web analytics
  

PSBM RW 11 Dago, Solidaritas Warga Bantu Pasien Isolasi Mandiri

Selasa, 23 Februari 2021 16:56 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, PSBM RW 11 Dago, Solidaritas Warga Bantu Pasien Isolasi Mandiri, kasus positif aktif Covid-19 terbanyak di Kota Bandung,Kecamatan Coblong,pembatasan sosial berskala mikro (PSBM),RW 11 Dago,Posko PSBM,Ketua RW 11 Muhammad Affandi

Solidaritas Warga Bantu Pasien Isoman di RW 11 Dago. (Humas Setda Kota Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kecamatan Coblong hingga 23 Februari 2021 masih menjadi peringkat pertama kasus positif aktif Covid-19 terbanyak di Kota Bandung. Untuk menekan penyebaran, Kecamatan Coblong memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kelurahan Dago dan Sadangserang.

Salah satu lokasi yang memberlakukan PSBM, yakni RW 11 Dago membatasi pergerakan warga dengan membuat Posko PSBM dan menutup beberapa akses masuk-keluar, karena di wilayah tersebut terdapat warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Selain itu, warga pun saling membantu guna memenuhi kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri dengan mensuplaI kebutuhan makanan, vitamin, dan obat-obatan hasil dari bantuan dan swadaya masyarakat. Kader yang mengantarkannya pun harus memakai Alat Pelindung Diri (APD).

Ketua RW 11 Muhammad Affandi mengatakan RW 11 telah memberlakukan PSBM tersebut sejak 10 Februari.

"Jadi tanggal 10 itu fisiknya (Posko), kalau secara kerjanya jauh-jauh hari sudah melaksanakan kalau ada yang positif di RW 11 ini. Terbanyak (kasus positif) itu tanggal 12 Februari," katanya saat ditemui di Posko PSBM RW 11 Dago, Selasa 23 Februari 2021.

"Padahal kami sudah melakukan Protokol Kesehatan, kita pengurus RW 11, para Kader, RT, warga, bersama Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas itu semua langsung turun tangan juga untuk menangani ini," lanjutnya.

"Alhamdulillah makin ke sini, (pasien Covid-19) makin banyak yang sembuh. Dan warga sekitar yang dikhawatirkan tertular juga tidak ada sampai sekarang," ungkapnya.

Menurut Affandi, saat ini, pihaknya mengurusi orang yang positif dan melakukan isolasi mandiri dengan menyuplai makanan, vitamin, dan yang lainnya. Di samping itu Puskesmas juga memasok obat-obatan.

Sedangkan warga yang dinyatakan negatif dari keluarga pasien covid-19 dialihkan ke rumah singgah untuk isolasi mandiri juga, sehingga tidak berkegiatan dulu di luar rumah.

"Untuk suplai makanan itu sumbernya dari keluarga, pengurus, dan warga. Proses awalnya kita bentuk semacam dapur umum mini khusus untuk menangani yang positif itu. Sedangkan yang menyalurkan tetap tidak sembarangan, dari Kader kita yang sudah paham penyalurannya," katanya.

"Lalu ada juga warga yang memberi makanan matang, itu setiap hari Jumat, istilahnya Jumat berkah. Itu juga sama, dibagikan melalui pengurus," lanjutnya.

Terkait penutupan akses, Affandi menyampaikan ada tiga titik akses yang ditutup untuk membatasi orang masuk dan keluar.

"Diharapkan tamu luar yang utamanya tidak terkontaminasi dengan adanya virus di sini, atau mereka tidak membawa virus ke sini. Kalau tamu yang urgent kita persilakan masuk, tapi diperiksa terlebih dahulu," katanya.

"Kalau ojek online, atau yang mengantarkan paket, nanti si pemesannya yang mendatangi ke sana. Kita tidak izinkan mereka masuk," ucapnya.

Affandi melanjutkan, semenjak PSBM berlangsung, dari 18 orang yang sebelumnya positif, saat ini ada 11 orang. Itu pun 2 orang berada di RS Advent yang kabarnya sudah diperbolehkan pulang.

"Ya, nanti dua orang itu akan isolasi mandiri di rumah. Untuk yang positif lainnya, kondisinya juga OTG, agar mereka juga berkegiatan saran dari ibu kader tidak selalu disuplai makanan matang, tapi bahan mentah juga agar bisa memasak sendiri untuk refreshing mereka. Alhamdulillah secara psikis tidak terlalu tegang dengan metode itu," ungkapnya.

Dia pun berharap, dengan dukungan pemerintah dan semua elemen masyarakat, kasus positif di RW 11 ini bisa cepat selesai, sehingga warga lain pun tidak khawatir dan agar jangan sampai terpapar.

"Alhamdulillah selama ini, dari Pihak Kelurahan itu peduli sekali, Bu Lurah dan jajarannya sering ke sini, sama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dari Polsek dan Koramil juga," ucapnya.

