web analytics
  

17 Februari: Lahirnya Inggit Garnasih, Tulang Punggung Soekarno

Rabu, 17 Februari 2021 13:49 WIB Aris Abdulsalam
Bandung Baheula - Baheula, 17 Februari: Lahirnya Inggit Garnasih, Tulang Punggung Soekarno, Sejarah Hari Ini,Inggit Garnasih,Ir. Soekarno,Bandung

Inggit Garnasih dan Ir. Soekarno (Wikimmedia Commons)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Di Bandung, 133 tahun yang lalu, Inggit Garnasih lahir. Tak banyak cerita yang diketahui tentangnya, sebelum ia menjadi istri dari Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Begitu pula setelah ia menjadi istri dari Soekarno. Sejatinya namanya tak terlalu digembar-gemborkan dalam sejarah politik nasional.

Kurang menghargaikah catatan historis kita terhadap peran perempuan? Tidak juga, sebenarnya. Sebab, peran penting Inggit memang bukan sebagai politikus. Dalam kaidah roman sejarah, ia kerap dianalogikan sebagai "pengantar". Meski lebih pas menyebut ia pendamping yang menuntun pembentukan karakter pemimpin dari Soekarno.

"Selama 20 tahun mendampingi Soekarno dalam suka duka dan segala sesuatunya. Mulai dari perjuangan pergerakan, Soekarno sekolah di THS (sekarang ITB) dan berperan luar biasa saat Soekarno dipenjara di Banceuy, Sukamiskin, sampai diasingkan ke Ende dan Bengkulu," tutur Cici Lelyana Mei, yang pernah memerankan karakter Inggit dalam sebuah monolog, sebagaimana dikutip dari Republika.co.id.

Mencari penuturan historis tentang Inggit Garnasih terbukti tidak mudah. Cici mengaku kesulitan mengorek informasi tentangnya jika hanya dari studi buku saja. Ia sampai harus bertemu dengan pihak keluarga dan saksi-saksi hidup demi memahami karakter Inggit.

Senada dengan Cici, Profesor Nina Herlina Lubis, Guru Besar Sejarah Universitas Padjadjaran, pun sepakat bahwa Inggit memiliki peran yang besar terhadap hidup Soekarno.

"Meskipun ia berpendidikan rendah, namun berhati emas. Bung Karno pun mengakui berutang budi kepada Inggit," ungkap Nina.

Dia setia menemani Soekarno dari masih berkuliah sampai mengantarkan Soekarno ke gerbang kepemimpinan tertinggi di Indonesia. Ia menopang perjuangan Soekarno dan menjadi sandaran ekonominya.

Tak berlebihan, jika pada masa awal perjuangan Soekarno sebelum menjadi Presiden Pertama Indonesia, Inggit ialah tulang punggungnya. Berkat Inggit, Soekarno dapat memusatkan fokusnya pada dunia politik, tanpa perlu khawatir akan kebutuhan hidup keluarga.

Tetapi cinta ialah sesuatu yang sulit dimengerti seutuhnya, terutama oleh pihak eksternal yang sekadar mendengar desas-desus. Kendati banyak sumber menyebut perceraian Inggit dan Soekarno terjadi karena Fatmawati, kita tak pernah benar-benar tahu isi kepala mereka. Mungkin Inggit dan Soekarno punya alasan tersendiri untuk berpisah pada tahun 1943.

Di sebuah rumah, di Jalan Ciateul No.8, Inggit bertemu untuk terakhir kalinya dengan Soekarno pada tahun 1960. Di sini, Inggit masih melanjutkan kegemarannya, tak berhenti berdagang, ia berjualan jamu, bedak, dan tembakau.

Pada tahun 1970, Inggit pun harus merelakan kepergian mantan suaminya. Dan sampai akhirnya pada 13 April 1984, saat umur 96 tahun, Inggit berpulang.

"Inggit antarkan Kus sampai di sini. Inggit ikhlas," ucap Cici dalam monolog Inggit.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

R.A. Wiranatakusumah II (Dalem Kaum I) “Pendiri Kota Bandung”

Baheula Kamis, 4 Maret 2021 | 10:07 WIB

Sebagai pendiri Kota Bandung, R.A. Wiranatakusumah II mengubah kawasan hutan dan rawa menjadi pusat kota.

