web analytics
  

Belum Ada Laporan Kerusakan dalam Gempa Sukabumi

Senin, 22 Februari 2021 06:43 WIB
Umum - Regional, Belum Ada Laporan Kerusakan dalam Gempa Sukabumi, gempa sukabumi,korban gempa Sukabumi,lokasi Gempa Sukabumi

Titik gempa magnitudo 4,6 di Sukabumi. (dok. BMKG)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Guncangan gempa dengan magnitudo 4,6 dirasakan warga Kota/Kabupaten Sukabumi pada Minggu (21/2/2021) malam. Akibatnya warga terkejut dan sebagian sempat keluar rumah untuk menyelematkan diri.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani mengatakan, sampai saat ini tidak ada laporan kerusakan di wilayah Kota Sukabumi.

"Semoga aman terkendali dan petugas piket waspada dan monitoring wilayah," kata dia.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lanjut Imran, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas penyesaran dalam Lempeng Eurasia. Di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Namun dari laporan analisa BMKG hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. Selain itu hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Data dari BMKG menyebutkan, gempa magnitudo 4.6 tersebut terjadi pukul 21.56 WIB dengan lokasi koordinat 7.64 LS - 106.56 BT dan berada 72 kilometer Selatan Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 28 kilometer.

Gempa ini dirasakan di Pangandaran, Garut Selatan, Cikajang, Cianjur Selatan, Pangalengan, Kota Sukabumi, Cipamingkis, Jampang, Sagaranten, Cisompet, Sindangbarang, Pamengpeuk, Bungbulang, Ciwidey III MMI, Palabuhan Ratu, Panggarangan, Cisolok, Cikembar, Tegalbuleud, Bayah, Cikotok, dan Cihara.

"Getaran gempa berlangsung singkat namun cukup kencang," ujar salah seorang warga Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Andri S (44 tahun). Hal ini mengagetkan warga sekitar yang sebagian sempar keluar rumah.

Menurut Andri, beruntung gempa tidak berlangsung lama dan tidak menimbulkan kerusakan. Warga pun akhirnya kembali ke rumahnya masing-masing.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:55 WIB

Tidak sedikit warga yang kesulitan saat bulan suci Ramadan, termasuk Emak Amisah 64 tahun warga Kampung Pamoyanan RT 02/...

Umum - Regional, Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan, Warga Miskin Cianjur,Emak Amisah,Rutilahu Cianjur

Pejabat Eselon II Malu Malu Daftar Lelang Sekda Cianjur

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:18 WIB

Pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur resmi diperpanjang selama 14 hari mendatang. Seba...

Umum - Regional, Pejabat Eselon II Malu Malu Daftar Lelang Sekda Cianjur, Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pemkab Cianjur,Pejabat Eselon II Cianjur

Cianjur Perpanjang Status Darurat Banjir dan Longsor

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:10 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memperpanjang status siaga darurat banjir dan longsor, sebe...

Umum - Regional, Cianjur Perpanjang Status Darurat Banjir dan Longsor, Cianjur status darurat longsor,Cianjur status darurat banjir,status darurat bencana Cianjur,bencana Cianjur,Cianjur

Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi Tasikmalaya, Berdiri 1927 Mengusung...

Regional Jumat, 16 April 2021 | 19:54 WIB

Pondok Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi yang awalnya bernama Pesantren Babakan Kupa karena letaknya di Kampung Babakan...

Umum - Regional, Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi Tasikmalaya, Berdiri 1927 Mengusung Sistem Salaf, Pesantren Al-Munawwar Ad-Dimyathi,Pesantren di Tasik,Profil Pesantren

13 Penyandang Difabel di Kabupaten Cirebon Terima SIM D Gratis

Regional Jumat, 16 April 2021 | 19:47 WIB

Sebanyak 13 penyandang difabel di Kabupaten Cirebon beroleh SIM D secara gratis, Jumat, 16 April 2021.

Umum - Regional, 13 Penyandang Difabel di Kabupaten Cirebon Terima SIM D Gratis, Difabel Kabupaten Cirebon,SIM D,Polresta Cirebon

DPRD Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:58 WIB

Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat telah menyetujui Bogor Timur dan Indramayu Barat sebagai calon daerah persiapan otonom...

Umum - Regional, DPRD Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat, Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur,DOB Bogor Timur,Bogor Timur,Indramayu Barat,Daerah Otonomi Baru (DOB) Indramayu Barat,Kabupaten Indramayu Barat,DPRD Jawa Barat

Pengakuan Ibu Kandung, Bayinya Dibuang dan Digigit Anjing

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:53 WIB

Air matanya menetes saat ditanya alasan membuang bayi, yang merupakan anak kandungnya itu.

Umum - Regional, Pengakuan Ibu Kandung, Bayinya Dibuang dan Digigit Anjing, Mayat Bayi Digigit Anjing,pembuangan bayi laki-laki di Kampung Sukahurip,Kabupaten Tasikmalaya,Ibu Pembuang Bayi

Hati-Hati, ASN Nekat Mudik Bakal Kena Sanksi

Regional Jumat, 16 April 2021 | 18:40 WIB

Kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik lebaran disambut baik Pemerintah Kota Bogor. 

Umum - Regional, Hati-Hati, ASN Nekat Mudik Bakal Kena Sanksi, Aparatur Sipil Negara (ASN),Pemerintah Kota Bogor,Mudik Lebaran,Larangan Mudik 2021
dewanpers