web analytics
  

​​​​​​​Komisi VI DPR Dukung Holding BUMN Ultra Mikro

Kamis, 25 Februari 2021 10:51 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Finansial, ​​​​​​​Komisi VI DPR Dukung Holding BUMN Ultra Mikro , Badan Usaha Milik Negara (BUMN),BUMN Holding,Holding BUMN Mikro

Salah satu UMKM dI Bandung. (dok. Motzint Original)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM– Langkah untuk memperkuat akses layanan dan memperluas jangkauan pembiayaan ke masyarakat kelas bawah melalui integrasi ekosistem (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ultra Mikro dinilai tepat. Gagasan untuk pembentukan holding BUMN Ultra Mikro (UMi) ini mendapat dukungan dari kalangan anggota dewan di DPR RI.

Pasalnya, perluasan jangkauan dan akses layanan kredit UMi dinilai sangat dibutuhkan masyarakat di segmen paling bawah. Ini mengingat dari 57 juta pelaku usaha UMKM di Indonesia, sekitar 30 juta di antaranya belum tersentuh layanan perbankan dan menjadi target incaran dari rentenir alias lintah darat.

Dukungan pembentukan holding BUMN untuk UMi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung. Dia menegaskan gagasan untuk memperkuat ekosistem Umi melalui rencana holding, dan BRI sebagai leader-nya serta dengan Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) di bawahnya merupakan langkah bagus.

“Menurut saya, itu langkah bagus. Integrasi pembiayaan ultra mikro akan memperkuat, baik dari sisi kelembagaan, permodalan dan pelayanan,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung, baru-baru ini.

Ia menyambut positif rencana holding karena ini bukan akuisisi melainkan sinergisitas ketiga entitas BUMN dalam memperlancar penyaluran kredit Umi ke masyarakat kecil. Harapannya, kekuatan ekonomi muncul dari bawah dan tentunya mensejahterakan masyarakat.

“Juga jaringan akan lebih kuat, karena jaringan BRI yang cukup luas bisa mempermudah akses bagi masyarakat untuk memperoleh modal. Ya kalau disiapkan dengan baik, hasilnya bisa positif,” ujar Martin.

Menurutnya, integrasi ekosistem UMi ini akan lebih efektif, karena dukungan bagi pelaku usaha di kelas bawah baik dari sisi kelembagaan dan permodalan akan lebih kuat.

“Tentu ini dengan asumsi Kementerian BUMN berhasil melakukan sinkronisasi budaya korporasi ketiga lembaga tersebut. Ini tidak mudah sebab ketiganya sudah sekian lama beroperasi secara terpisah. Kita kasih kesempatan dulu Kementerian BUMN bekerja, dan akan kita pantau di Komisi VI,” jelasnya.

Integrasi BUMN untuk UMi bertujuan untuk mendukung visi pemerintah dalam memberdayakan usaha UMi, mempercepat laju inklusi keuangan, pembiayaan berkelanjutan, serta menyasar 57 juta pelaku UMKM yang mayoritas belum tersentuh layanan perbankan.

Rencananya, pembentukan holding BUMN ini akan dilakukan melalui aksi rights issue, setelah mendapat arahan dari Komite Privatisasi dan rekomendasi dari Menteri Keuangan serta konsultasi dengan DPR. Negara akan mengambil bagian dengan mengalihkan seluruh saham seri B di Pegadaian dan PNM untuk disetorkan ke BRI. Kepemilikan saham pemerintah di BRI dipastikan terjaga di level 56,75 persen.

Melalui adanya holding, ditargetkan bisa menaikkan jumlah nasabah pelaku usaha kecil yang terlayani lembaga keuangan formal dari semula sebanyak 15 juta orang menjadi 29 juta orang pada 2024 mendatang.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo sebelumnya menyebut ada tiga hal utama yang akan muncul dari kehadiran holding BUMN untuk UMi. Pertama, integrasi BUMN diharap menciptakan efisiensi biaya dana (cost of fund).

Kedua, sinergi jaringan yang berdampak pada ekspansi usaha berbiaya murah. Ketiga, holding diproyeksi mensinergikan digitalisasi dan platform pemberdayaan pelaku usaha kecil.

“Tentunya dengan ekosistem sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM cost of fund dari ekosistem ini bisa kami buat lebih rendah," kata Kartika.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan integrasi BUMN untuk UMi nantinya akan menerapkan model co-existence. Sinergi dan simbiosis mutualisme antar ketiga perusahaan akan dikawal dengan pembentukan Key Performance Indicators (KPI) yang ketat.

