web analytics
  

Vaksinasi Nakes Belum Rampung, Ini Kata Satgas

Selasa, 23 Februari 2021 21:18 WIB
Umum - Nasional, Vaksinasi Nakes Belum Rampung, Ini Kata Satgas, Vaksinasi Covid-19,Vaksinasi Covid-19 Nakes,Vaksin Covid-19

Vaksinasi Covid-19 Nakes. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Laju vaksinasi Covid-19 masih terbilang lambat. Sampai hari ini, suntikan vaksin dosis pertama baru diberikan terhaap 1,27 juta orang yang masuk dalam sasaran prioritas tenaga kesehatan.

Angka tersebut masih di bawah target pemerintah untuk bisa memvaksin 1,47 tenaga kesehatan sebelum akhir Februari 2021 ini. Bila laju vaksinasi tidak ditingkatkan, maka target vaksinasi nakes rampung sebelum akhir bulan terancam tidak terpenuhi.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan belum seluruhnya nakes divaksin disebabkan banyak faktor. Di antaranya, mekanisme vaksinasi yang terhambat mulai dari registrasi, pelaksana, hingga sosialisasi yang perlu ditingkatkan.

"Untuk pihak penyelenggara faskes mohon untuk dapat menjamin setiap nakes-nya telah tervaksinasi melalui pencatatan dan vaksinasi yang terjadwal," kata Wiku dalam keterangan pers, Selasa (23/2/2021).

Wiku juga meminta penyelenggara vaksinasi untuk memperhatikan kendala yang dialami calon penerima vaksin. Misalnya, kesulitan akses lokasi vaksinasi, jarak dari tempat tinggal yang terlalu jauh, hingga pemberitahuan jadwal vaksinasi yang lebih tepat waktu.

"Agar masyarakat yang dapat giliran vaksin bisa ikuti prosesnya dengan persiapan yang baik," kata Wiku.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri masih menargetkan vaksinasi terhadap 182 juta penduduk Indonesia bisa rampung sebelum akhir 2021 ini. Jumlah tersebut adalah angka yang harus dipenuhi demi membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

Sementara itu sampai hari ini, sudah ada 28 juta dosis vaksin (termasuk bulk) yang sudah tiba di Indonesia. Seluruhnya adalah buatan Sinovac, pabrikan farmasi asal China. Sementara awal Maret nanti dijadwalkan akan tiba vaksin produksi AstraZeneca.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Tahun Ini, Bulog Dapat Tugas Impor Beras 1 Juta Ton

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:55 WIB

Perum Bulog ditugaskan untuk melakukan impor beras sebanyak 1 juta ton pada tahun ini. Impor tersebut diklaim akan digu...

Umum - Nasional, Tahun Ini, Bulog Dapat Tugas Impor Beras 1 Juta Ton, Perum BULOG,ekspor beras,Beras,produksi beras

Kepengurusan Partai Demokrat KLB Berpeluang Disahkan Pemerintah, Ini A...

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:41 WIB

Kepengurusan Partai Demokrat yang dipimpin Ketua Umum Moeldoko versi Kongres Luar Biasa alias KLB berpeluang disahkan pe...

Umum - Nasional, Kepengurusan Partai Demokrat KLB Berpeluang Disahkan Pemerintah, Ini Analisanya, moeldoko partai demokrat,AHY,Partai Demokrat,Demokrat versi KLB

Jika Pemerintah Sahkan KLB Sumut, Demokrat Bakal Tempuh Jalur Hukum

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:37 WIB

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng menegaskan pihaknya akan mengambil langkah hukum jika Kemen...

Umum - Nasional, Jika Pemerintah Sahkan KLB Sumut, Demokrat Bakal Tempuh Jalur Hukum, Kudeta Demokrat,moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat,Moeldoko,Andi mallarangeng

AHY: Moeldoko Senior yang Tidak Bisa Dicontoh

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:27 WIB

Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengkritik keterlibatan Kepala Staf Kepresidenan (KS...

Umum - Nasional, AHY: Moeldoko Senior yang Tidak Bisa Dicontoh, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko,Kudeta Demokrat,moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat,KLB Sibolangit,AHY

Jokowi Diduga Sengaja Biarkan Moeldoko Ambil Demokrat

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 11:58 WIB

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, menduga Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengetahui rencana...

Umum - Nasional,  Jokowi Diduga Sengaja Biarkan Moeldoko Ambil Demokrat, Jokowi,Demo Jokowi-JK,Kudeta Demokrat,moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat

Pemerintah Diminta Tak Tergesa-gesa Sekolah Tatap Muka

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:32 WIB

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menilai sebaiknya pemerintah tidak tergesa-gesa menetapkan sekolah tatap muka pada...

Umum - Nasional, Pemerintah Diminta Tak Tergesa-gesa Sekolah Tatap Muka, Sekolah Tatap Muka,Belajar Tatap Muka,Sekolah,Sekolah tatap muka jabar

10 Tahun Memimpin, SBY: Saya tak Pernah Rusak Partai Lain

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:21 WIB

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku prihatin dengan sosok penguasa yang tengah...

Umum - Nasional, 10 Tahun Memimpin, SBY: Saya tak Pernah Rusak Partai Lain, Kudeta Demokrat,moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat,SBY

Kudeta Demokrat oleh Moeldoko, SBY Serukan Perang

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 06:41 WIB

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai wajar jika kader partainya geram dengan kude...

Umum - Nasional, Kudeta Demokrat oleh Moeldoko, SBY Serukan Perang , moeldoko kudeta demokrat,Moeldoko,Kisruh Kudeta Demokrat,Kudeta Demokrat,SBY

artikel terkait

dewanpers