web analytics
  

Menengok Tanaman Hias Langka di Galery Flora Dusun Bambu

Rabu, 17 Februari 2021 19:56 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Menengok Tanaman Hias Langka di Galery Flora Dusun Bambu, Galery Flora,Dusun Bambu,Tanaman Hias,Janda Bolong

Tanaman hias langka di Galery Flora Dusun Bambu. (Ayobandung.com/Tri Junari)

CISARUA, AYOBANDUNG.COM -- Tren berkebun disaat pembatasan aktifitas selama pandemi Covid-19 meningkatkan pamor tanaman hias langka sejenis Monstera, Aglonema, Variegata, dan Antorium. 

Melihat peluang bisnis menjanjikan dan memiliki nilai jual tinggi, objek wisata Dusun Bambu di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat membuka Galery Flora berisi koleksi berbagai jenis tanaman hias langka untuk menarik minat wisatawan. 

General Manager, Dusun Bambu Endy Tjahyadi menerangkan, selain wahana yang sudah ada objek wisata yang berada di Kawasan Bandung Utara ini mulai membuka Galery Flora awal Desember 2020. Pengunjung bisa melihat keindahan berbagai jenis tanaman hias langka bernilai belasan sampai ratusan juta.

"Kurang lebih ada 2.500 jenis tanaman hias, yang paling langka itu jenis Monstera Obliqua berasal dari Peru. Di pasaran tanaman hias harganya Rp700 jutaan," ungkap Endy di Galery Flora Dusun Bambu, Rabu (17/2/2021). 

Harganya memang fantastis, ditengah lonjakan harga tanaman hias Monstera Obliqua yang tenar di Indonesia dengan sebutan Janda Bolong memang salah satu tanaman langka di dunia. Bahkan kini tanaman ini sulit ditemukan di habitat asalnya Amerika Selatan. 

Monstera Obliqua seharga nyaris 1 miliar milik Dusun Bambu ini tingginya sekitar 70 centimeter, memiliki 9 daun berukuran relatif kecil dan berlubang besar. 

Tanaman sultan ini disimpan dalam lemari kaca, pengelola juga tetap menjaga suhu ruangan dan media tanam untuk menunjang pertumbuhannya.

"Memang keunggulan Monstera ini dari lubang daunnya, jika semakin besar maka harganya semakin mahal," sebut Endy. 

Galery Flora ini, lanjut Endy, sengaja dibangun untuk menarik minat wisatawan dan melihat tingginya antusias masyarakat pada tanaman hias

Didalam bangunan 2 lantai seluas 800 meter persegi itu terdapat ribuan jenis koleksi tanaman hias sultan, pengunjung bisa sekedar melihat dan mengenal atau jika berminat bisa berbelanja koleksi Galery Flora.

"Harganya vareatif tergantung langka atau tidaknya, ada yang harga Rp50ribu sampai hampir Rp1 miliar," katanya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kasus Covid-19 Masih Menanjak, KBB Belum Simulasi PTM SMP

Ngamprah Senin, 14 Juni 2021 | 19:31 WIB

Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak mau buru-buru menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) bagi Sekolah Menengah P...

Bandung Raya - Ngamprah, Kasus Covid-19 Masih Menanjak, KBB Belum Simulasi PTM SMP, PTM SMP,PTM di KBB,PTM di Bandung Barat,Pembelajaran Tatap Muka (PTM),Dinas Pendidikan KBB

22 Buruh Kena PHK Sepihak, Pemda KBB Diminta Tindak Tegas Perusahaan

Ngamprah Senin, 14 Juni 2021 | 15:55 WIB

Pemda KBB diminta menindak tegas PT Jin Myoung karena telah melakukan PHK sepihak kepada 22 orang karyawannya.

Bandung Raya - Ngamprah, 22 Buruh Kena PHK Sepihak, Pemda KBB Diminta Tindak Tegas Perusahaan, PHK sepihak,aksi demonstrasi buruh,PHK tanpa alasan,perusahaan nakal di KBB,Pemkab Bandung Barat,PHK Buruh,pelanggaran PHK Sepihak

Klaster IKEA KBB Bertambah, 16 Orang Positif Covid-19

Ngamprah Senin, 14 Juni 2021 | 13:14 WIB

Klaster penyebaran Covid-19 dari toko modern IKEA di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali bertam...

Bandung Raya - Ngamprah, Klaster IKEA KBB Bertambah, 16 Orang Positif Covid-19, IKEA Bandung,Covid-19 IKEA,Covid-19 Kota Bandung,COVID-19,Klaster IKEA KBB

Jalan Lingkar KBB Digadang-gadang Jadi Konektivitas Antar Wilayah

Ngamprah Senin, 14 Juni 2021 | 11:27 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menargetkan 113 ruas jalan raya saling terhubung satu sama lain...

Bandung Raya - Ngamprah, Jalan Lingkar KBB Digadang-gadang Jadi Konektivitas Antar Wilayah, Jalan Lingkar KBB,solusi konektivitas antar wilayah,anggaran jalan rusak KBB,mobilitas warga KBB,Konektivitas Antar Wilayah di KBB

Stasiun Kereta Cepat di Padalarang Bakal Picu Kemacetan, Ini Kata KCIC

Ngamprah Senin, 14 Juni 2021 | 11:24 WIB

Kehadiran Stasiun Hub Kereta Cepat Jakarta-Bandung di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dinilai bakal ma...

Bandung Raya - Ngamprah, Stasiun Kereta Cepat di Padalarang Bakal Picu Kemacetan, Ini Kata KCIC, Kereta Cepat Jakarta-Bandung,Kereta Cepat Indonesia China (KCIC),Stasiun kereta Cepat Padalarang,lalu lintas Padalarang,Stasiun Padalarang

Zona Merah, Wisata Bandung Barat Tetap Ramai Pengunjung

Ngamprah Sabtu, 12 Juni 2021 | 14:31 WIB

Animo masyarakat menghabiskan libur akhir pekan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap tinggi, meski daerah ini berstatu...

Bandung Raya - Ngamprah, Zona Merah, Wisata Bandung Barat Tetap Ramai Pengunjung, Wisata Lembang,wisata bandung barat,Kabupaten Bandung Barat Zona Merah

Maling Beraksi di Parongpong, Motor dan Warung jadi Sasaran

Ngamprah Jumat, 11 Juni 2021 | 19:47 WIB

Tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Jalan Raya Cihanjuang, Kampung Tutugan RT 03 RW 05,...

Bandung Raya - Ngamprah, Maling Beraksi di Parongpong, Motor dan Warung jadi Sasaran, Maling di Parongpong,pencurian dengan kekerasan (curas),Kasus Curas KBB,Kasus Curas Bandung Barat,Polres Cimahi

KPK Perpanjang Masa Tahanan Bupati Bandung Barat Nonaktif Aa Umbara Su...

Ngamprah Jumat, 11 Juni 2021 | 17:50 WIB

Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK) kembali memperpanjang masa penahanan tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Perpanjang Masa Tahanan Bupati Bandung Barat Nonaktif Aa Umbara Sutisna, Bupati Bandung Barat Nonaktif Aa Umbara Sutisna,Masa Tahanan Bupati Bandung Barat Nonaktif,KPK Tahan Aa Umbara,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Korupsi Pengadaan Covid-19,Korupsi KBB,korupsi bandung barat

artikel terkait

dewanpers