web analytics
  

Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara

Sabtu, 20 Februari 2021 17:59 WIB Netizen Djoko Subinarto
Netizen, Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara, Sampah,Indoensia,Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN),Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Ilustrasi sampah. (Pixabay/Pexels)

Djoko Subinarto

Penulis lepas, bloger, mukim di Cimahi

Sejak tahun 2006 lalu, tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Dengan adanya HPSN, kita diajak untuk lebih peduli terhadap sampah yang kita produksi.

Seperti sama-sama kita ketahui, aktivitas kita semua nyaris senantiasa menghasilkan sampah. Setiap hari, setiap minggu, setiap bulan. Sepanjang tahun. Kita semua adalah produsen sampah.

Merujuk data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), produksi sampah nasional kita sekitar 175.000 ton per hari. Itu berarti dalam setahun ada sekitar 64 juta ton kita hasilkan. Jika dirata-rata, maka satu orang memproduksi sekitar 0,7 kilogram sampah per hari.

Dengan laju jumlah penduduk negara kita yang cenderung terus meningkat, bisa dipastikan akan semakin bertambah pula produksi sampah negara kita.

Beberapa waktu lalu, Indonesia disebut-sebut sebagai produsen sampah nomor dua terbesar di dunia.

Idealnya, jumlah produksi sampah harus dikurangi. Selain dikurangi, pengelolaan sampah juga harus ditingkatkan, sehingga semakin efektif dan semakin ramah lingkungan.

Sembarang tempat

Selama ini, kita masih sering melihat pengelolaan sampah yang sembrono. Sampah dibuang di mana saja, di sembarang tempat.

Bukan saja mengganggu estetika, sampah yang dibuang di sembarang tempat bisa juga menimbulkan petaka.

Contohnya, sampah yang dibuang ke saluran pembuangan air atau aliran sungai. Akibatnya, saluran air atau aliran sungai tersumbat sampah.

Buntutnya, ketika hujan turun, air yang mestinya lancar mengalir ke hulu meluap menyebabkan banjir. Kondisi ini tentu sangat menyengsarakan.

Gara-gara sampah yang dibuang sembarangan, sebagian orang harus menanggung derita.

Lalu, bagaimana semestinya mengatasi masalah sampah ini?

Kesadaran lingkungan menjadi salah satu kunci dalam soal ikut mengatasi problem sampah di negeri ini. Membangun dan menumbuhkan kesadaran lingkungan dengan mengembangkan perilaku tidak membuang sampah secara sembarangan perlu dilakukan sejak dini.

Kita harus akui, budaya nyampah masih erat melekat di sebagian besar penduduk negara kita. Disiplin untuk membuang sampah secara tepat masih terbilang rendah. Tentu, ini adalah salah satu tantangan bagi institusi pendidikan dan institusi keluarga di negeri ini dalam ikut mengikis budaya nyampah.

Sementara itu, di level pemerintahan, para pengambil kebijakan yang terkait dengan pengelolaan sampah ditantang untuk mampu membuat terobosan-terobosan brilian dalam penanganan sampah yang semakin ramah lingkungan.

Kolaborasi harmonis yang melibatkan sejumlah pihak sudah barang tentu dibutuhkan dalam menanggulangi problem sampah.

Sampah akan terus kita hasilkan. Penanganannya yang tepat harus terus kita pikirkan dan kita upayakan. Kita pasti tidak ingin kota-kota di negeri ini dikepung dan ditenggelamkan oleh sampah karena itu akan membuat diri kita dan orang lain sengsara. [*]

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran

Netizen Jumat, 26 Februari 2021 | 09:29 WIB

Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran

Netizen, Acara Hiburan di Situ Aksan Tahun 1950-an dalam Iklan Koran, Situ Aksan,Sejarah Situ Aksan,Sin Ming,Iklan Situ Aksan,Sin Ming Hui Bandung

Penerjemah Sunda Pertama

Netizen Kamis, 25 Februari 2021 | 10:00 WIB

Raden Kartawinata menduduki posisi yang sebelumnya tidak ada dalam birokrasi kolonial di Tatar Sunda, menjadi penerjemah...

Netizen, Penerjemah Sunda Pertama, Penerjemah Sunda,raden kartawinata,K.F. Holle

Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?

Netizen Senin, 22 Februari 2021 | 15:08 WIB

Cerita ini terinspirasi dari pertanyaan, mengapa orang India mampu menduduki posisi-posisi penting di perbankan,  lembag...

Netizen, Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?, India,sukses,ekonomi

Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 17:59 WIB

Beberapa waktu lalu, Indonesia disebut-sebut sebagai produsen sampah nomor dua terbesar di dunia.

Netizen, Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara, Sampah,Indoensia,Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN),Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Sekolah di Sumedang

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:54 WIB

Pada 5 Juli 1867, Bupati Sumedang R.A. Soeria Koesoema Adinata alias Pangeran Sugih membuka sekolah yang diupayakan oleh...

Netizen, Sekolah di Sumedang, pengeran sugih,sekolah di sumedang,sejarah sekolah,kartawinata,pendopo sumedang,kabupaten sumedang

Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:17 WIB

Manfaat Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mulai diragukan setelah Uni Soviet bubar, juga ketika negara-negara pecah...

Netizen, Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China, NATO,Pakta Pertahanan Atlantik Utara,Joe Biden,Amerika Serikat,Australia,china,Presiden Cina Xi Jinping

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:54 WIB

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen, Mencegah Kebakaran Sejak  Dini, mencegah kebakaran,dinas kebakaran,cara mencegah kebakaran

Di Jalan Pungkur, Isa Anshary Kritik Marxisme

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:45 WIB

Bila kita berjalan-jalan di daerah alun-alun kota Bandung dan sedikit bergeser ke arah Jalan Lengkong kemudian menuju Ja...

Netizen, Di Jalan Pungkur, Isa Anshary Kritik Marxisme, Isa Anshary,jalan pungkur,marxisme,anti komunis,Komunis,Persatuan Islam

artikel terkait

dewanpers