web analytics
  

Polisi Buru Pelaku Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya

Jumat, 26 Februari 2021 19:57 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Polisi Buru Pelaku Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya, Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya,Ponpes di Tasikmalaya Kena Tipu,Polresta Tasikmalaya

Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Septiawan Adi Prihartono. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Kasus penipuan terhadap puluhan pondok pesantren yang dilakukan oleh tersangka berinisial AA warga Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung hingga kini masih dalam proses pengembangan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tasikmalaya.

Modus penipuan yang dilakukan oleh Tersangka AA yakni tersangka mengaku-ngaku sebagai staf khusus dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Dengan bujuk rayunya, tersangka menyatakan bahwa pihak pondok pesantren mendapatkan bantuan dari kementerian berupa program sanitasi MCK senilai Rp198 juta. Tersangka kemudian meminta sejumlah uang sekira Rp60 juta untuk kelancaran turunnya bantuan tersebut atas perintah seseorang berinisial MR.

"Tersangka masih satu. Kita masih proses pengembangan," ujar Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Septiawan Adi Prihartono, Jumat (27/2/2021).

Ia menyebut, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap orang yang diduga memerintahkan tersangka AA untuk meminta sejumlah uang kepada para pimpinan pondok pesantren.

"Kita terus menggali informasi soal keberadaan MR yang disebutkan tersangka AA sebagai orang yang memerintahkan untuk meminta sejumlah uang ke pihak pesantren," ucapnya.

Sebelumnya, seorang warga Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, berinisial AA diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tasikmalaya Lantaran diduga telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap puluhan pondok pesantren (ponpes) di Kota Tasikmalaya.

Tersangka diringkus petugas pada Sabtu (20/2/2021) setelah adanya laporan dugaan penipuan di salah satu ponpes di wilayah Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

"Tersangka ini mengaku sebagai staf khusus dari kementerian agama (kemenag) kepada para pimpinan pondok pesantren,"ujar Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Septiawan Adi Prihartono, Rabu (24/2/2021).

Modus tersangka yakni dengan bujuk rayunya menyatakan bahwa pihak pesantren mendapatkan bantuan dari kementerian berupa program sanitasi MCK senilai Rp198 juta. Tersangka kemudian meminta sejumlah uang sekira Rp60 juta untuk kelancaran turunnya bantuan tersebut atas perintah MR yang kini masih dalam pencarian.

"Sempat ada pemberian uang sebesar Rp7, 5 juta dari pihak ponpes ke tersangka," ucapnya.

Septiawan menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, setidaknya ada 30 pesantren di Kota Tasikmalaya yang telah didatangi oleh tersangka dengan modus yang sama.

"Bersama dengan tersangka, kami turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai lebih kurang Rp7,5 juta, satu unit HP, dan satu unit mobil Mitsubishi strada," ungkapnya.

Ia menambahkan, program sanitasi dari kementrian agama yang disebutkan tersangka ternyata tidak ada, dan itu hanya akal bulusnya untuk memperdayai korbannya.

"Tersangka kami jerat pasal 378 KUH Pidana tentang Penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara," tandasnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Miras Kemasan Cup Merk True Healthy Kembali Beredar di Tasikmalaya

Regional Minggu, 18 April 2021 | 04:45 WIB

petugas mendapati miras jenis ciu yang dikemas dalam beberapa kemasan cup dengan nama true healthy.

Umum - Regional, Miras Kemasan Cup Merk True Healthy Kembali Beredar di Tasikmalaya, miras kemasan cup Tasikmalaya,Miras True Healthy Tasikmalaya,Miras Tasikmalaya,Penjual miras Tasikmalaya,Razia miras Tasikmalaya,Tasikmalaya,Miras

Jalani Tes Usap, Ridwan Kamil Negatif Covid-19

Regional Minggu, 18 April 2021 | 03:15 WIB

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjalani tes usap dengan metode reaksi berantai polimerase atau PCR usai Atali...

Umum - Regional, Jalani Tes Usap, Ridwan Kamil Negatif Covid-19, Ridwan Kamil negatif Covid-19,Atalia positif Covid-19,Ridwan Kamil,Atalia Praratya,COVID-19

MUI Kota Bekasi Sebut Ibadah di Masjid Masih Aman

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 19:39 WIB

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mengklaim pelaksanaan ibadah di wilayahnya masih aman. Sekretaris MUI Kota Bek...

Umum - Regional, MUI Kota Bekasi Sebut Ibadah di Masjid Masih Aman , ibadah ramadan,Ramadan 2021,aturan salat tarawih di Masjid,MUI Bekasi,Ibadah masjid bekasi

Kepala MTs Ditangkap Saat Pesta Sabu Bersama Kekasih Gelapnya

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 19:27 WIB

Miris melihat kelakuan SG (40). Kepala salah satu MTs Negeri di Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, sebagai pendidik...

Umum - Regional, Kepala MTs Ditangkap Saat Pesta Sabu Bersama Kekasih Gelapnya, Kepala Mts Cianjur Pesta Sabu,Kepala sekolah Pesta Sabu,pesta sabu cianjur,kepala Mts pesta sabu dengan kekasih gelap

Sempat Merasa Pening, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 18:57 WIB

Istri Gubernur Jabar Ridwan Kamil Atalia Praratya dinyatakan positif Covid 19. Di Iinstagram, Atalia menceritakan kalau...

Umum - Regional, Sempat Merasa Pening, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19, Atalia Praratya,Istri ridwan Kamil positif Covid-19,Atalia positif Covid-19,Istri ridwan kamil

Ngabuburit di Jembatan Cirahong

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 14:43 WIB

Jembatan Cirahong yang berada di Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Jembatan tersebut dibangun pa...

Umum - Regional, Ngabuburit di Jembatan Cirahong, Jembatan Cirahong,ngabuburit jembatan cirahong,ngabuburit tasik,Wisata Tasikmalaya,sejarah jembatan cirahong,wisata jembatan cirahong

Legenda Ki Jumad dan Larangan Menabuh Bedug di Masjid Desa Jatisawit I...

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 10:22 WIB

Legenda yang beredar di tengah masyarakat Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, meniadakan keberadaan bedug dan kentonga...

Umum - Regional, Legenda Ki Jumad dan Larangan Menabuh Bedug di Masjid Desa Jatisawit Indramayu, desa jatisawit,indramayu

Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:55 WIB

Tidak sedikit warga yang kesulitan saat bulan suci Ramadan, termasuk Emak Amisah 64 tahun warga Kampung Pamoyanan RT 02/...

Umum - Regional, Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan, Warga Miskin Cianjur,Emak Amisah,Rutilahu Cianjur
dewanpers