web analytics
  

AJI Minta Pemerintah Paksa Facebook Bayar Konten Milik Media

Sabtu, 20 Februari 2021 15:02 WIB
Umum - Nasional, AJI Minta Pemerintah Paksa Facebook Bayar Konten Milik Media, AJI,aliansi jurnalis independen,konten media sosial,konten media,Media Sosial,facebook

Logo Aliansi Jurnalis Independen (Ist)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Aliansi Jurnalis Independen (AJI) meminta pemerintah memaksa media sosial seperti Facebook dan Google membayar konten milik media.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan mengatakan pemerintah perlu mengadopsi cara Australia untuk memaksa raksasa media sosial membayar konten-konten yang mereka peroleh dari perusahaan media.

"Itu pola yang bisa diadopsi di Indonesia. Artinya media difasilitasi oleh pemerintah untuk bernegosiasi dengan perusahaan raksasa teknologi, seperti Facebook dan Google," kata Mana, Jumat malam (19/2/2021).

Manan mengakui saat ini hubungan antara perusahaan media Indonesia dan raksasa teknologi tidak adil. Para perusahaan teknologi global ini meraup pendapatan dan data dari konten perusahaan media. Tetapi media sebagai pemilik konten tidak memperoleh bayaran.

Kehadiran pemerintah di sini, jelas Manan, akan menjadi fasilitator agar perusahaan media dan perusahaan teknologi raksasa dunia bernegosiasi untuk membahas soal berbagi keuntungan ini.

Pemerintah perlu terlibat karena posisi tawar perusahaan media di Indonesia masih lebih lemah dibandingkan para perusahaan teknologi global, seperti Google dan Facebook, yang sudah menguasai pasar Indonesia.

Manan mengatakan posisi pemerintah dalam urusan ini akan menyediakan regulasi yang mendorong platform media sosial bernegosiasi dengan perusahaan media.

"Pemerintah cukup tentukan mekanisme. Besaran nominal diserahkan pada kesepakatan kedua pihak," ujar dia.

Meski demikian Manan mengatakan regulasi yang dibuat pemerintah itu tak perlu sampai pada level undang-undang. Alasannya karena pembuatan undang-undang membutuhkan waktu lama dan memerlukan lobi politik.

"Kalau lobi politik, perusahaan media mungkin akan kalah modal dari para perusahaan teknologi raksasa dunia. Karenanya, biarkan undang-undang menjadi opsi terakhir," tutup dia.

Seperti diwartakan sebelumnya Australia dalam waktu dekat akan mulai mewajibkan perusahaan teknologi seperti Google dan Facebook untuk membayar setiap konten berita yang diambilnya dari media lokal.

Google memutuskan untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan media Australia, meski sempat mengancam akan hengkan dari daratan Kangguru itu. Tetapi Facebook mengambil langkah lain: memblokir semua media Australia dari platform-nya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Mudik Dilarang, Sosiolog: Sebaiknya Wisata Harus Tutup

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 22:29 WIB

Sosiolog Universitas Udayana Bali Wahyu Budi Nugroho mengatakan, sebaiknya tempat wisata juga ditutup bersamaan dengan l...

Umum - Nasional, Mudik Dilarang, Sosiolog: Sebaiknya Wisata Harus Tutup , Larangan Mudik 2021,mudik dilarang,Wisata Lebaran,wisata,Larangan Mudik

Cegah Covid-19, Perantau Diminta Rayakan Idul Fitri 2021 Virtual

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 22:03 WIB

Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi mengajak para perantau dapat merayakan Idul Fitri 1442 Hijriah secara virtual. Pasalny...

Umum - Nasional, Cegah Covid-19, Perantau Diminta Rayakan Idul Fitri 2021 Virtual, mudik virtual,Idulfitri 2021,idulfitri 2021 virtual,perantau,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik

Izin Praktik Dokter Kevin Samuel yang Bikin Konten Pelecehan Diminta D...

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 20:57 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (KOMPAKS) dan gerakan Dokter Tanpa Stigma merilis pernyataan sikap atas...

Umum - Nasional, Izin Praktik Dokter Kevin Samuel yang Bikin Konten Pelecehan Diminta Dicabut, Dokter pelecehan perempuan,dkter konten pelecehan perempuan,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,dokter tiktok melecehkan perempuan,Dokter kevin samuel,kevin samuel

Fenomena Langka Malam Ini, Planet Mars Bakal Tertutup Bulan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 19:10 WIB

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan melakukan pengamatan okultasi (tertutupnya...

Umum - Nasional, Fenomena Langka Malam Ini, Planet Mars Bakal Tertutup Bulan, Mars,okultasi planet mars,Planet Mars,fenomena mars

Persalinan adalah Urusan Hidup-Mati, Tidak Pantas Diparodikan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 16:18 WIB

Peneliti dari Pusat Riset Gender dan Anak Universitas Padjadjaran Antik Bintari menyampaikan, persalinan atau proses kel...

Umum - Nasional, Persalinan adalah Urusan Hidup-Mati, Tidak Pantas Diparodikan, dokter parodi melahirkan,dokter parodi persalinan,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,parodi melahirkan

Dokter Kevin Samuel Pembuat Konten Pelecehan Perempuan Bisa Dikenai Sa...

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 15:35 WIB

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat Eka Mulyana menegaskan, oknum dokter yang membuat konten di media sosial...

Umum - Nasional, Dokter Kevin Samuel Pembuat Konten Pelecehan Perempuan Bisa Dikenai Sanksi, Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,Dokter pelecehan perempuan,dokter melecehkan perempuan,Ikatan Dokter Indonesia (IDI),dokter Tiktok,Dokter kevin samuel,kevin samuel,universitas maranatha

Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevin Samuel Diduga Lecehkan Perempuan

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 14:31 WIB

Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevil Samuel Diduga Lecehkan Perempuan

Umum - Nasional, Bikin Konten Persalinan, Dokter Kevin Samuel Diduga Lecehkan Perempuan, Dokter Maranatha,Dokter lulusan Terbaik Universitas Maranatha,Dokter lulusan terbaik maranatha,Dokter tiktok bersalin,dokter tiktok melahirkan,dokter melecehkan perempuan,melecehkan perempuan,Dokter kevin samuel,kevin samuel,TikTok

Pria Penganiaya Perawat RS Siloam Minta Maaf, Ngaku Lelah dan Emosi

Nasional Sabtu, 17 April 2021 | 11:50 WIB

Pelaku penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Palembang, Christina Ramauli S (28), akhirnya terungkap.

Umum - Nasional, Pria Penganiaya Perawat RS Siloam Minta Maaf, Ngaku Lelah dan Emosi, RS Siloam Palembang,penganiyaan

artikel terkait

dewanpers