web analytics
  

2.500 Bahasa di Dunia Terancam Punah

Senin, 22 Februari 2021 12:31 WIB
Umum - Internasional, 2.500 Bahasa di Dunia Terancam Punah , bahasa hampir punah,bahasa langka,bahasa yang hampir punah,UNESCO

UNESCO Sebut 2.500 Bahasa di Dunia Terancam Punah. ( Ilustrasi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNESCO menyatakan hampir 2.500 bahasa di seluruh dunia terancam punah.

“Di antaranya, hampir 2.500 bahasa menghadapi kepunahan karena jumlah penuturnya sangat sedikit," kata Ketua Komisi Nasional Turki untuk UNESCO Ocal Oguz, dilansir dari Anadolu Agency, Senin (22/2).

Menurutnya, hampir 7.000 bahasa digunakan di seluruh dunia. Sayangnya, menurut statistik dan data yang dikumpulkan, salah satu bahasa ini menghilang setiap 15 hari.

"Ini berbahaya dan hilangnya bahasa telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir karena perubahan sosial, politik dan ekonomi di dunia," katanya.

Ogiz menuturkan, bahasa yang digunakan oleh kurang dari 10 ribu orang saat ini, sebagian besar terancam punah. Misalnya, bahasa dari banyak komunitas yang termasuk dalam rumpun bahasa Turki termasuk di antara bahasa yang akan menghilang. Ini memerlukan perhatian khusus.

Menurutnya, sulit menjangkau penutur dari sekitar 200 bahasa. Lebih dari 250 bahasa telah hilang sejak 1950. Karena itu UNESCO menegaskan, supaya bahasa harus digunakan oleh minimal 10 ribu orang untuk memastikan transmisi antargenerasi.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Trump Kritik Kinerja Biden Sebulan Jadi Presiden AS

Internasional Senin, 1 Maret 2021 | 21:34 WIB

Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang dan mengkritik penerusnya Joe Biden dalam pidato di Orlando, Ming...

Umum - Internasional, Trump Kritik Kinerja Biden Sebulan Jadi Presiden AS, Donald Trump,Joe Biden,Trump Kritik Biden

Presiden Ghana: Vaksin Tidak Dibuat untuk Memusnahkan Ras Afrika

Internasional Senin, 1 Maret 2021 | 16:45 WIB

Sejauh ini, Ghana telah mencatatkan 84 ribu kasus Covid-19 dengan 607 kematian.

Umum - Internasional, Presiden Ghana: Vaksin Tidak Dibuat untuk Memusnahkan Ras Afrika, Vaksin,COVID-19,Afrika,Ghana

Mengundurkan Diri dari Kerajaan, Pangeran Harry akan Bernasib Tragis s...

Internasional Senin, 1 Maret 2021 | 16:30 WIB

Sejumlah tabloid dikabarkan melakukan tindak rasialisme dan perundungan terhadap Meghan Markle, istri Pangeran Harry, ya...

Umum - Internasional, Mengundurkan Diri dari Kerajaan, Pangeran Harry akan Bernasib Tragis seperti Putri Diana?, Pangeran Harry,Meghan Markle,Duke dan Duchess of Sussex,Kerajaan Inggris,Putri Diana

Rakyat Diminta Makan Buah Nanas oleh Presiden Taiwan, Kenapa?

Internasional Senin, 1 Maret 2021 | 16:15 WIB

Di sisi lain, China akan menghentikan impor nanas dari Taiwan mulai bulan Maret ini.

Umum - Internasional, Rakyat Diminta Makan Buah Nanas oleh Presiden Taiwan, Kenapa?, Nanas,China,Taiwan,buah-buahan

300 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Australia

Internasional Minggu, 28 Februari 2021 | 18:46 WIB

Australia menerima 300 ribu dosis vaksin AstraZeneca pada Minggu (28/2/2021), untuk mempercepat upaya pemerintah dalam m...

Umum - Internasional, 300 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Australia, vaksin AstraZeneca,Vaksin Covid-19 AstraZeneca,Australia,Vaksinasi Covid-19 Australia

Hutan Amazon Brazil Dijual di Facebook, Luasnya 1.000 Lapangan Sepak B...

Internasional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:54 WIB

Sebagian dari hutan hujan Amazon Brazil dijual secara ilegal di Facebook. Beberapa plot yang terdaftar melalui layanan i...

Umum - Internasional, Hutan Amazon Brazil Dijual di Facebook, Luasnya 1.000 Lapangan Sepak Bola, Hutan Amazon Dijual di Facebook,Hutan Amazon Brazil

RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapa...

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 16:55 WIB

Bisakah undang-undang yang telah resmi di Australia ini diberlakukan di Indonesia?

Umum - Internasional, RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapan di Indonesia?, facebook,Google,Media,Konten Berita

Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:50 WIB

Pembunuhan yang telah berlangsung pada 28 dan 29 November 2020.

Umum - Internasional, Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea, Pembunuhan Massal,Etiopia

artikel terkait

dewanpers