web analytics
  

Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko

Jumat, 26 Februari 2021 14:16 WIB
Umum - Internasional, Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko, Ganja,Legal,Maroko,keperluan medis,terapeutik

Ilustrasi ganja legal yang digunakan untuk keperluan medis atau terapeutik. (Pixabay/Julia Teichmann)

RABAT, AYOBANDUNG.COM — Menurut catatan Kementerian Dalam Negeri Maroko, pelegalan ganja untuk kebutuhan medis akan menempatkan negara tersebut di pasar global yang tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 30 sampai 60 persen di Eropa.

Legislasi dan regulasi juga akan meningkatkan kondisi kehidupan petani, serta melindungi mereka dari jaringan perdagangan narkoba.

Saat ini, Maroko sebetulnya masih melarang keras produksi dan pemakaian ganja. Namun penggunaan sebagian besar ditoleransi di wilayah utara negara tersebut. Sekitar 90 hingga 140 ribu warga di sana bergantung pada produksi ganja ilegal. Menurut Global Initiative against Transnational Organized Crime, saat ini produksi ganja Maroko diperkirakan mencapai lebih dari 700 ton.

Atas dasar pertimbangan itulah, pemerintah Maroko pun tengah mengkaji pelegalan produksi dan penggunaan ganja untuk keperluan medis atau terapeutik. Kendati sekarang penanaman, penjualan, dan pemakaian ganja di sana masih dilarang keras.

"Mulai mempelajari rancangan undang-undang (RUU) legislatif yang berkaitan dengan penggunaan legal ganja," kata Pemerintah Maroko dalam sebuah pernyataan pada Kamis (25/2), dikutip laman Al Arabiya.

Di RUU tersebut, diterangkan tentang pembentukan sebuah badan nasional yang bertugas mengatur kegiatan yang terkait dengan ganja. Badan tersebut bakal diberi mandat untuk mengembangkan kerangka kerja pertanian dan industri di daerah yang akan diberi wewenang untuk memproduksi ganja.

RUU itu pun mengatur tentang volume produksi. Dijelaskan bahwa jumlah produksi ganja legal tidak boleh melebihi kebutuhan yang bersifat medis, farmasi, dan industri. Para penanam harus menjadi bagian dari koperasi pertanian dan hanya akan memasok perusahaan resmi.  [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi

Internasional Senin, 19 April 2021 | 15:03 WIB

Seekor kucing putih ditangkap kepolisian Panama. Kucing tersebut diamankan setelah mencoba menyeludupkan narkoba ke dala...

Umum - Internasional, Selundupkan Narkoba ke Lapas, Kucing Ini Ditangkap Polisi, narkoba,kucing selundupkan narkoba,kucing pengedar narkoba,kucing selundupkan narkoba ke lapas

India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka

Internasional Senin, 19 April 2021 | 11:25 WIB

Kementerian Kesehatan India mengatakan akan ada lebih banyak tempat tidur di rumah sakit yang diprioritaskan bagi pasien...

Umum - Internasional, India Alami Krisis Covid-19, RS Penuh Hingga Oksigen Langka, covid-19,covid-19 india,india krisis Covid-19,India

11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir

Internasional Senin, 19 April 2021 | 08:40 WIB

Kereta yang melintas di desa Sandahour, Provinsi Qalyubiya, Mesir, anjlok pada Ahad, 18 April 2021. Akibatnya 11 orang d...

Umum - Internasional, 11 Orang Tewas Akibat Kereta Anjlok di Mesir, Kereta anjlok Mesir,Kereta Anjlok,Kecelakaan Kereta,kecelakaan kereta di mesir

Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 07:30 WIB

Amerika Serikat (AS) menempati posisi pertama sebagai negara yang mencatatkan kematian terbanyak, yakni mencapai 566.863...

Umum - Internasional, Kematian Covid-19 Global Tembus 3 Juta Jiwa, Kematian Covid-19,Angka kematian Covid-19,Jumlah kematian Covid-19,kematian Covid-19 dunia,COVID-19

Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Internasional Minggu, 18 April 2021 | 06:00 WIB

Ratu duduk terpisah dari anggota keluarga pada upacara sederhana namun suram di Kastil Windsor, sesuai dengan aturan jar...

Umum - Internasional, Kerajaan Inggris Gelar Prosesi Pemakaman Pangeran Philip, Pangeran Philip meninggal,Pangeran Philip dimakamkan,Ratu Elizabeth II,Kerajaan Inggris

Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 21:48 WIB

Ulama kenamaan Syekh Yusuf al-Qardhawi dikabarkan terpapar Covid-19. Lewat jejaring sosial twitter resmi. Pendiri Persat...

Umum - Internasional, Syekh Yusuf Al-Qardhawi Positif Covid-19, Yusuf Alqardhawi,Yusuf Alqardhawi positif covid,COVID-19,corona

Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:16 WIB

Ratu Elizabeth II akan mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada suaminya, Pangeran Philip, pada upacara pemakaman pad...

Umum - Internasional, Proses Pemakaman Pangeran Philip Tertutup dan Terapkan Prokes, Pangeran Philip,Pemakaman Pangeran Philip,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Pangeran Philip dimakamkan

Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet 

Internasional Sabtu, 17 April 2021 | 08:07 WIB

Mereka mengembangkan embrio monyet yang mengandung sel manusia di laboratorium. 

Umum - Internasional, Picu Kontroversi, Ilmuwan Kembangka Sel Manusia dalam Embrio Monyet , embrio,manusia,monyet,Penelitian
dewanpers