web analytics
  

Ditolak Pulang Kampung, Anggota ISIS Mogok Makan

Kamis, 25 Februari 2021 15:55 WIB
Umum - Internasional, Ditolak Pulang Kampung, Anggota ISIS Mogok Makan, ISIS,Suriah,Prancis

Ilustrasi anak-anak anggota ISIS yang ditolak pulang ke Prancis. (Pixabay/amykins)

DAMASKUS, AYOBANDUNG.COM — Mayoritas tahanan yang merupakan perempuan melakukan aksi mogok makan sebagai protes terhadap Prancis yang telah menolak kepulangan mereka juga anak-anak mereka. Sepuluh warga Prancis ini diketahui telah bergabung dengan ISI dan ditahan di Suriah.

Pengacara para tahanan, Marie Dose dan Ludovic Riviere, mengatakan bahwa para perempuan itu harus diadili di Prancis. Selama lebih dari dua tahun mereka telah menunggu untuk diadili atas kegiatan yang telah mereka lakukan.

"Setelah bertahun-tahun menunggu dan tidak ada kemungkinan [dari] pengadilan ... (para perempuan) merasa bahwa mereka tidak punya pilihan lain selain tidak makan," ujar pernyataan bersama tersebut dikutip dari Middle East Monitor.

Dalam pesan audio yang dikirim ke keluarga para tahanan, para pengacara menambahkan, mereka mengatakan tidak tahan lagi melihat anak-anaknya menderita. Mereka ingin memikul tanggung jawab atas kegiatan yang telah dilakukan dan diadili di Prancis.

Hampir 80 perempuan asing yang bergabung dengan ISIS, bersama dengan 200 anak mereka, ditahan di kamp-kamp Suriah. Kamp tersebut dikelola oleh pasukan Kurdi yang didukung Amerika Serikat.

Komite Palang Merah Internasional yang bekerja di kamp Al-Hawl dan Rouge di timur laut Suriah, mengatakan anak-anak di tempat itu menderita kekurangan gizi dan penyakit pernapasan parah selama musim dingin. November lalu, Komite Hak-hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahaya langsung bagi kehidupan anak-anak.

Menurut laporan PBB, anak-anak ditahan dalam kondisi sanitasi yang tidak manusiawi. Mereka pun telah kehilangan bahan makanan paling dasar.

Selama bertahun-tahun, Paris telah mengadopsi kebijakan kasus per kasus terkait kembalinya anak-anak ini. Sejauh ini baru 35 anak yang dipulangkan, sebagian besar yatim piatu. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Tidak Ada Upacara Kenegaraan untuk Pangeran Philip, Ini Alasannya

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 07:42 WIB

Mendiang suami Ratu Inggris Elizabeth, Pangeran Philip, tidak akan dimakamkan dengan upacara kenegaraan karena pembatasa...

Umum - Internasional, Tidak Ada Upacara Kenegaraan untuk Pangeran Philip, Ini Alasannya, Pangeran Philip,Pangeran Philip meninggal,Ratu Inggris Elizabeth,Ratu Elizabeth II,Upacara Kenegaraan,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Kerajaan Inggris

Ini Profil Pangeran Philip, Suami Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 06:32 WIB

Kabar duka datang dari Istana Buckingham Inggris, Pangeran Philip yang merupakan suami Ratu Elizabeth II meninggal dunia...

Umum - Internasional, Ini Profil Pangeran Philip, Suami Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Pangeran Philip meninggal,Profil Pangeran Philip,Biodata Pangeran Philip,Ratu Elizabeth II

Belanda Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Lansia

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 05:30 WIB

Pembatasan penggunaan vaksin AstraZeneca dilakukan sejumlah negara dunia, usai ditemukannya efek samping langka pembekua...

Umum - Internasional, Belanda Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Lansia, vaksin AstraZeneca,Belanda,Vaksinasi Lansia,Vaksin Covid-19

Inggris Berduka, Pangeran Philip Meninggal

Internasional Jumat, 9 April 2021 | 18:35 WIB

Berita Duka datang dari Kerajaan Inggris. Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth meninggal di usia 99 tahun.

Umum - Internasional, Inggris Berduka, Pangeran Philip Meninggal, Inggris Berduka,Berita Duka Kerajaan Inggris,Kerajaan Inggris,Pangeran Philip,Pangeran Philip meninggal,Ratu Elizabeth,Duke of Edinburgh,Berita Duka,Penyebab meninggal Pangeran Philip

Umrah Tanpa Izin Saat Ramadan Dikenakan Denda 10 Ribu Riyal

Internasional Jumat, 9 April 2021 | 12:36 WIB

Siapa pun yang ditemukan berusaha melakukan umroh selama bulan suci Ramadhan tanpa memiliki izin resmi akan didenda 10 r...

Umum - Internasional, Umrah Tanpa Izin Saat Ramadan Dikenakan Denda 10 Ribu Riyal, umrah ramadan,umrah tanpa izin,umrah ilegal,Ramadan 2021,Arab Saudi

Kartu Pos Awak Titanic Akan Dilelang dengan Harga Rp200 Juta

Internasional Kamis, 8 April 2021 | 17:50 WIB

Sebuah kartu pos yang ditulis oleh seorang awak kapal RMS Titanic akan dilelang dan harga ditaksir mencapai Rp 200 juta...

Umum - Internasional, Kartu Pos Awak Titanic Akan Dilelang dengan Harga Rp200 Juta, kartu pos awak titanik,kartu pos awak titanik dilelang,awak titanik,kartu pos titanik

Hijrah dari Alfabet Kiril, Uzbekistan Akan Gunakan Aksara Latin

Internasional Kamis, 8 April 2021 | 11:30 WIB

Setelah merdeka dari Uni Soviet, Uzbekistan menggunakan aksara kiril atau cyrilic.

Umum - Internasional, Hijrah dari Alfabet Kiril, Uzbekistan Akan Gunakan Aksara Latin, alfabet,Latin,Kiril,cyrilic,Uzbekistan

Penyerangan Penjara Membuat 1.800 Narapidana Kabur di Nigeria

Internasional Kamis, 8 April 2021 | 10:35 WIB

Baku tembak pun tak terhindarkan, antara kelompok penyerang dengan petugas penjaga.

Umum - Internasional, Penyerangan Penjara Membuat 1.800 Narapidana Kabur di Nigeria, Penyerangan Penjara,Narapidana Kabur,Nigeria,Presiden Nigeria Muhammadu Buhari,Negara Bagian Imo

artikel terkait

dewanpers