web analytics
  

Trik Rapikan Baju Tanpa Setrika

Selasa, 23 Februari 2021 05:42 WIB
Gaya Hidup - Fashion, Trik Rapikan Baju Tanpa Setrika, tips rapikan pakaian,pakaian rapi tanpa setrika,alternatif rapikan pakaian tanpa setrika,tips setrika pakaian

Pakaian bisa rapi tanpa disetrika. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menyetrika baju terkadang menyita waktu yang cukup lama, terlebih bila hasil setrikaan masih menyisakan kerutan. Kabar baiknya, situasi ini dapat dihindari dengan mudah mengganti setrikaan dengan es batu. Bagaimana caranya?

Ahli laundry dan CEO Laundryheap Deyan Dimitrov mengatakan langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menaruh satu buah es batu ke dalam tumble dryer atau mesin pengering pakaian. Setelah itu masukkan juga baju-baju yang sudah kering.

Panas dari mesin pengering akan melelehkan es batu dan menciptakan uap yang dapat membantu menghilangkan kerutan-kerutan pada baju dalam waktu 10 menit.

"(Trik ini membantu mendapatkan baju) bebas lipatan dengan upaya minimal dan tanpa menyetrika," jelas Dimitrov, seperti dilansir Express.

Bila tidak memiliki mesin pengering atau kerutan baju tidak terlalu banyak, ada kiat lain yang bisa dilakukan. Kiat kedua ini perlu dilakukan di kamar mandi yang dilengkapi dengan shower air panas.

Saat sedang mandi menggunakan shower air panas, gantung pakaian-pakaian yang ingin "disetrika" di dalam kamar mandi. Pastikan jendela tertutup sehingga uap panas dari shower memberikan efek yang sama seperti setrika uap pada pakaian tersebut.

Kiat lain yang bisa dilakukan adalah menggunakan freezer atau lemari pembeku. Lemari pembeku dapat menjadi solusi untuk masalah-masalah lain pada sepatu dan pakaian.

Dimitrov mengatakan suhu yang dingin dapat menjaga pakaian dan mengeradikasi bakteri-bakteri yang menempel. Selain itu, lemari pembeku juga dapat membawa kesegaran kembali pada sepatu yang berbau.

Terkait sepatu, Dimitrov mengatakan mencuci sepatu di mesin cuci terkadang dapat menyebabkan kerusakan. Kerusakan ini tetap bisa terjadi meski putaran mesin cuci berada pada mode yang lembut. Kerusakan ini cenderung rentan ditemukan pada sepatu yang terbuat dari kulit.

Untuk menghilangkan bau pada sepatu dengan lemari pendingin, Dimitrov mengatakan sepatu perlu disimpan dalam plastik freezer kedap udara. Setelah itu, sepatu dapat disimpan di dalam lemari pembeku selama 24 jam.

"Suhu dingin dapat membantu mengeliminasi bakteri yang menyebabkan bau," tukas Dimitrov.

Kiat ini juga tidak membutuhkan proses pengeringan sepatu, sebagaimana proses mencuci sepatu biasa. Karena disimpan di dalam plastik kedap udara, sepatu yag disimpan di dalam lemari pembeku tidak akan terkena cairan atau menjadi lembap.

Di samping itu, Dimitrov mengatakan cara ini dapat memperpanjang masa pakai sepatu satu tahun lebih lama.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Ivan Gunawan Pamer Koleksi Busana Lebaran via Fashion Show Virtual

Fashion Kamis, 25 Februari 2021 | 22:23 WIB

Ivan Gunawan siap menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan koleksi busana terbarunya. Dirangkum dalam fashion show virtual,...

Gaya Hidup - Fashion, Ivan Gunawan Pamer Koleksi Busana Lebaran via Fashion Show Virtual, Ivan Gunawan,Fashion Show Virtual,Busana Lebaran,Busana Idul Fitri

Fesyen Nyaman dan Paling Digemari saat Pandemi

Fashion Kamis, 25 Februari 2021 | 00:09 WIB

Perubahan gaya hidup selama setahun belakangan akibat pandemi COVID-19 juga mengubah preferensi pencinta fesyen di Tanah...

