web analytics
  

1.392 Perempuan di Cimahi Menjanda pada 2020

Kamis, 18 Februari 2021 16:51 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, 1.392 Perempuan di Cimahi Menjanda pada 2020, cerai cimahi,janda cimahi,cimahi,pn agama cimahi,Berita Cimahi

Perceraian. (pixabay)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Sepanjang 2020 sebanyak 1.392 perempuan menyandang status janda setelah bercerai dengan suami di Kota Cimahi. Mayoritas alasannya lantaran faktor ekonomi.

Berdasarkan data Pengadilan Agama Kota Cimahi, dari 1.392 perkara yang masuk, sebanyak adalah 359 perkara cerai talak dan 1.033 perkara cerai gugat.

Dari jumlah perkara yang masuk, sebanyak 1.320 di antaranya sudah diputus pengadilan. Rinciannya, ada 328 perkara cerai talak dan 992 perkara cerai gugat. Artinya, mereka resmi menyandang status janda dan duda.

Hakim Pengadilan Agama Kota Cimahi, Anung Saputra mengatakan, saat awal pandemi Covid-19 jumlah perkara cerai yang mendaftar di Pengadilan Agama Kota Cimahi menurun. Sebab saat itu pihaknya sempat menutup pendaftaran.

Namun jumlahnya kembali meningkat ketika memasuki era new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK), di saat pendaftaran perkara perceraian dibuka kembali.

"Tapi jumlahnya tidak signifikan karena itu kumulasi dari bulan-bulan sebelumnya. Kalau dihitung rata-rata itu peningkatannya tidak terlalu banyak, tidak melebihi 10%," ungkap Anung, Kamis (18/2/2021).

Anung membeberkan, alasan kebanyakan kasus perceraian pasangan suami istri di Kota Cimahi dikarenakan faktor ekonomi, di mana ada karena kekurangan nafkah sehingga kemudian berimbas pada perselisihan dalam rumah tangga.

"Kalau sudah berselisih akhrinya terjadilah perpisahan. Sudah tidak ada jalan keluar lagi masing-masing keluarga sudah berunding akhirnya mentok mengajukannya perceraian," beber Anung.

Untuk rata-rata usia pernikahan dan usia pasanhan yang bercerai bervariatif. Dari sisi usia, didominasi usia 31-40 tahun, kemudian usia 41-60 tahun, usia 21-30 tahun, 51-60 tahun, 60 tahun ke atas dan terendah usia 20 tahun ke bawah.

Anung menjelaskan, mekanisme pendaftaran perceraian di Pengadilan Agama dimulai ketika penggugat melakukan pendaftaran. Jika belum memiliki surat gugat, akan diarahkan ke Pos Bantuan Hukum yang tersedia di Pengadilan Agama Kota Cimahi.

"Setelah terdaftar, kemudian berproses sampai dengan adanya putusan pengadilan," ucapnya.

Anung menerangkan, proses dari pendaftaran sampai adanya putusan cerai dari pengadilan itu berbeda-beda. Seperti kasus cerai di mana salah satu pihaknya tidak hadir, itu biasanya sebulan sudah rampung. Kemudian ditambah 14 hari sejak pembelian putusan kepada yang tidak hadir.

"Tapi kalu dua pihak itu hadir tergantung di persidangannya. Ada yang sampe 5 kali persidangan, ada yang sampe 10 kali ada yang sampe 15 kali tergantung dari para pihak," terang Anung.

Dalam pekara kasus perceraian, pihaknya juga menyediakan ruang mediasi beserta mediatornya. Pasangan suami istri yang mengajukan perceraian akan diberikan kesempatan untuk berunding sebelum pemeriksaan pokok perkara.

