web analytics
  

Begini Cara Menghitung Upah Per Jam dalam Aturan Baru UU Cipta Kerja

Kamis, 25 Februari 2021 09:57 WIB Republika.co.id
Umum - Nasional, Begini Cara Menghitung Upah Per Jam dalam Aturan Baru UU Cipta Kerja, upah per jam,aturan Upah per Jam,upah per jam uu ciptaker,aturan baru Upah per Jam ciptaker

Massa dari berbagai serikat buruh berunjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (17/11/2020). Dalam aksinya, massa buruh meminta upah minimum 2021 naik. (Irfan Al-Faritsi)

AYOBANDUNG.COM--Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan. Aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Cipta Kerja ini sekaligus mencabut PP nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. 

Ada sejumlah hal baru yang diatur dalam PP 36 tahun 2021 ini, termasuk tentang pengupahan berdasarkan satuan waktu dan/atau hasil. Pasal 15 beleid ini menyebutkan bahwa upah berdasarkan satuan waktu ditetapkan secara per jam, harian, atau bulanan. Upah waktu per jam menjadi hal baru yang sebelumnya tidak diatur dalam PP nomor 78 tahun 2015. 

Dalam Pasal 16 dijelaskan, penetapan upah per jam ini hanya diperuntukkan untuk pekerja atau buruh yang bekerja secara paruh waktu atau jamak disebut 'part time'.

Upah per jam, dijelaskan juga, dibayarkan berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja atau buruh. 

"Kesepakatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak boleh lebih rendah dari hasil perhitungan formula upah per jam," bunyi Pasal 16 ayat 3 PP nomor 36 tahun 2021 ini. 

Lantas bagaimana formula perhitungan upah per jam? Upah per jam, mengacu pada ayat selanjutnya, dihitung dengan formula sebagai berikut:

Upah Per Jam = Upah Sebulan/ 126 

Angka penyebut, untuk kasus di atas adalah 126, dalam formula perhitungan upah per jam dapat dilakukan peninjauan apabila terjadi perubahan media jam kerja pekerja atau buruh paruh waktu secara signifikan. 

Sementara untuk pengupahan harian, perhitungannya diatur dalam Pasal 17, sebagai berikut:

- bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja enam hari dalam seminggu, upah sebulan dibagi 25, atau

- bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja lima hari dalam seminggu, upah sebulan dibagi 21

Kendati memunculkan pengaturan soal upah per jam, beleid baru sebagai aturan turunan UU Cipta Kerja ini tetap mengatur tentang upah minimum. Upah minimum disebutkan dalam Pasal 25 terdiri dari upah minimum provinsi dan upah minimum kabupaten/kota dengan syarat tertentu. 

Upah minumum ini ditetapkan berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan. Sementara syarat tertentu yang dimaksud di atas, adalah pertumbuhan ekonomi daerah atau inflasi pada kabupaten/kota yang bersangkutan. 

Untuk isi dokumen PP 36 tahun 2021 lebih lengkapnya, masyarakat bisa mengaksesnya di situs resmi Sekretariat Negara.

 

Editor: A. Dadan Muhanda

terbaru

Mudik Dilarang, Sosiolog: Sebaiknya Wisata Harus Tutup

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 22:29 WIB

Sosiolog Universitas Udayana Bali Wahyu Budi Nugroho mengatakan, sebaiknya tempat wisata juga ditutup bersamaan dengan l...

Umum - Nasional, Mudik Dilarang, Sosiolog: Sebaiknya Wisata Harus Tutup , Larangan Mudik 2021,mudik dilarang,Wisata Lebaran,wisata,Larangan Mudik

Cegah Covid-19, Perantau Diminta Rayakan Idul Fitri 2021 Virtual

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 22:03 WIB

Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi mengajak para perantau dapat merayakan Idul Fitri 1442 Hijriah secara virtual. Pasalny...

Umum - Nasional, Cegah Covid-19, Perantau Diminta Rayakan Idul Fitri 2021 Virtual, mudik virtual,Idulfitri 2021,idulfitri 2021 virtual,perantau,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik

Izin Praktik Dokter Kevin Samuel yang Bikin Konten Pelecehan Diminta D...

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 20:57 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (KOMPAKS) dan gerakan Dokter Tanpa Stigma merilis pernyataan sikap atas...

Umum - Nasional, Izin Praktik Dokter Kevin Samuel yang Bikin Konten Pelecehan Diminta Dicabut, Dokter pelecehan perempuan,dkter konten pelecehan perempuan,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,dokter tiktok melecehkan perempuan,Dokter kevin samuel,kevin samuel

Fenomena Langka Malam Ini, Planet Mars Bakal Tertutup Bulan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 19:10 WIB

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan melakukan pengamatan okultasi (tertutupnya...

Umum - Nasional, Fenomena Langka Malam Ini, Planet Mars Bakal Tertutup Bulan, Mars,okultasi planet mars,Planet Mars,fenomena mars

Persalinan adalah Urusan Hidup-Mati, Tidak Pantas Diparodikan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 16:18 WIB

Peneliti dari Pusat Riset Gender dan Anak Universitas Padjadjaran Antik Bintari menyampaikan, persalinan atau proses kel...

Umum - Nasional, Persalinan adalah Urusan Hidup-Mati, Tidak Pantas Diparodikan, dokter parodi melahirkan,dokter parodi persalinan,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,parodi melahirkan

Dokter Kevin Samuel Pembuat Konten Pelecehan Perempuan Bisa Dikenai Sa...

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 15:35 WIB

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat Eka Mulyana menegaskan, oknum dokter yang membuat konten di media sosial...

Umum - Nasional, Dokter Kevin Samuel Pembuat Konten Pelecehan Perempuan Bisa Dikenai Sanksi, Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,Dokter pelecehan perempuan,dokter melecehkan perempuan,Ikatan Dokter Indonesia (IDI),dokter Tiktok,Dokter kevin samuel,kevin samuel,universitas maranatha

Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevin Samuel Diduga Lecehkan Perempuan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:31 WIB

Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevil Samuel Diduga Lecehkan Perempuan

Umum - Nasional, Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevin Samuel Diduga Lecehkan Perempuan, Dokter Maranatha,Dokter lulusan Terbaik Universitas Maranatha,Dokter lulusan terbaik maranatha,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,dokter melecehkan perempuan,melecehkan perempuan,Dokter kevin samuel,kevin samuel,TikTok

Pria Penganiaya Perawat RS Siloam Minta Maaf, Ngaku Lelah dan Emosi

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 11:50 WIB

Pelaku penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Palembang, Christina Ramauli S (28), akhirnya terungkap.

Umum - Nasional, Pria Penganiaya Perawat RS Siloam Minta Maaf, Ngaku Lelah dan Emosi, RS Siloam Palembang,penganiyaan
dewanpers