bahaya Menahan Bersin, Vertigo hingga Hernia

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 05:15 WIB

Bahaya Menahan Bersin

Gaya Hidup - Sehat, Bahaya Menahan Bersin, Vertigo hingga Hernia, bahaya menahan bersin,menahan bersin,Vertigo,Hernia

Begini Pentingnya Periksa Kesehatan Berkala saat Ramadan

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 02:31 WIB

Memeriksa kesehatan secara berkala penting dilakukan selama Ramadan.

Gaya Hidup - Sehat, Begini Pentingnya Periksa Kesehatan Berkala saat Ramadan, pemeriksaan kesehatan,Kesehatan,kesehatan saat puasa,pemeriksaan kesehatan berkala,Ramadan 2021

Terinfeksi Covid-19 Sebelum Vaksinasi Kedua, Harus Bagaimana?

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 01:26 WIB

Seseorang yang sudah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 masih berpotensi untuk tertular Covid-19. Meski begitu, menu...

Gaya Hidup - Sehat, Terinfeksi Covid-19 Sebelum Vaksinasi Kedua, Harus Bagaimana?, Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,terinfeksi Covid-19

Kondisi Mulut Bisa Tunjukan Tanda Gula Darah Tinggi

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 19:51 WIB

Orang dengan diabetes lebih rentan terhadap mulut kering dan infeksi jamur seperti sariawan karena kadar glukosa yang ti...

Gaya Hidup - Sehat, Kondisi Mulut Bisa Tunjukan Tanda Gula Darah Tinggi, Mulut Bisa Tunjukan Tanda Gula Darah Tinggi,Gejala Diabetes Tipe 2,mencegah diabetes tipe 2,diabetes tipe 2,Risiko Diabetes Tipe 2,Diabetes,Obat Alami Diabetes,Bahaya Diabetes,Tanda gula darah tinggi,Tanda Diabetes

Cara Mencegah Penyakit yang Sering Muncul di Musim Pancaroba

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 12:34 WIB

Musim pancaroba kerap menjadi waktu yang rentan terhadap penyakit infeksi yang banyak terjadi di wilayah beriklim tropi...

Gaya Hidup - Sehat, Cara Mencegah Penyakit yang Sering Muncul di Musim Pancaroba, Penyakit di Musim Pancaroba,cara mencegah penyakit pancaroba,Cara mencegah penyakit tropis,Penyakit Tropis di Musim Pancaroba,musim pancaroba,penyakit tropis,bahaya penyakit tropis,tanda penyakit infeksi musim pancaroba

Cegah Anemia, Sayur dan Buah Ini Jadi Makanan Penambah Darah

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 12:19 WIB

Selain daging, ada beberapa jenis sayur dan buah yang dapat menambah darah.

Gaya Hidup - Sehat, Cegah Anemia, Sayur dan Buah Ini Jadi Makanan Penambah Darah, Makanan Penambah Darah,sayur dan buah penambah darah,Kekurangan sel darah merah,penyebab Kekurangan sel darah merah,bahaya Kekurangan sel darah merah,ciri kekurangan sel darah merah

artikel terkait

dewanpers