Pasca integrasi BUMN untuk UMi terbentuk, jumlah aset BRI diprediksi bertambah sebesar 1,5 persen. Kemudian, kemampuan ketiga perusahaan juga akan lebih besar untuk menjangkau hingga 29 juta pelaku usaha UMi dan UMKM yang selama ini belum terlayani lembaga keuangan formal (unbankable).

"Kami sudah konsultasi juga dengan OJK dan mereka sampaikan mereka dukung langkah tersebut,” ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI belum lama ini.

 

Editor: A. Dadan Muhanda

terbaru

Harga Emas Antam Bandung Akhir Pekan Ini Rp937.000 per Gram

Finansial Minggu, 18 April 2021 | 11:30 WIB

Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas Logam Mulia Antam di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung.

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung Akhir Pekan Ini Rp937.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

Bersama Haji Geyot, bank bjb Kampanyekan Pencegahan Penyebaran Covid-1...

Finansial Sabtu, 17 April 2021 | 15:59 WIB

Pemerintah secara berkesinambungan terus melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui berbagai cara. Baik yang sifat...

Bisnis - Finansial, Bersama Haji Geyot, bank bjb Kampanyekan Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan Pentingnya Vaksinasi, bank bjb,Vaksinasi Covid-19,Vaksin Covid-19

bank bjb Cabang Cibinong Gelar Webinar “Strategi Berbisnis Online Ala...

Finansial Jumat, 16 April 2021 | 19:29 WIB

bank bjb Cabang Cibinong menggelar webinar bertajuk “Strategi Berbisnis Online Ala Artis Bersama bank bjb”, Rabu 14 Apr...

Bisnis - Finansial, bank bjb Cabang Cibinong Gelar Webinar “Strategi Berbisnis Online Ala Artis Bersama bank bjb”, bank bjb,bank bjb Cabang Cibinong,Strategi Berbisnis Online Ala Artis

Bank BTN Biayai Rumah Prajurit TNI AD

Finansial Jumat, 16 April 2021 | 17:39 WIB

Selain dukungan itu, BTN juga akan melayani kebutuhan perbankan one stop solution bagi TNI AD

Bisnis - Finansial, Bank BTN Biayai Rumah Prajurit TNI AD, Bank BTN,TNI AD

bank bjb Cabang Cianjur Gelar Webinar “BUMDes Sehat Menuju Desa Mandir...

Finansial Jumat, 16 April 2021 | 13:48 WIB

Acara bertajuk “BUMDes Sehat Menuju Desa Mandiri Bersama bank bjb” tersebut berlangsung di ruang Gede Pangrango, aula ka...

Bisnis - Finansial, bank bjb Cabang Cianjur Gelar Webinar “BUMDes Sehat Menuju Desa Mandiri Bersama Bank bjb”, webinar bank bjb,Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,bank bjb Cabang Cianjur,Pimpinan Cabang bank bjb Kabupaten Cianjur Erry Rinaldi,BUMDes Cianjur

Waduh, Utang Indonesia Naik Jadi 6.166,13 Triliun

Finansial Jumat, 16 April 2021 | 11:22 WIB

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2021 tetap terkendali. Posisi ULN Indonesia pada akhir Februari 2021 te...

Bisnis - Finansial, Waduh, Utang Indonesia Naik Jadi 6.166,13 Triliun, Utang Indonesia Naik,Bank Indonesia,BI,Pandemi Covid-19,Utang Luar Negeri,Utang Luar Negeri Indonesia,ULN,ULN Indonesia

Tumbuhkan Kinerja Bisnis, bank bjb Perkuat Kerjasama dengan Grup Kraka...

Finansial Kamis, 15 April 2021 | 18:48 WIB

Guna menumbuhkan kinerja bisnis di 2021, bank bjb terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Tak terk...

Bisnis - Finansial, Tumbuhkan Kinerja Bisnis, bank bjb Perkuat Kerjasama dengan Grup Krakatau Steel, bank bjb,Grup Krakatau Steel,PT Krakatau National Resource (KNR)

Gegara Pandemi Covid-19, Impor Vaksin Naik 1.315 Persen

Finansial Kamis, 15 April 2021 | 14:13 WIB

BPS menyatakan terdapat kenaikan signifikan impor vaksin sepanjang kuartal I 2021. Kenaikan impor dipicu oleh pandemi vi...

Bisnis - Finansial, Gegara Pandemi Covid-19, Impor Vaksin Naik 1.315 Persen, Badan Pusat Statistik,BPS,kenaikan signifikan impor vaksin,pandemi virus corona,Vaksin Covid-19,impor vaksin,impor vaksin Covid-19,kenaikan impor barang konsumsi
dewanpers