web analytics
  

Abaikan Kepentingan Publik, Ketua PWI Jabar Minta Jurnalis Tanggalkan Profesi

Kamis, 25 Februari 2021 16:25 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Abaikan Kepentingan Publik, Ketua PWI Jabar Minta Jurnalis Tanggalkan Profesi, Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat,Hilman Hidayat,PWI Jabar,PWI Kuningan,Jurnalis

Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat (kanan) melantik pengurus PWI Kabupaten Kuningan. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KUNINGAN, AYOBANDUNG.COM--Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat meminta jurnalis meninggalkan profesinya saat abai terhadap kepentingan publik.

Pihaknya melarang jurnalis mengutamakan kemitraan dengan penguasa, bila kemudian kepentingan publik justru dikesampingkan jurnalis. Jurnalis, tegasnya, merupakan profesi yang punya fungsi sebagai kontrol sosial.

"Jangan mengekor penguasa, jangan terbuai dengan kemitraan penguasa, bahkan kepentingan iklan sekalipun, hentikan hal seperti itu. Kalau tidak bisa, tinggalkan profesi Anda sebagai jurnalis," katanya saat melantik pengurus PWI Kabupaten Kuningan periode 2021-2023 di aula Sangkan Resort Aqua Park, Kamis (25/2/2021).

Jurnalis harus bekerja berdasarkan hati nurani dan berdasarkan kepentingan publik. Dia mengingatkan jurnalis punya kewajiban sebagai kontrol sosial. "Bikin berita untuk kepentingan publik," tegasnya.

Pihaknya mendorong jurnalis se-Jabar bersikap profesional dengan mematuhi segala aturan yang berlaku, termasuk kode etik jurnalistik, elemen jurnalisme, maupun kode etik perilaku jurnalis. Ketaatan pada aturan perundang-undangan maupun kode etik membentuk profesionalisme jurnalis.

"Wartawan profesional itu sosok kontrol sosial yang hebat," cetusnya.

Profesionalisme jurnalis juga ditunjukkan dengan memberi perhatian pada hal kecil, salah satunya saat mewawancarai narasumber.

Dia meminta jurnalis mempersiapkan segala sesuatu sebelum melakukan pekerjaannya, termasuk menyiapkan peralatan maupun mengulik bahan yang diperlukan selama wawancara.

Dalam kesempatan itu, dia khusus meminta pengurus PWI Kabupaten Kuningan menjalankan sumpahnya. Mereka pun diamanati untuk menyosialisasikan pentingnya perusahaan pers berbadan hukum.

"Perusaahan pers harus berbadan hukum supaya dapat perlindungan dari Dewan Pers. Jadi, ketika ada delik pers, perusahaan pers yang berbadan hukum akan dilindungi Undang Undang Pers," kemukanya.

PWI setempat diminta menggiring perusahaan pers sebagai perusahaan yang sehat. Di sisi lain, Hilman pula mengapresiasi kemitraan yang terjalin baik antara pers dengan Pemkab Kuningan.

Bupati Kuningan, Acep Purnama dalam kesempatan itu menunjuk jurnalis sebagai mitra pemerintah. Dia meyakini, jurnalis telah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga informasi yang diperoleh pun dapat dipertanggungjawabkan.

"Informasi yang dihasilkan tentu bermanfaat. Sebaliknya, informasi yang tidak baik, seperti hoaks, tentu tidak baik," ungkapnya.

Pihaknya tetap mengharapkan kritik membangun jurnalis bagi kemajuan Pemkab Kuningan. Kritik, baginya, merupakan pengingat untuk menghindari kesalahan.

Dia pun mempersilakan jurnalis menyampaikan aspirasi. Lebih jauh, kolaborasi antara pers dan pemerintah diharapkan akan mendatangkan lebih banyak manfaat.

"Penyampaian aspirasi dan kolaborasi sah-sah saja, asal bermanfaat," tandasnya.

Sementara, Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Nunung Khazanah menyoroti pandemi yang berdampak pada setiap sektor kehidupan. Covid-19 juga dinilai telah meningkatkan kemiskinan di Kabupaten Kuningan.

"Kemiskinan makin tinggi akibat pandemi," ujarnya.

