web analytics
  

Mesin Cuci Tak Hilangkan Virus Covid-19 di Baju Nakes

Sabtu, 27 Februari 2021 03:46 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Mesin Cuci Tak Hilangkan Virus Covid-19 di Baju Nakes, covid-19 bertahan di baju,cara cuci baju tenaga kesehatan,virus corona di baju,laundry industri

Ilustrasi tenaga kesehatan. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Virus penyebab Covid-19 SARS-CoV-2 memiliki kemampuan untuk bertahan cukup lama pada beberapa jenis bahan pakaian. Proses pencucian baju biasa yang menggunakan suhu tinggi dinilai tak dapat menghilangkan virus dari seragam nakes yang terkontaminasi.

Hal ini diungkapkan dalam sebuah studi dari peneliti De Montfort University (DMU) di Leicester. Studi ini meneliti bagaimana reaksi virus corona tersebut terhadap bahan kain yang biasa digunakan untuk seragam tenaga kesehatan.

"Ketika pandemi baru terjadi hanya ada sedikit yang diketahui mengenai berapa lama virus corona bisa bertahan pada kain," jelas Kepala Infectious Disease Research Group di DMU Dr Katie Laird, seperti dilansir Cosmopolitan, Jumat (26/2/2021).

Ada tiga jenis kain yang paling sering digunakan untuk membuat seragam tenaga kesehatan. Ketiga jenis kain tersebut adalah polyester, polycotton, dan 100% katun.

"Temuan kami menunjukkan bahwa tiga jenis kain yang paling umum digunakan di layanan kesehatan memiliki risiko transmisi virus tersebut," ujar Dr Laird.

Menurut studi ini, SARS-CoV-2 bisa bertahan paling lama pada jenis kain polyester. Di jenis kain ini, virus tersebut bisa bertahan hingga tiga hari.

Sebaliknya, virus tersebut diketahui hanya bisa bertahan paling lama enam jam pada jenis kain polycotton. Sedangkan pada bahan 100% katun, SARS-CoV-2 dapat bertahan selama 24 jam.

Tim peneliti menambahkan, virus-virus yang menempel pada ketiga jenis kain pakaian ini bisa menyebar ke permukaan benda lain. Oleh karena itu, penting bagi para tenaga kesehatan untuk mencuci dan membersihkan seragam mereka sesuai dengan standar rumah sakit.

Bila perawat dan tenaga kesehatan lain pulang ke rumah dengan tetap menggunakan seragam mereka, ada kemungkinan mereka akan meninggalkan jejak-jejak virus corona di permukaan benda-benda lain yang ada di rumah.

"Setelah kami menentukan tingkat ketahanan virus corona pada tiap jenis kain, kami mengalihkan perhatian untuk mengetahui cara mencuci paling dapat diandalkan untuk menghilangkan virus (dari kain)," pungkas Dr Laird.

Mencuci seragam tenaga kesehatan dengan mesin cuci rumahan tidak akan menghilangkan virus, meski proses tersebut menggunakan suhu yang tinggi. Dr Laird mengatakan metode tersebut tidak menghilangkan risiko bahwa baju yang sudah terkontaminasi bisa meninggalkan jejak virus corona pada benda lain di rumah atau kendaraan yang digunakan.

"Penelitian ini menguatkan rekomendasi saya bahwa semua seragam tenaga kesehatan perlu dicuci di rumah sakit atau di laundry industri," ungkap Dr Laird.

Dr Laird mengatakan metode mencuci di rumah sakit atau di laundry industri berbeda dengan metode mencuci di rumah. Kedua metode tersebut telah diregulasi sehingga perawat dan tenaga kesehatan lain tidak perlu khawatir mengenai potensi membawa virus ke rumah.

Namun, risiko ini lebih dititikberatkan pada tenaga kesehatan yang memang dalam kesehariannya bergelut dengan kasus-kasus Covid-19. Dr Laird mengatakan risiko baju terkontaminasi oleh virus corona tidak begitu tinggi pada kelompok non tenaga kesehatan yang tidak melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

Pada kalangan non tenaga kesehatan, Dr Laird mengatakan metode mencuci dengan air bersuhu 40 derajat dan deterjen sudah cukup untuk menghilangkan virus. Akan tetapi, Dr Laird tetap menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menangani baju yang mungkin berpotensi terkontaminasi sebelum dicuci.