Bandung Baheula - Baheula, R.A. Wiranatakusumah II (Dalem Kaum I) “Pendiri Kota Bandung”, mengenal tokoh pendiri bandung,siapa saja tokoh pendiri bandung,tokoh terkenal pendiri bandung,R.A. Wiranatakusumah II,Dalem Kaum I,Bapak Pendiri Kota Bandung

RESENSI BUKU: Lika-Liku Kaum Merah di Bandung

Baheula Rabu, 3 Maret 2021 | 15:46 WIB

Masih banyak lagi cerita menarik tentang kehidupan kaum merah di buku ini. Ini penting dipelajari, terutama bagi mereka...

Bandung Baheula - Baheula, RESENSI BUKU: Lika-Liku Kaum Merah di Bandung, Bandung di Persimpangan Kiri Jalan,Hafidz Azhar,Resensi Buku,aktivis komunis di Bandung,pergerakan kaum komunis di Bandung,Sarekat Islam,Wiranatakoesoemah V

17 Februari: Lahirnya Inggit Garnasih, Tulang Punggung Soekarno

Baheula Rabu, 17 Februari 2021 | 13:49 WIB

Dalam kaidah roman sejarah, ia adalah pendamping yang menuntun pembentukan karakter pemimpin dari Soekarno.

Bandung Baheula - Baheula, 17 Februari: Lahirnya Inggit Garnasih, Tulang Punggung Soekarno, Sejarah Hari Ini,Inggit Garnasih,Ir. Soekarno,Bandung

Tabir Sejarah Pecinan, Mula Pembatasan terhadap Tionghoa

Baheula Kamis, 11 Februari 2021 | 15:51 WIB

Setelah tahun 1740, setelah keadaan tentram kembali, dikeluarkan peraturan yang mengharuskan orang Tionghoa tinggal di k...

Bandung Baheula - Baheula, Tabir Sejarah Pecinan, Mula Pembatasan terhadap Tionghoa, Pecinan,Bandung,Tionghoa,Kolonial Belanda,Orang Eropa,Pribumi,Jakarta

Sejarawan Singkap Trik Jago Dagang Orang Tionghoa kepada Pribumi

Baheula Rabu, 10 Februari 2021 | 16:30 WIB

Orang Tionghoa punya faktor yang tidak dimiliki oleh Eropa terhadap Pribumi. Hal inilah yang membuat mereka jago dalam d...

Bandung Baheula - Baheula, Sejarawan Singkap Trik Jago Dagang Orang Tionghoa kepada Pribumi, Sejarawan,Trik jago dagang orang Tionghoa,Sejarah,Historis,Tionghoa,Bandung,Orang Eropa,Pribumi,Kolonialis Belanda

Abattoir Tjimahi, Rumah Jagal Peninggalan Belanda

Baheula Kamis, 4 Februari 2021 | 17:05 WIB

Abattoir Tjimahi, Rumah Jagal Peninggalan Belanda

Bandung Baheula - Baheula, Abattoir Tjimahi, Rumah Jagal Peninggalan Belanda, Abettoir Tjimahi,Rumah Potong Hewan (RPH),rumah jagal Hindia Belanda,rumah jagal Cimahi,Bandung Baheula,rumah jagal Belanda di Cimahi

Mengenal Swara dalam Aksara Sunda

Baheula Jumat, 15 Januari 2021 | 10:35 WIB

Sebetulnya belajar aksara bahasa sunda itu mudah dan praktis. Pasalnya aksara sunda memiliki huruf-huruf yang cara menul...

Bandung Baheula - Baheula, Mengenal Swara dalam Aksara Sunda, Aksara Sunda,belajar aksara sunda,aksara sunda swara,Bahasa Sunda

Nyonya Homann, Pemilik Hotel Savoy Homann

Baheula Kamis, 19 November 2020 | 13:08 WIB

Banyak sekali tulisan tentang Hotel Savoy Homann menyebutkan majunya hotel legendaris di pusat Kota Bandung itu akibat p...

Bandung Baheula - Baheula, Nyonya Homann, Pemilik Hotel Savoy Homann, Nyonya Homann,Hotel Savoy Homann,delpher,Jacoba van Hogezand,Hotel Homann Bandung

artikel terkait

dewanpers