Untuk ini, pihaknya berharap Pemkab Kuningan maupun pihak terkait lain menggali sektor potensial, mulai pertanian, pariwisata, hingga UMKM.

Di sisi lain, dia tak menampik, pers punya peran sebagai corong perubahan. Profesionalisme jurnalis pun didorong pihaknya.

Untuk ini, PWI Kabupaten Kuningan sendiri menginisiasi sejumlah program yang dipandang dapat lebih mendewasakan jurnalis.

"Kami dirikan Rumah Pintar Jurnalis untuk memfasilitasi masyarakat yang menyukai jurnalistik karena ternyata banyak yang tertarik. Di sana mereka bisa kursus jurnalistik," terangnya.

Pihaknya pula menginisiasi sebuah program bernama Ngopi atau Ngbrol Penuh Inspirasi. Program ini merupakan ajang untuk membahas isu-isu lokal.

Selain itu, ada pula website PWI Kabupaten Kuningan yang memuat kepengurusan, hingga aturan perundang-undangan terkait pers serta kode etik jurnalistik.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Tasikmalaya Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai Pekan Depan

Regional Rabu, 21 April 2021 | 09:36 WIB

Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Tasikmalaya direncanakan digelar pada Senin, 26 April 2021 pekan depan.

Umum - Regional, Tasikmalaya Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai Pekan Depan, Sekolah tatap muka Tasikmalaya,belajar tatap muka tasikmalaya,Tasikmalaya,sekolah dibuka tasikmalaya

Nekat Mudik Bakal Dipulangkan Ke Tempat Asal

Regional Rabu, 21 April 2021 | 08:09 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya melarang warganya yang berada di luar daerah untuk tidak mudik selama Lebaran Idul...

Umum - Regional, Nekat Mudik Bakal Dipulangkan Ke Tempat Asal, Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan Mudik lebaran tahun 2021,Pemkot Tasikmalaya

12 Kecamatan dengan Kasus Tertinggi Covid-19 di Bekasi

Regional Rabu, 21 April 2021 | 07:00 WIB

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dalam keterangan tertulisnya menyebut, kenaikan ini disebabkan pada pelacakan atau trac...

Umum - Regional, 12 Kecamatan dengan Kasus Tertinggi Covid-19 di Bekasi, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi,covid-19 bekasi,kecamatan terbanyak kasus Covid-19 Bekasi,Kecamatan kasus Covid-19 terbanyak Bekasi

Wagub Jabar Imbau Warga Jabar Tidak Mudik Lebaran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 22:00 WIB

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengimbau masyarakat Jabar untuk tidak mudik lebaran. Tujuann...

Umum - Regional, Wagub Jabar Imbau Warga Jabar Tidak Mudik Lebaran, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Warga Jabar,Dilarang Mudik,Larangan Mudik,Mudik 2021

Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan

Regional Selasa, 20 April 2021 | 21:40 WIB

Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya adalah salah satu lembaga pendidikan yang dimiliki Persarikatan Muhammadi...

Umum - Regional, Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan, Pesantren Amanah Muhammadiyah,Pesantren di Tasik,Ulama Masa Depan,Profil Pesantren Pesantren Amanah Muhammadiyah

Perang Sarung, Polres Cianjur Amankan 9 Remaja

Regional Selasa, 20 April 2021 | 21:19 WIB

Polres Cianjur bereaksi cepat beredarnya video viral perang sarung di depan Gedung Generasi Muda Kampung Panembong Kecam...

Umum - Regional, Perang Sarung, Polres Cianjur Amankan 9 Remaja, Perang Sarung,Polres Cianjur,Tawuran Sarung,Perang Sarung Cianjur

Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:53 WIB

Niat untuk menjadi pribadi yang baik, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix) tak malu untuk belajar memperbaiki diri.

Umum - Regional, Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix),Belajar Baca Alquran,Napi Belajar Baca Alquran,Napi Tasik

Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:47 WIB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, kebingungan jenis sanksi kepada perusahaan yang t...

Umum - Regional, Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR, Disnakertrans Cianjur,THR Cianjur,Bayar THR,Sanksi Telat Bayar THR

artikel terkait

dewanpers