web analytics

Pesta Miras, Belasan Anak Punk di Kota Tasik Digerebek Maung Galunggung

clockSabtu, 20 Februari 2021 11:01 WIB userHeru Rukanda
Umum - Regional, Pesta Miras, Belasan Anak Punk di Kota Tasik Digerebek Maung Galunggung, Pesta miras,Pesta miras Tasikmalaya,Anak Punk,anak punk pesta miras,anak punk 0esta miras di tasik

Pesta Miras, Belasan Anak Punk di Kota Tasik Digerebek Maung Galunggung. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Belasan anak punk di Tasikmalaya kembali diamankan oleh aparat berwenang, Sabtu (20/2/2021).

Sebanyak 15 anak punk diciduk Tim Khusus (Timsus) Maung Galunggung sedang menggelar pesta minuman keras (miras) di Jalan Letjend Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

"Kami temukan bebepa kantong miras di lokasi," ujar Kepala Tim (Katim) 2 Maung Galunggung Ipda Enung Rukanda, Sabtu (20/2/2021).

Menurutnya, penggerebekan belasan anak punk yang berusia antara 14 sampai 19 tahun tersebut berawal dari informasi masyarakat yang curiga dengan sekelompok anak-anak punk yang berkerumun dan diduga sedang menggelar pesta miras.

"Kami langsung datang ke lokasi dan memang benar mereka sedang menenggak miras jenis tuak," ucapnya.

Ia menuturkan, mereka kemudian digeladang ke mobil patroli dan dibawa ke Mapolresta Tasikmalaya untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

"Semuanya ada 15 orang, satu di antaranya perempuan," tuturnya.

Enung menambahkan, mereka selanjutnya membuat penyataan untuk tidak melakukan hal serupa terlebih di masa pandemi Covid-19, di mana dilarang untuk berkerumun sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami data dan berikan pembinaan kemudian kami pulangkan ke rumahnya masing-masing," pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 12 anak punk yang sedang berkerumun di tempat pemakaman umum (TPU) Cieunteung, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya, Selasa (16/2/2021) malam.

Keberadaan anak-anak punk usia belasan tahun tersebut cukup meresahkan masyarakat sehingga dilaporkan ke petugas Satpol PP.

Kasi Operasi Satpol PP Kota Tasikmalaya Sandi A Sugih mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tertang adanya aktivitas anak-anak punk di lingkungan TPU Cieunteung dan langsung bergerak ke lokasi.

"Ada 12 anak punk yang kami amankan, satu di antaranya perempuan," ujar Sandi, Rabu (17/2/2021).

Ia menuturkan, mereka diduga sedang pesta minuman keras (miras) jenis tuak di areal pemakaman. Semua anak-anak punk tersebut langsung digiring ke truk patroli dan dibawa ke mako Satpol PP di Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Tasikmalaya.

"Dari hasil pemeriksaan, mereka ini sedang minum miras jenis tuak. Bahkan ada yang mengaku mirasnya dicampur dengan obat-obatan sejenis obat batuk," ucapnya.

Sandi menambahkan, pihaknya melakukan pendataan dan pembinaan terhadap ke 12 anak punk tersebut agar tidak melalukan kembali hal serupa.

"Kami akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk pembinaan lebih lanjut," pungkasnya.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 22:00 WIB

HUT RI yang biasa dikenal dengan Agustus-an sudah biasa menjadi berkah tersendiri buat pedagang musiman bendera dan umbu...

Umum - Regional, Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM, Pedagang,Bendera Merah Putih,Umbul-umbul,PPKM,Cianjur,Pandemi Covid-19

Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 21:20 WIB

Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmy Perkasa Has, membagikan sembako kepada ratusan guru ngaji, pada Rabu, 28 Juli 202...

Umum - Regional, Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako, Peduli Guru Ngaji,Jimmy Perkasa Has,Ketua DPC PPP,Sembako,Cianjur

Musim Kemarau Melanda, Cianjur Antisipasi Potensi Kebakaran

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 20:55 WIB

Musim kemarau di Kabupaten Cianjur sudah mulai melanda dibeberapa wilayah, potensi kebakaran rumah penduduk maupun hutan...

Umum - Regional, Musim Kemarau Melanda, Cianjur Antisipasi Potensi Kebakaran, Musim Kemarau,potensi kebakaran,Kabupaten Cianjur,kekurangan air

Disomasi Penyedia Jasa Mamin, Begini Respons RSUD Sayang

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 19:05 WIB

Plt Direktur Utama RSUD Sayang Canjur, dr. Dharmawan, buka suara terkait somasi yang dilayangkan CV Indo Griya.

Umum - Regional, Disomasi Penyedia Jasa Mamin, Begini Respons RSUD Sayang, Somasi,RSUD Sayang,Cianjur,Pemutusan Kontrak Sepihak,CV Indo Griya

Geledah Kamar di Lapas Purwakarta, Petugas Temukan Barang Terlarang

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:59 WIB

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Purwakarta menggeledah kamar hunian warga binaan setelah terjadinya pen...

Umum - Regional, Geledah Kamar di Lapas Purwakarta, Petugas Temukan Barang Terlarang, Lapas Purwakarta,Kriminal Purwakarta,Berita Purwakarta,Penyelundupan Narkoba

Korupsi Banprov Indramayu, 4 Anggota DPRD Jabar Kembali Diperiksa KPK

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:48 WIB

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik adanya sejumlah pihak yang menerima uang suap dalam pengaturan ang...

Umum - Regional, Korupsi Banprov Indramayu, 4 Anggota DPRD Jabar Kembali Diperiksa KPK, Banprov Indramayu,Suap Banprov Indramayu,Korupsi Banprov,Korupsi Pemkab Indramayu,Indramayu,kpk

15.037 Sekolah di Jabar Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:23 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Jabar mencatat ada 15.037 sekolah yang dapat dijadikan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi C...

Umum - Regional, 15.037 Sekolah di Jabar Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Pelajar,Jadwal Vaksinasi Pelajar,vaksinasi pelajar Jabar,lokasi vaksinasi pelajar Jabar

PPKM Diperpanjang, Pakar: 3T Belum Optimal, Harus Digenjot

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 11:54 WIB

Pemerintah resmi memperpanjang masa PPKM dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021. Perpanjangan ini merupakan perpanjangan ked...

Umum - Regional, PPKM Diperpanjang, Pakar: 3T Belum Optimal, Harus Digenjot, 3T (tracing, testing, treatment),3T,PPKM diperpanjang,PPKM Level 4
dewanpers
arrow-up