web analytics
  

Kejari Tasikmalaya: Jangan Halangi Penyidikan Sunat Bansos

Rabu, 24 Februari 2021 23:34 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Kejari Tasikmalaya: Jangan Halangi Penyidikan Sunat Bansos, Kejari Kabupaten Tasikmalaya,Sunat Bansos Pemprov,Pemotongan Bansos Pemprov

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya M Syarif. (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya M Syarif mengakui, dalam pengungkapan kasus dugaan pemotongan hibah Bantuan Sosial (Bansos) pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2020, muncul adanya upaya menghalang-halangi proses penyidikan dari sekelompok orang.

Dalam pemeriksaan ke 14 lembaga atau badan pada pekan lalu, para penerima masih tertutup dan enggan berbicara sepenuhnya terkait dana bansos yang tidak diterima secara utuh atau 100 persen. Namun, dengan pendekatan dan komunikasi yang baik dan lembut, akhirnya para penerima mengakui adanya pemotongan dana bansos yang besarnya 50 persen plus 5 persen.

"Kami tidak putus asa, dari pagi sampai siang, melakukan pendekatan dalam proses penyelidikan ini. Baru setelah salat Ashar, mereka penerima, mengakui itu ada pemotongan 50 persen plus 5 persen atau Rp 5 juta," ungkap Syarif, Rabu (24/2/2021).

Syarif pun menghimbau kepada para pihak manapun untuk tidak mencoba menghalangi proses penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan pemotongan bantuan sosial ini. Karena menghalangi sebuah penyidikan, akan ada sanksinya yakni Pasal 21 Undang-undang tentang Korupsi ini, setiap orang yang dengan sengaja mencegah atau menghalangi secara langsung dalam penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan disidang pengadilan, terhadap tersangka, terdakwa dan para saksi ada sanksinya.

"Termasuk yang menghalangi dalam perkara korupsi, akan dipidana penjara paling singkat tiga tahun, paling lama 12 tahun dan atau denda Rp 150 juta, paling banyak Rp 600 juta, belum pasal lainnya," tegasnya.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Yayat Hidayat SH menghimbau kepada penerima hibah bansos di Kabupaten Tasikmalaya yang mengalami pemotongan oleh pihak tertentu, agar secara sukarela melaporkan kepada penyidik kejaksaan.

"Nanti kepada pihak pelapor atau lembaga ini, kami akan lindungi dari pihak-pihak yang mencoba merintangi atau menghalangi proses penyidikan. Karena faktanya memang betul, terhadap 14 lembaga ini ada upaya merintangi penyidikan," ucap Yayat.

Yayat mengakui, dugaan pelaku yang melakukan pemotongan hibah terhadap lembaga ini adalah mereka yang mempunyai akses dalam penyaluran bantuan ini. Termasuk pihak tertentu yang menghalangi proses penyidikan ada kaitannya dengan pelaku pemotongan.

"Sikap menghalang-halangi dari pihak tertentu ini, agar para lembaga atau yayasan tidak membuka perihal pemotongan tersebut. Membujuk dan meminta tidak menyampaikan ke penyidik kejaksaan," papar Yayat.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Api Lalap Bangunan Mts Negeri 3 Kasomalang Subang Usai Tarawih

Regional Senin, 19 April 2021 | 04:30 WIB

Api Lalap Bangunan Mts Negeri 3 Kasomalang Subang Usai Tarawih

Umum - Regional, Api Lalap Bangunan Mts Negeri 3 Kasomalang Subang Usai Tarawih, kebakaran subang,kebakaran MTs Negeri 3 Kasomalang,MTs Negeri 3 Kasomalang,kebakaran sekolah Subang,MTs Negeri 3 Kasomalang terbakar

Jalur Puncak Sepi di Akhir Pekan, Tak Ada Tes Antigen

Regional Senin, 19 April 2021 | 03:30 WIB

Volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Jalur Puncak, yang melalui Gerbang Tol Ciawi dan jalur non-tol terpantau sepi.

Umum - Regional, Jalur Puncak Sepi di Akhir Pekan, Tak Ada Tes Antigen, jalur puncak sepi,Tes antigen jalur puncak,Jalur Puncak,rekayasa lalu lintas Jalur Puncak,lalu lintas jalur Puncak,Bogor,Puncak Bogor

Disangka Suara Kucing, Bayi Perempuan Menangis Ditemukan di Sungai

Regional Minggu, 18 April 2021 | 22:15 WIB

Suara yang dikira berasal dari kucing itu membuatnya ditolong oleh warga.

Umum - Regional, Disangka Suara Kucing, Bayi Perempuan Menangis Ditemukan di Sungai, Bayi Perempuan Menangis Dibuang di Sungai,suara kucing,BTN Rancabali,Kabupaten Cianjur,Bayi Dibuang di Cianjur

Pemkab Cianjur Wajibkan Perusahaan Bayar Penuh THR Karyawannya

Regional Minggu, 18 April 2021 | 21:59 WIB

Pembayaran ini harus dilakukan sebelum Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah.

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Wajibkan Perusahaan Bayar Penuh THR Karyawannya, Pemkab Cianjur Wajibkan Perusahaan Bayar Penuh THR Karyawan,Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah,Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan,Tunjangan Hari Raya (THR),Kabupaten Cianjur

Pokja Haurwangi Bersihkan Asmaul Husna Saat Bulan Suci Ramadan

Regional Minggu, 18 April 2021 | 21:07 WIB

Pokja Bersatu 0811 Desa Haurwangi melakukan pembersihan, sekaligus mempercantik lagi tulisan Asmaul Husna itu, pada Ming...

Umum - Regional, Pokja Haurwangi Bersihkan Asmaul Husna Saat Bulan Suci Ramadan, Pokja Haurwangi,Asmaul Husna,bulan Suci Ramadan,Kabupaten Cianjur,Rest Area Desa Haurwangi

Menikmati Ngabuburit dengan Tadarus dan Belajar Tajwid di Masjid

Regional Minggu, 18 April 2021 | 20:30 WIB

Mereka menunggu berbuka puasa atau ngabuburit sambil bertadarus dan belajar ilmu tajwid di Masjid Pondok Pesantren Al-Mu...

Umum - Regional, Menikmati Ngabuburit dengan Tadarus dan Belajar Tajwid di Masjid, Ngabuburit,Tadarus,Belajar Tajwid,Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi

Ngabuburit Ekstrem di Jembatan Kereta Api Cisomang

Regional Minggu, 18 April 2021 | 18:44 WIB

Kebiasaan ini nyaris membahayakan keselamatan warga, karena tidak ada jarak aman dengan perlintasan rel kereta api aktif...

Umum - Regional, Ngabuburit Ekstrem di Jembatan Kereta Api Cisomang, Ngabuburit Ekstrem,Jembatan Kereta Api Cisomang,Kabupaten Purwakarta,Rel Kereta Api,Perbatasan Kabupaten Bandung Barat,Jembatan Cisomang

Objek Wisata di Kota Tasik Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Regional Minggu, 18 April 2021 | 17:47 WIB

Hal ini demi mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digencarkan Pemerintah Pusat.

Umum - Regional, Objek Wisata di Kota Tasik Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Objek Wisata Kota Tasik,Libur Lebaran,Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),Pemerintah Pusat,Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf,Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya
dewanpers