Gaya Hidup - Fashion, Fesyen Nyaman dan Paling Digemari saat Pandemi, Fesyen Pandemi,Outer Pandemi,Fesyen Nyaman,Fesyen Paling Digemari

Trik Rapikan Baju Tanpa Setrika

Fashion Selasa, 23 Februari 2021 | 05:42 WIB

Trik Rapikan Baju Tanpa Setrika

Gaya Hidup - Fashion, Trik Rapikan Baju Tanpa Setrika, tips rapikan pakaian,pakaian rapi tanpa setrika,alternatif rapikan pakaian tanpa setrika,tips setrika pakaian

Brand Legendaris Alpina, Raja Perlengkapan Outdoor di Era 90-an

Fashion Jumat, 19 Februari 2021 | 19:30 WIB

Paidjan Adriyanto masih berusia 30 tahun ketika ia memutuskan untuk keluar dari tempat kerjanya, dan mendirikan toko pen...

Gaya Hidup - Fashion, Brand Legendaris Alpina, Raja Perlengkapan Outdoor di Era 90-an, Alpina,Perlengkapan Outdoor,Perlengkapan Camping,peralatan berkemah,ransel,Eiger,EIGER ADVENTURE

Pashmina Plisket Diprediksi Jadi Tren Hijab 2021

Fashion Sabtu, 13 Februari 2021 | 13:14 WIB

Tren hijab model pashmina diprediksi akan kembali tren sepanjang 2021.

Gaya Hidup - Fashion, Pashmina Plisket Diprediksi Jadi Tren Hijab 2021, tren hijab tahun 2021,Tren hijab,Tren Hijab Indonesia,pashmina,kain plisket,pashmina plisket,Koyu Hijab

Bisnis Koyu Hijab, dari Kamar 3x3 Hingga Bangun Pabrik Sendiri

Fashion Rabu, 10 Februari 2021 | 18:57 WIB

Beberapa tahun silam, bangun dini hari untuk menjahit hijab menjadi rutinitas pasutri asal Kota Bandung, Reni Afriyanti...

Gaya Hidup - Fashion, Bisnis Koyu Hijab, dari Kamar 3x3 Hingga Bangun Pabrik Sendiri, Bisnis Hijab,Koyu Hijab,Cerita Sukses Pengusaha Bandung,Hijab Bandung

Ini 6 Pilihan Tas dan Alat Outdoor Buatan Lokal, Selain Eiger

Fashion Selasa, 9 Februari 2021 | 11:07 WIB

Nah, selain Eiger, sebenarnya ada banyak pilihan produk-produk serupa asli Bandung yang bisa Kamu coba. Berikut 6 piliha...

Gaya Hidup - Fashion, Ini 6 Pilihan Tas dan Alat Outdoor Buatan Lokal, Selain Eiger, Surat Eiger,Torch,Alpina,Produk asli bandung,Eiger,Youtuber Disurati Eiger,CEO Eiger Ronny Lukito,consina,tas jayagiri,arei outdoord,avtech

Cerita Inspiratif Produsen Tas Labuse, Keluar dari Kantor demi Kembang...

Fashion Senin, 8 Februari 2021 | 11:56 WIB

Produsen Labuse berharap suatu saat produk tasnya dapat bersaing dengan brand nasional ternama, seperti Exsport, Arei, B...

Gaya Hidup - Fashion, Cerita Inspiratif Produsen Tas Labuse, Keluar dari Kantor demi Kembangkan UMKM di Bandung, Tas,produk UMKM,Labuse,Tas Labuse,Tas Eiger,Tas Arei,Tas Exsport,UMKM Bandung,Eiger,Tas Boogie,Boogie,arei,Exsport,Bandung Kreatif
dewanpers