web analytics
  

Ini Penjelasan Istana Soal Kunker Jokowi Timbulkan Kerumunan

Selasa, 23 Februari 2021 19:58 WIB
Umum - Nasional, Ini Penjelasan Istana Soal Kunker Jokowi Timbulkan Kerumunan, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Kunker Jokowi,Kunker Jokowi Timbulkan Kerumunan

Presiden Jokowi kunjungan kerja ke NTT. ([email protected])

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Beredar video yang menunjukkan kegiatan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Maumere, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (23/2/2021) ini. Dalam video tersebut terlihat kerumunan warga yang menyemut di sekitar iring-iringan mobil Presiden Jokowi.

Masyarakat setempat ramai melambaikan tangan ke arah presiden. Jokowi pun merespons sambutan warga dengan membuka atap mobilnya, kemudian membalas lambaian tangan ke arah masyarakat. Terlihat juga presiden melemparkan cinderamata ke arah kerumunan warga. 

Kejadian tersebut dinilai berpotensi melanggar protokol kesehatan karena justru menimbulkan kerumunan. Apalagi jumlah massa yang berkerumun terlihat cukup masif dan tanpa ada jeda jarak antarwarga.

Merespons video yang tersebar ini, pihak istana membenarkan bahwa video tersebut direkam saat kunker presiden hari ini di Maumere, NTT. Presiden memang menuju Kabupaten Sikka untuk meresmikan Bendungan Napun Gete siang tadi. 

"Benar itu video di Maumere. Setibanya di Maumere, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Napun Gete. Saat dalam perjalanan, masyarakat sudah menunggu rangkaian di pinggir jalan, saat rangkaian melambat masyarakat maju ke tengah jalan sehingga membuat iring-iringan berhenti," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin sata dikonfirmasi, Selasa (23/2/2021). 

Mengenai tindakan Presiden Jokowi yang terlihat menyambut warga dan seolah membenarkan kerumunan yang terjadi, Bey menekankan bahwa sikap presiden murni spontanitas untuk menghargai antusiasme masyarakat yang menyambut. Presiden pun, ujar dia, tetap mengingatkan warga untuk menaati protokol kesehatan khususnya mengenakan masker. 

"Kebetulan mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka, sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan penggunaan masker. Karena kalau diperhatikan, dalam video tampak saat menyapa pun Presiden mengingatkan warga untuk menggunakan masker dengan menunjukkan masker yang digunakannya," kata Bey. 

Terkait pembagian suvenir pun, Bey menjelaskan bahwa hal itu juga bentuk spontanitas presiden dalam menghargai antusiasme warga. Suvenir yang dibagikan juga diharapkan bermanfaat untuk warga, yakni buku, kaor, dan masker. 

"Itu spontanitas presiden untuk menghargai antusiasme masyarakat, suvenirnya itu buku, kaos, dan masker. Tapi poinnya, presiden tetap mengingatkan warga tetap taati protokol kesehatan," kata Bey.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Soal KLB Demokrat, Mahfud Ungkit Konflik PKB Era SBY

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:29 WIB

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta pemerintah tak memberikan legitimasi terhadap...

Umum - Nasional, Soal KLB Demokrat, Mahfud Ungkit Konflik PKB Era SBY, moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat,Moeldoko,Mahfud MD

5 Alasan Anak Putus Sekolah Selama Pandemi

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:24 WIB

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengemukakan lima alasan anak putus sekolah selama pandemi. Kelima alasan ters...

Umum - Nasional, 5 Alasan Anak Putus Sekolah Selama Pandemi, Anak Putus Sekolah,alasan putus sekolah,putus sekolah,putus sekolah,Rawan Putus Sekolah

Tahun Ini, Bulog Dapat Tugas Impor Beras 1 Juta Ton

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:55 WIB

Perum Bulog ditugaskan untuk melakukan impor beras sebanyak 1 juta ton pada tahun ini. Impor tersebut diklaim akan digu...

Umum - Nasional, Tahun Ini, Bulog Dapat Tugas Impor Beras 1 Juta Ton, Perum BULOG,ekspor beras,Beras,produksi beras

Kepengurusan Partai Demokrat KLB Berpeluang Disahkan Pemerintah, Ini A...

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:41 WIB

Kepengurusan Partai Demokrat yang dipimpin Ketua Umum Moeldoko versi Kongres Luar Biasa alias KLB berpeluang disahkan pe...

Umum - Nasional, Kepengurusan Partai Demokrat KLB Berpeluang Disahkan Pemerintah, Ini Analisanya, moeldoko partai demokrat,AHY,Partai Demokrat,Demokrat versi KLB

Jika Pemerintah Sahkan KLB Sumut, Demokrat Bakal Tempuh Jalur Hukum

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:37 WIB

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng menegaskan pihaknya akan mengambil langkah hukum jika Kemen...

Umum - Nasional, Jika Pemerintah Sahkan KLB Sumut, Demokrat Bakal Tempuh Jalur Hukum, Kudeta Demokrat,moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat,Moeldoko,Andi mallarangeng

AHY: Moeldoko Senior yang Tidak Bisa Dicontoh

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:27 WIB

Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengkritik keterlibatan Kepala Staf Kepresidenan (KS...

Umum - Nasional, AHY: Moeldoko Senior yang Tidak Bisa Dicontoh, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko,Kudeta Demokrat,moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat,KLB Sibolangit,AHY

Jokowi Diduga Sengaja Biarkan Moeldoko Ambil Demokrat

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 11:58 WIB

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, menduga Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengetahui rencana...

Umum - Nasional,  Jokowi Diduga Sengaja Biarkan Moeldoko Ambil Demokrat, Jokowi,Demo Jokowi-JK,Kudeta Demokrat,moeldoko kudeta demokrat,Kisruh Kudeta Demokrat

Pemerintah Diminta Tak Tergesa-gesa Sekolah Tatap Muka

Nasional Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:32 WIB

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menilai sebaiknya pemerintah tidak tergesa-gesa menetapkan sekolah tatap muka pada...

Umum - Nasional, Pemerintah Diminta Tak Tergesa-gesa Sekolah Tatap Muka, Sekolah Tatap Muka,Belajar Tatap Muka,Sekolah,Sekolah tatap muka jabar
dewanpers