"Penting untuk membatasi risiko transmisi," papar Dr Laird.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

5 Waktu Terbaik Cek Gula Darah Pasien Diabetes Saat Puasa

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 02:21 WIB

Pasien diabetes melitus (DM) dibolehkan puasa selama bulan Ramadan jika diizinkan dokter dan kondisinya memungkinkan. Se...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Waktu Terbaik Cek Gula Darah Pasien Diabetes Saat Puasa, waktu cek gula darah,mengontrol gula darah,gula darah tinggi,Cara Menurunkan Gula Darah,Kadar gula darah,gula darah,Bahaya Diabetes

Pasien Diabetes Boleh Puasa, Asalkan...

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 02:04 WIB

Pasien diabetes melitus (DM) dibolehkan menjalankan ibadah puasa Ramadan. Dengan syarat mereka memiliki kadar gula darah...

Gaya Hidup - Sehat, Pasien Diabetes Boleh Puasa, Asalkan..., Diabetes,diabetes puasa,puasa penderita diabetes,syarat puasa penderita diabetes,syarat puasa diabetes

Ini Manfaat Ajaib Kakao untuk Menurunkan Berat Badan dalam Sekejap!

Sehat Senin, 19 April 2021 | 21:23 WIB

Ini Manfaat Ajaib untuk Menurunkan Berat Badan dalam Sekejap!

Gaya Hidup - Sehat, Ini Manfaat Ajaib Kakao untuk Menurunkan Berat Badan dalam Sekejap!, Kakao,Manfaat kakao,manfaat kakao adalah,Cara Menurunkan Berat Badan,Berat Badan, menurutkan berat badan,Tips Menurunkan Berat Badan

4 Cara Menghilangkan Jerawat Batu, Jangan Dipencet!

Sehat Senin, 19 April 2021 | 19:24 WIB

Kemunculan jerawat batu seringkali menyakitkan, tidak nyaman, dan mengganggu penampilan. Ukuran besar, kemerahan, dan me...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Cara Menghilangkan Jerawat Batu, Jangan Dipencet!, Cara Menghilangkan Jerawat Batu,Cara Mengatasi Jerawat Batu,Cara Mencegah Jerawat Batu,Obat Jerawat Batu

Menu Buka Puasa Kolak Labu Kuning Baik untuk Pengidap Asam Urat

Sehat Senin, 19 April 2021 | 15:58 WIB

Kolak labu yang kita konsumsi saat Ramadhan selain rasanya enak, ternyata baik dikonsumsi untuk pengidap asam urat.

Gaya Hidup - Sehat, Menu Buka Puasa Kolak Labu Kuning Baik untuk Pengidap Asam Urat, menu buka puasa asam urat,Asam Urat,menu buka puasa kolak labu,manfaat labu kuning,labu kuning asam urat,obat asam urat,Obat asam urat alami

Wajib Tahu, Ini Manfaat Mengonsumsi Madu Selama Puasa

Sehat Senin, 19 April 2021 | 14:38 WIB

Madu murni asli memiliki kandungan gula alami, fitonutrien, mineral, enzim, dan vitamin, yang tentu bermanfaat bagi tubu...

Gaya Hidup - Sehat, Wajib Tahu, Ini Manfaat Mengonsumsi Madu Selama Puasa, mengkonsumsi madu selama puasa,manfaat kesehatan dari madu,memberi energi tubuh selama puasa,Madu murni asli,manfaat mengkonsumsi madu selama puasa,manfaat mengkonsumsi madu murni

Awas, Kebanyakan Makan Daging Merah Lemahkan Fungsi Jantung

Sehat Senin, 19 April 2021 | 14:04 WIB

Individu dengan asupan daging yang lebih tinggi memiliki ventrikel yang lebih kecil, fungsi jantung yang lebih buruk, da...

Gaya Hidup - Sehat, Awas, Kebanyakan Makan Daging Merah Lemahkan Fungsi Jantung, Kebanyakan Makan Daging Merah,Bahaya Kebanyakan Makan Daging Merah,peningkatan risiko serangan jantung,kematian akibat penyakit jantung,penanda kesehatan kardiovaskular

Benarkah Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?

Sehat Senin, 19 April 2021 | 13:38 WIB

Pakar kesehatan gigi mengingatkan penggunaan masker wajah dalam waktu lama selama puasa bisa menyebabkan bau mulut lebih...

Gaya Hidup - Sehat, Benarkah Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?, Cara menghilangkan bau mulut saat puasa,Cara Menghilangkan Bau Mulut,Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Bau,penggunaan masker wajah lama,Bau Mulut,obat bau mulut,cara mengatasi bau mulut secara alami,Masker Wajah
dewanpers