web analytics
  

Perhatikan! Asupan Biji-bijian Olahan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kamis, 25 Februari 2021 13:47 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Perhatikan! Asupan Biji-bijian Olahan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Biji-bijian olahan,makanan rendah lemak,biji olahan,biji utuh,Penyakit Jantung,mencegah penyakit jantung,obat sakit jantung

Ilustrasi -- Infeksi Covid-19 Merusak Jantung. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Produk biji-bijian utuh dibandingkan olahan lebih direkomendasikan untuk dikonsumsi. Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dalam British Medical Journal dapat membantu menjelaskan alasan di balik hal ini.

Para peneliti dalam studi tersebut mengaitkan asupan biji-bijian olahan yang tinggi dengan risiko penyakit jantung. Dilansir Verywellfit, biji-bijian utuh, seperti beras merah, oat, dan gandum utuh seringkali dikaitkan dengan asupan yang baik untuk menurunkan tekanan darah, kadar kolestrol, serta melindungi kesehatan jantung.

“Biji-bijian utuh memiliki semua komponen biji-bijian yang berarti mengandung lebih banyak serat dan vitamin, serta memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding biji-bijian olahan,” ujar Mahshid Dehgan, peneliti di Population Health Research Institute di McMaster University di Hamilton, Ontario, Kanada.

Dehghan mengatakan indeks glikemik adalah ukuran yang sangat sederhana tentang makanan peningkat glukosa darah. Diketahui bahwa indeks glikemik biji-bijian olahan tinggi dan meningkatkan glukosa darah dengan sangat cepat.

Dalam analisis sebelumnya, beban glikemik yang tinggi terkait dengan risiko penyakit jantung dan stroke. Para peneliti telah mempelajari dampak biji-bijian utuh dibanding olahan pada gula darah, diabetes tipe 2, dan kesehatan jantung selama bertahun-tahun, dan telah mencatat bahwa asupan serat makanan yang lebih tinggi dari biji-bijian dapat melindungi dari penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.

Dalam studi baru yang diterbitkan dalam British Medical Journal, Dehghan dan tim peneliti dari seluruh dunia mencari pola antara biji-bijian dan penyakit jantung, tekanan darah, dan kematian.

Penelitian  yang besar ini melibatkan 137.130 orang dalam studi Prospective Urban and Rural Epidemiology (PURE), dengan median tindak lanjut selama 9,5 tahun.

Populasi penelitian ini unik karena mencakup orang-orang dari 21 negara berpenghasilan rendah, menengah, dan tinggi di seluruh Amerika Utara, Eropa, Amerika Selatan, Afrika, dan Asia. Informasi pola makan diperoleh dengan menggunakan kuesioner frekuensi makanan satu kali pada awal penelitian, termasuk dengan menggunakan makanan dan pola makan khusus di masing-masing negara.

Perlu diketahui, ada tiga kategori dari biji-bijian, yaitu :

1. Biji-bijian olahan : Tepung putih berserat rendah, ditambah makanan yang terbuat dari tepung, termasuk roti, mie, sereal, dan makanan penutup.

2. Biji-bijian utuh: Gandum yang tidak diolah, gandum hitam, oat, barley, jagung, millet, sorgum, jagung, dan soba.

3. Nasi putih: Varietas berbiji panjang dan pendek.

Dari studi yang dilakukan dengan menganalisis kebiasaan makan dan kesehatan selama periode waktu penelitian, ditemukan bahwa Cina memiliki asupan biji-bijian olahan tertinggi, dibandingkan dengan wilayah lain. Sementara itu, asupan nasi putih paling tinggi terdapat di Asia Selatan, termasuk India, kemudian asupan biji-bijian tertinggi di Afrika.

Orang yang makan biji-bijian olahan dalam jumlah tinggi, yaitu lebih dari 350 gram per hari memiliki risiko kematian total akibat masalah kardiovaskular dan stroke yang lebih tinggi, dibandingkan dengan orang yang makan biji-bijian olahan kurang dari 50 gram per hari.

Belum ada hubungan signifikan yang ditemukan antara biji-bijian atau nasi putih dengan masalah kardiovaskular. Namun, perlu dicatat bahwa studi hanya menunjukkan keterkaitan dan tidak dirancang menunjukkan sebab akibat.

Biji-bijian yang dilucuti dari lapisan dedaknya dalam proses pemurnian, mereka kehilangan serat, vitamin, mineral, dan asam lemak esensial.

Konsekuensi dari proses pemurnian adalah biji-bijian olahan dengan cepat dipecah oleh enzim pencernaan, yang mengarah pada penyerapan yang cepat dari usus kecil dan peningkatan kadar gula darah setelah makan. Ini telah dikaitkan dengan diabetes tipe 2 dan kesehatan jantung yang buruk.

Studi berhasil menekankan bahwa jumlah biji-bijian utuh dibanding olahan membuat perbedaan bagi kesehatan. Hasil buruk pada kesehatan jantung terlihat dengan sekitar 350 gram biji-bijian olahan per hari, namun tidak pada jumlah konsumsi yang lebih rendah.

