web analytics
  

Giliran Desa Milarder di Kuningan Borong 30 Mobil dan 300 Motor

Selasa, 23 Februari 2021 13:12 WIB
Umum - Regional, Giliran Desa Milarder di Kuningan Borong 30 Mobil dan 300 Motor , Bendungan Kuningan,Berita Kuningan,desa milarder,warga borong mobil,sekampung beli mobil di tuban,sekampung beli mobil di kuningan

Warga memborong motor dan mobil usai dapat dana segar pembebasan lahan di Kuningan (suara.com)

AYOBANDUNG.COM-- Baru-baru ini viral pemberitaan mengenai desa miliarder, yakni warga di Desa Sumurgeneng yang mendadak jadi miliarder setelah menjual tanah mereka kepada PT Pertamina. Mereka pun kemudian menggunakan uang hasil penjualan tanah itu untuk membeli sepeda motor dan mobil.

Pemandangan satu kampung mendatang borong motor dan mobil bukan hanya terjadi di Tuban. Di Kabupaten Kuningan juga muncul desa miliarder. Warganya memborong 300 sepeda motor dan 30 unit mobil.

Desa miliarder di Kuningan terletak di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum. Mereka memperoleh dana segar usai mendapatkan ganti rugi proyek Waduk Kuningan.

Nia (42) salah seorang warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, mengaku, dirinya membeli sepeda motor matic baru secara tunai ini usai mendapatkan dana ganti rugi atas pembangunan bendungan kuningan.

"Saya dapat uang ganti rugi sebesar Rp 100 juta lebih. Uangnya saya gunakan untuk beli motor dan barang keperluan lainnya," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (23/02/2021) dilansir suara.com

Diakui Nia, sepeda motor yang dia beli ini untuk keperluan kerja suaminya. Pasalnya, selama ini dia dan suaminya belum memiliki sepeda motor, sehingga ketika hendak ke mana-mana selalu menggunakan jasa ojek dan angkutan umum.

"Alhamdulillah, motornya untuk kerja suami, jadi tidak harus menggunakan jasa ojek terus," katanya.

Kepala Desa Kawungsari, Kusto mengatakan bangunan dan bidang tanah yang terdampak akibat pembangunan bendungan kuningan tersebut sebanyak 386 bidang tanah dan bangunan rumah milik warga. Sebagian warga yang terdampak telah menerima dana ganti untung oleh pemerintah dan digunakan untuk membeli sepeda motor dan mobil.

"Uangnya kebanyakan digunakan untuk keperluan konsumtif, seperti membeli motor dan mobil baru secara tunai. Sedikitnya ada 300 sepeda motor dan 30 mobil baru yang dibeli warga," katanya.

Dari sebanyak 386 bidang tanah serta bangunan rumah yang dibeli oleh pemerintah, baru sebanyak 279 bidang yang telah dibayarkan kepada warga senilai Rp 149 miliar.

"Sebanyak 149 miliar sudah dicairkan dan diserahkan ke warga terdampak, sebagian lainnya masih menunggu, karena masih menunggu pemberkasan," katanya.

Dari pertama pencairan uang ganti untung itu, warga langsung berbondong-bondong membeli sepeda motor. Hari pertama pencairan, lanjut Kusto pengiriman sepeda motor di Desanya itu sebanyak 15 unit sepeda motor dan itu datang setiap hari.

"Waktu pertama pencairan sih, ada lima belas unit sepeda motor datang ke desanya, setiap hari ada aja yang mesan," katanya.

Pencairan uang ganti untung sendiri, lanjut Kusto ditargetkan selesai pada bulan Juli 2021 nanti. Karena di bulan juli itu bendungan Kuningan mulai diisi air dan warga sudah harus pindah ke tempat relokasi yang sudah disediakan.

"Bendungan akan diaktifkan pada bulan Juli, sehingga pembayaran ganti untung kepada warga harus selesai secepatnya sebelum bulan juli sudah selesai semua," katanya.

Uang ganti untung yang diterima oleh warganya berbeda jumlahnya, tergantung pada bidang tanah dan bangunan milik warga yang dibeli oleh pemerintah.

"Kalo pencairan beda-beda warga menerima uangnya, dari mulai Rp 150 juta hingga Rp 1,6 miliar," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: A. Dadan Muhanda

terbaru

Tolak Izin Tambang, Warga Tasik Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:40 WIB

Masyarakat mengaku tidak pernah membubuhkan tanda tangan pemberian izin lokasi tambang.

Umum - Regional, Tolak Izin Tambang, Warga Tasik Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan, Tasikmalaya,Tambang Pasir,Ilegal,tanda tangan,Pemalsuan

Bulan Depan, 1.115 Guru PPPK di Bogor Terima Gaji Setara PNS

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:04 WIB

Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan, 1.115 guru honorer yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Umum - Regional, Bulan Depan, 1.115 Guru PPPK di Bogor Terima Gaji Setara PNS, Guru Honorer Bogor,Guru PNS Bogor,Guru PPPK,Guru PPPK Bogor

400 Kasus Covid-19 dalam Sehari Terjadi di Karawang

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 22:56 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Acep Jamhuri menyatakan kasus positif Covid-19 di daerah itu meningkat hingga terja...

Umum - Regional, 400 Kasus Covid-19 dalam Sehari Terjadi di Karawang, Kasus Covid-19 Karawang,positif Covid-19 Karawang

Warga Kota Tasikmalaya Diminta Waspada Bencana saat Cuaca Ekstrem

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 22:42 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya meminta warga Kota Tasikmalaya untuk tetap waspada seiring d...

Umum - Regional, Warga Kota Tasikmalaya Diminta Waspada Bencana saat Cuaca Ekstrem, BPBD Kota Tasikmalaya,Bencana Kota Tasikmalaya,Cuaca Ekstrem Tasikmalaya

Ini Tips Anti Maling Motor Ala Kapolresta Tasikmalaya

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 20:36 WIB

Sepeda motor menjadi salah satu kendaraan yang banyak digunakan untuk mendukung aktivitas dalam bekerja maupun aktivitas...

Umum - Regional, Ini Tips Anti Maling Motor Ala Kapolresta Tasikmalaya, Tips Anti Maling Motor,Tips Anti Curanmor,Cara Anti Maling Motor,Cara Anti Curanmor

Sengketa Pilkada Tasikmalaya Diputus Pertengahan Maret

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 20:10 WIB

Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan sengketa Pilkada Kabupaten Tasikmalaya pada pertengahan Maret mendatang. Sebelu...

Umum - Regional, Sengketa Pilkada Tasikmalaya Diputus Pertengahan Maret, sengketa Pilkada Tasikmalaya,Mahkamah Konstitusi (MK),Pilkada Tasikmalaya

Polres Cianjur Amankan Pelaku Koboi Jalanan

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 20:07 WIB

Jajaran Satreskrim Polres Cianjur mengamankan pemuda berinisial MMF (23), Kamis (4/3/2021) malam lalu, yang diduga pelak...

Umum - Regional, Polres Cianjur Amankan Pelaku Koboi Jalanan, Polres Cianjur,Koboi Jalanan Cianjur,Kriminal Cianjur,penodongan senjata airsoft gun

Pergeseran Tanah di Batulawang Cianjur Meluas

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 19:57 WIB

Total rumah yang terancam ambruk akibat pergeseran tanah di Kampung Cilengis Desa Batulawang Kecamatan Cipanas Kabupaten...

Umum - Regional, Pergeseran Tanah di Batulawang Cianjur Meluas, Pergeseran Tanah di Cianjur,Pergeseran Tanah Batulawang Cianjur,BPBD Cianjur
dewanpers