web analytics
  

Insomnia Pada Laki-laki Bisa Merupakan Gejala Menopause?

Selasa, 23 Februari 2021 15:15 WIB Suara.com
Gaya Hidup - Sehat, Insomnia Pada Laki-laki Bisa Merupakan Gejala Menopause?, Menopause pria,menghilangkan insomnia,meringankan gejala menopause

Lansia (piknio/Republika)

AYOBANDUNG.COM--Masalah insomnia atau kesulitan tidur bisa berkaitan dengan beragam faktor. Menopause pada perempuan diketahui dapat menjadi salah satu faktor yang memicu insomnia. Apakah hal yang sama juga terjadi pada "menopause" laki-laki atau andropause?

"Masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap insomnia beragam, mulai dari gangguan paru-paru dan jantung hingga masalah buang air kecil," jelas Dr Martin Scurr, seperti dilansir Mail Online, Selasa (23/2).

Dr Scurr mengatakan laki-laki juga mengalami perubahan kadar hormon, seperti hormon testosteron di sekitar usia 50 tahunan, ketika memasuki masa menopause laki-laki. Berdasarkan peenelitian, perubahan kadar hormon tersebut dapat menjadi penanda dimulainya masalah tidur pada laki-laki.

"Akan tetapi, kondisi tersebut biasanya mulai terjadi pada usia paruh baya ke atas," ungkap Dr Scurr.

Insomnia yang terjadi secara kronis atau jangka panjang juga bisa disebabkan oleh kejadian-kejadian dalam hidup yang memicu kecemasan atau stres. Salah satu kejadian hidup yang dapat memicu insomnia adalah perubahan besar seperti penisun.

Penyebab lain yang juga bisa memicu kesulitan tidur di malam hari adalah kebiasaan tidur siang. Tidur siang tak hanya dapat merusak pola tidur di malam hari, tetapi juga dapat membuat aktivitas di siang hari menjadi tidak begitu produktif.

"Khawatir mengenai kurangnya tidur juga dapat berkontribusi terhadap munculnya kecemasan, sehingga semakin menambah masalah," tutur Dr Scurr.

Salah satu terapi yang bisa diberikan pada kasus insomnia adalah terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi yang bertujuan untuk mengubah perilaku ini biasanya akan berfokus pada pikiran-pikiran yang memicu kecemasan, menjadi realistis terhadap hal-hal yang bisa dicapai, dan terkadang memberikan teknik-teknik relaksasi.

"Umumnya, pasien juga akan diminta untuk membuat buku harian tidur sebagai dokumentasi jam tidur dan jam bangun selama beberapa pekan," papar Dr Scurr.

Metode ini dapat membantu terapis untuk menentukan faktor-faktor apa yang bisa dieliminasi demi memperbaiki pola tidur pasien. Misalnya, mengeliminasi kebiasaan minum kafein di suang hari.

"Cara tersebut juga akan menunjukkan sejauh apa kemajuan yang dicapai pasien, yang akan memabntu mereka menjadi lebih baik lagi ke depannya," jawab Dr Scurr.

Editor: A. Dadan Muhanda

terbaru

5 Minuman yang Baik bagi Pengidap Diabetes

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 06:09 WIB

Pasien diabetes sangat dianjurkan untuk mengikuti diet ketat. Mereka yang menderita diabetes disarankan untuk menghinda...

Gaya Hidup - Sehat,  5 Minuman yang Baik bagi Pengidap Diabetes, Diabetes,menghindari diabetes,Obat Diabetes,mencegah diabetes,minuman untuk pengidap diabetes,minuman diabetes

Kapan Kita Bisa Kumpul tanpa Masker? Ini Jawabannya

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 06:00 WIB

Berbagai negara di dunia termasuk Indonesia telah menjalankan program vaksinasi Covid-19. Lalu jika nanti cakupan vaksin...

Gaya Hidup - Sehat, Kapan Kita Bisa Kumpul tanpa Masker? Ini Jawabannya, masker,vaksin corona,Masker Medis,Tidak Pakai Masker,wajib pakai masker

Tidur Telanjang Bisa Membuat Lebih Pulas

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 02:05 WIB

Jika ingin mencoba sesuatu yang baru untuk meningkatkan kualitas tidur Anda, mengapa tidak mencoba tidur telanjang?

Gaya Hidup - Sehat, Tidur Telanjang Bisa Membuat Lebih Pulas, Tidur Telanjang,Tidur Pulas,Tidur Nyenyak,Manfaat Tidur Telanjang

Ayo Konsumsi Buah dan Sayur Demi Panjang Umur

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 01:03 WIB

Konsumsi buah dan sayur setiap hari sudah sejak lama dianjurkan demi menunjang kesehatan. Namun, tiap orang mungkin meng...

Gaya Hidup - Sehat, Ayo Konsumsi Buah dan Sayur Demi Panjang Umur, Konsumsi Buah dan Sayuran,Makan Buah dan Sayur,Manfaat Konsumsi Buah Sayur,Panjang Umur

Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Ini yang Perlu Dilakukan

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 22:05 WIB

Divonis positif Covid-19 bukanlah berita baik, apalagi setelah baru saja memperoleh vaksin. Namun, begitu mengetahuinya,...

Gaya Hidup - Sehat, Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Ini yang Perlu Dilakukan, Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin,Positif Covid-19 Usai Divaksin,Vaksinasi Covid-19

5 Kebiasaan ini Picu Nyeri Lutut

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 19:49 WIB

Nyeri lutut adalah masalah kesehatan umum yang dialami orang dewasa lebih tua. Seiring bertambahnya usia, otot-otot di s...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Kebiasaan ini Picu Nyeri Lutut, Nyeri Lutut,Penyebab Nyeri Lutut,Sakit Lutut,Kebiasaan Picu Nyeri Lutut

Mengenal Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 18:30 WIB

Mengenal Lebih Dalam Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui

Gaya Hidup - Sehat, Mengenal Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui, vaksin covid-19 rekombinan,vaksin covid-19 anhui,Vaksin Covid-19 Bandung,Tempat vaksinasi Covid-19 Bandung,Cara vaksinasi Covid-19 Bandung

11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:46 WIB

Kondisi ini disebut anemia atau kurang darah yang bisa menyebabkan mudah sakit dan cepat lelah.

Gaya Hidup - Sehat, 11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi, zat besi bagi tubuh,makanan sehat kaya zat besi,sumber makanan kaya zat besi,makanan kaya zat besi,Zat Besi
dewanpers