Karena itu, cobalah untuk mengganti biji-bijian olahan dengan opsi biji-bijian utuh. Anda dapat memilih oat, gandum utuh, atau gandum hitam daripada roti putih biasa dan sereal sarapan olahan untuk dikonsumsi. Jika Anda menyukai nasi putih, konsumsi dalam jumlah sedang atau tidak lebih dari 350 gram per hari.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Menu Buka Puasa Kolak Labu Kuning Baik untuk Pengidap Asam Urat

Sehat Senin, 19 April 2021 | 15:58 WIB

Kolak labu yang kita konsumsi saat Ramadhan selain rasanya enak, ternyata baik dikonsumsi untuk pengidap asam urat.

Gaya Hidup - Sehat, Menu Buka Puasa Kolak Labu Kuning Baik untuk Pengidap Asam Urat, menu buka puasa asam urat,Asam Urat,menu buka puasa kolak labu,manfaat labu kuning,labu kuning asam urat,obat asam urat,Obat asam urat alami

Wajib Tahu, Ini Manfaat Mengonsumsi Madu Selama Puasa

Sehat Senin, 19 April 2021 | 14:38 WIB

Madu murni asli memiliki kandungan gula alami, fitonutrien, mineral, enzim, dan vitamin, yang tentu bermanfaat bagi tubu...

Gaya Hidup - Sehat, Wajib Tahu, Ini Manfaat Mengonsumsi Madu Selama Puasa, mengkonsumsi madu selama puasa,manfaat kesehatan dari madu,memberi energi tubuh selama puasa,Madu murni asli,manfaat mengkonsumsi madu selama puasa,manfaat mengkonsumsi madu murni

Awas, Kebanyakan Makan Daging Merah Lemahkan Fungsi Jantung

Sehat Senin, 19 April 2021 | 14:04 WIB

Individu dengan asupan daging yang lebih tinggi memiliki ventrikel yang lebih kecil, fungsi jantung yang lebih buruk, da...

Gaya Hidup - Sehat, Awas, Kebanyakan Makan Daging Merah Lemahkan Fungsi Jantung, Kebanyakan Makan Daging Merah,Bahaya Kebanyakan Makan Daging Merah,peningkatan risiko serangan jantung,kematian akibat penyakit jantung,penanda kesehatan kardiovaskular

Benarkah Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?

Sehat Senin, 19 April 2021 | 13:38 WIB

Pakar kesehatan gigi mengingatkan penggunaan masker wajah dalam waktu lama selama puasa bisa menyebabkan bau mulut lebih...

Gaya Hidup - Sehat, Benarkah Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Lebih Bau?, Cara menghilangkan bau mulut saat puasa,Cara Menghilangkan Bau Mulut,Pakai Masker Saat Puasa Bikin Mulut Bau,penggunaan masker wajah lama,Bau Mulut,obat bau mulut,cara mengatasi bau mulut secara alami,Masker Wajah

Simak! Ini Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi Covid-19

Sehat Senin, 19 April 2021 | 12:48 WIB

Untuk mengetahui lebih lanjut ihwal gejala yang mengarah pada pembekuan darah langka pasca vaksinasi Covid-19, berikut u...

Gaya Hidup - Sehat, Simak! Ini Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi Covid-19, Gejala Pembekuan Darah,Gejala Pembekuan Darah Setelah Vaksinasi,Pembekuan Darah Vaksinasi Covid-19,Pembekuan Darah,risiko pembekuan darah,Vaksinasi Covid-19

Para Pria Wajib Tahu, Lima Makanan ini Mampu Jaga Stamina

Sehat Senin, 19 April 2021 | 12:12 WIB

Beberapa makanan berikut sering kali diabaikan oleh pria, sehingga mereka membutuhkan konsumsi lebih banyak.

Gaya Hidup - Sehat, Para Pria Wajib Tahu, Lima Makanan ini Mampu Jaga Stamina, Cara Jaga Stamina Pria,Bagaimana Jaga Stamina Pria,Konsumsi makanan sehat,Apa asupan yang perlu pria konsumsi,makanan sehat,sayuran hijau,kacang padat nutrisi,kandungan tinggi likopen,diet rendah karbohidrat,cara diet rendah karbohidrat

Virgin Coconut Oil Berpotensi Meringankan Covid-19

Sehat Senin, 19 April 2021 | 12:05 WIB

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Virgin Coconut Oil (VCO) mungkin bisa membantu pasien Covid-19.

Gaya Hidup - Sehat, Virgin Coconut Oil Berpotensi Meringankan Covid-19, Virgin Coconut Oil,Manfaat virgin coconut oil,cara membuat virgin coconut oil,Cara Meringankan Covid-19,Bagaimana cara Meringankan Covid-19,Pasien Covid-19,gejala pasien Covid-19,Tanda pasien Covid-19

Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan

Sehat Sabtu, 17 April 2021 | 14:21 WIB

Siapapun pasti menginginkan kulit sehat. Lalu bagaimana cara menjaga kulit sehat selama Ramadan?

Gaya Hidup - Sehat, Cara Menjaga Kulit Sehat Selama Ramadan, menjaga kulit sehat,Kulit Sehat,cara menjaga kulit sehat ramadan,cara menjaga kulit sehat
dewanpers