"Juga kami sarankan mediasi di luar pengadilan. Kami beri waktu secukupnya mediasi mandiri," tandasnya. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Potret Toleransi di Kampung Adat Cireundeu

Cimahi Minggu, 18 April 2021 | 13:42 WIB

Potret Toleransi di Kampung Adat Cireundeu

Bandung Raya - Cimahi, Potret Toleransi di Kampung Adat Cireundeu, Kampung Adat Cireundeu,Penghayat Sunda Wiwitan Cireundeu,Masyarakat Akur Sunda Wiwitan,Sunda Wiwitan,Contoh Toleransi Beragama

Mengintip Sentra Kue Lebaran di Cimahi

Cimahi Sabtu, 17 April 2021 | 15:04 WIB

Sajian kue kering menjadi kuliner yang wajib ada saat bulan Ramadan. Kehadiran kue kering makin dibutuhkan apalagi saat...

Bandung Raya - Cimahi, Mengintip Sentra Kue Lebaran di Cimahi, Sentra kue kering Cimahi,Sentra Kue Kering bandung,kue kering Lebaran,kue kering  Cimahi,kue kering Bandung,Kue Nastar,Kue Putri Salju

Ada Larangan Mudik, Perantau Cimahi Tetap Pulang Kampung

Cimahi Jumat, 16 April 2021 | 17:09 WIB

Ada Larangan Mudik, Perantau Cimahi Tetap Pulang Kampung

Bandung Raya - Cimahi, Ada Larangan Mudik, Perantau Cimahi Tetap Pulang Kampung, Cimahi,pemudik Cimahi,tiket bus Cimahi,larangan mudik Cimahi

Ajay Priatna Terima Suap Rp1,6 Miliar Secara Bertahap

Cimahi Rabu, 14 April 2021 | 19:19 WIB

Wali Kota Cimahi nonaktif itu menjalani sidang perdananya karena menerima gratifikasi yang berkaitan dengan izin pengemb...

Bandung Raya - Cimahi, Ajay Priatna Terima Suap Rp1,6 Miliar Secara Bertahap, Korupsi Ajay Priatna,Suap Wali Kota Cimahi,Korupsi Wali Kota Cimahi,Ajay Priatna ditangkap KPK,Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi,Korupsi RS Kasih Bunda,kpk

Pemkot Cimahi Sediakan Ruang Isolasi Khusus untuk Pemudik Bandel

Cimahi Rabu, 14 April 2021 | 17:59 WIB

Hal itu sebagai upaya pencegahan Covid-19 dan tindak lanjut dari aturan larangan mudik dari pemerintah pusat.

Bandung Raya - Cimahi, Pemkot Cimahi Sediakan Ruang Isolasi Khusus untuk Pemudik Bandel, Pemudik Bandel,Polisi Siap Halau Pemudik Bandel,Pemkot Cimahi,Ruang Isolasi Khusus,Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana

Polisi Siap Halau Pemudik Bandel

Cimahi Rabu, 14 April 2021 | 16:25 WIB

Larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat dipastikan tak akan mulus dalam pelaksanaannya.

Bandung Raya - Cimahi, Polisi Siap Halau Pemudik Bandel, Pemudik Bandel,Larangan Mudik,Polda Jawa Barat,Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri,Polisi Siap Halau Pemudik Bandel

Ajay Priatna Terima Rp1.6 Miliar untuk Muluskan Izin RS Kasih Bunda

Cimahi Rabu, 14 April 2021 | 13:23 WIB

Ajay hadir menggunakan batik lengan pendek berwarna merah dibalut rompi tahanan KPK.

Bandung Raya - Cimahi, Ajay Priatna Terima Rp1.6 Miliar untuk Muluskan Izin RS Kasih Bunda, Korupsi Ajay Priatna,Korupsi Wali Kota Cimahi,Korupsi RS Kasih Bunda,Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi,Ajay

Nasib Buruh Cimahi, Belum Terima THR dan Perusahaan Gulung Tikar

Cimahi Selasa, 13 April 2021 | 16:07 WIB

Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah nasib 150 buruh PT Kurnia Asta Surya yang terletak di Jalan Cibaligo, Kota Cimahi...

Bandung Raya - Cimahi, Nasib Buruh Cimahi, Belum Terima THR dan Perusahaan Gulung Tikar, 150 buruh PT Kurnia Asta Surya,Belum Terima THR,Perusahaan Gulung Tikar,Tunjangan Hari Raya (THR)

artikel terkait

dewanpers