Sementara itu, Lia Nur Jauharatul Mardiyah, Kader RW dan PKK Kelurahan yang bertugas mengantarkan kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri mengaku tergerak karena peduli dengan warga yang melakukan isolasi mandiri.

Dengan memakai APD berupa Hazmat saat mengantarkan kebutuhan warga tersebut, dia yang baru kali ini memakainya tidak berpikir macam-macam, karena memang harus memakainya. Sedangkan waktu pengantaran kebutuhan tersebut dijadwalkan sehari tiga kali, pagi siang, dan sore.

"Awalnya karena warga lain juga gak pada mau tugas ini, terus di depan rumah, tetangga saya yang kenanya (positif Covid-19), akhirnya saya siap jadi yang tugas nganterin," katanya.

"Saya juga istilahnya tidak seperti mau bunuh diri (berdekatan langsung dengan pasien positif covid-19). Saya udah tahu protokolnya seperti apa. Pakainya (hazmat) pun biasa, hanya memang panas, tapi itu sudah prosedur harus dipakai, ya dipakai aja," katanya.

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Wilayah Pemadaman Listrik Bandung 26 Februari 2021

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 09:23 WIB

PLN Distribusi Jawa Barat dalam keterangan resminya mengatakan, pemadaman dilakukan dalam rangka menjaga dan meningkatka...

Bandung Raya - Bandung, Wilayah Pemadaman Listrik Bandung 26 Februari 2021, Pemadaman listrik Bandung,Info pemadaman listrik Bandung,Mati listrik Bandung,jadwal pemadaman listrik Bandung,PLN Bandung,Jadwal Pemadaman listrik PLN Bandung,pemadaman listrik Kota Bandung

Lokasi SIM Keliling Polrestabes Bandung 26 Februari 2021

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 05:32 WIB

Mobil SIM keliling pertama ada di ITC Kebon Kalapa, Jalan Pungkur. Sedangkan mobil SIM keliling kedua berada di Lucky Sq...

Bandung Raya - Bandung, Lokasi SIM Keliling Polrestabes Bandung 26 Februari 2021, SIM Bandung,perpanjangan sim bandung,Syarat permohonan SIM Bandung,Cara Buat SIM Bandung,SIM Keliling Bandung,Jadwal SIM Keliling Bandung,SIM Online Polrestabes Bandung,SIM Online Keliling Bandung,Lokasi SIM online Bandung

Waktu Imsak-Salat Bandung dan Sekitarnya 26 Februari 2021

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 04:01 WIB

Waktu Imsak-Salat Bandung dan Sekitarnya 26 Februari 2021

Bandung Raya - Bandung, Waktu Imsak-Salat Bandung dan Sekitarnya 26 Februari 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan Ekonomi Inklusif 

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 21:30 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat penghargaan sebagai "Tokoh Pemberdayaan Ekonomi Inklusif Melalui Teknologi Dig...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan Ekonomi Inklusif , Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Tokoh Pemberdayaan Ekonomi Inklusif,Ridwan Kamil Raih Penghargaan

Aset Sudah di Tangan Pemkot, Sewa Kelola GBLA Segera Dilelang

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 19:15 WIB

Pemerintah Kota Bandung angkat bicara soal opsi sewa kelola stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kepada pihak ketiga...

Bandung Raya - Bandung,  Aset Sudah di Tangan Pemkot, Sewa Kelola GBLA Segera Dilelang, Pemkot Bandung,Stadion GBLA,Lelang Sewa Kelola GBLA

Lansia Dominasi Kasus Kematian Covid-19 di Kota Bandung

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 18:59 WIB

Lansia menjadi kelompok usia yang mendominasi kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Bandung. Tingkat fatalitas k...

Bandung Raya - Bandung, Lansia Dominasi Kasus Kematian Covid-19 di Kota Bandung, Kematian Covid-19 Kota Bandung,Kasus Covid-19 Kota Bandung,Dinas Kesehatan Kota Bandung,Lansia Kota Bandung,Vaksinasi Lansia

Jelang Piala Menpora 2021, Pemkot Bandung Fokus Rawat Rumput Stadion G...

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB

Jelang Piala Menpora 2021, Pemkot Bandung Fokus Rawat Rumput Stadion GBLA

Bandung Raya - Bandung, Jelang Piala Menpora 2021, Pemkot Bandung Fokus Rawat Rumput Stadion GBLA, Stadion GBLA,Pemkot Bandung,Piala Menpora 2021,PT Persib Bandung Bermartabat (PBB),Berita Olahraga Bandung,berita bandung hari ini

Ini Kriteria Lansia yang Tidak Bisa Divaksin Covid-19

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 17:30 WIB

Ini Kriteria Lansia yang Tidak Bisa Divaksin Covid-19

Bandung Raya - Bandung, Ini Kriteria Lansia yang Tidak Bisa Divaksin Covid-19, vaksin lansia kota bandung,vaksin lansia,berita bandung hari ini

artikel terkait

dewanpers