web analytics
  

Politikus Anti-Islam Sebut Erdogan Teroris

Rabu, 17 Februari 2021 11:38 WIB
Umum - Internasional, Politikus Anti-Islam Sebut Erdogan Teroris, Geert Wilders,Politikus anti-islam Belanda Geert Wilders,Turki,Belanda,Overdosis Kafein,Recep Tayyip Erdogan,Islam

Politikus sayap kanan Belanda, Geert Wilders. (Wikimmedia Commons (CC)/Rijksoverheid/Phil Nijhuis)

ANKARA, AYOBANDUNG.COM — Sepanjang kariernya sebagai politikus sayap kanan Belanda, Geert Wilders, memang kerap menimbulkan polah kontroversial, terutama terhadap Islam.

Teranyar, Kejaksaan Turki sedang melakukan penyelidikan atas pernyataan Wilders. Penyelidikan ini dilakukan setelah Wilders menyebut Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai teroris.

Kejaksaan umum Ankara mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penyelidikan telah dibuka atas sebuah unggahan di Twitter termasuk foto yang dilampirkan. Unggahan tersebut menyerang Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Wilders membuat komentar di Twitter pada Senin (15/2/2021) dan mendesak Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, untuk mengusir Duta Besar Turki untuk Belanda. Dia juga menyerukan agar Turki dikeluarkan dari NATO.

Wilders adalah pemimpin Partai Kebebasan di Belanda dan menjadi salah satu politisi sayap kanan paling terkemuka di Eropa karena komentar kontroversialnya. Meskipun dia belum pernah menjabat di pemerintahan.

"Fasis yang menyerang Presiden kita akan menjadi Nazi terkutuk jika dia hidup selama Perang Dunia Kedua.  Jika dia tinggal di Timur Tengah sekarang, dia akan menjadi pembunuh," kata Juru Bicara Partai AK Erdogan, Omer Celik di Twitter dilansir dari Al Jazeera, Selasa (16/2/2021).

Wilders dibebaskan dalam persidangan ujaran kebencian pada  2011 atas pernyataan yang menyamakan Islam dengan Nazisme dan menyerukan pelarangan Alquran. Pada September 2020, dia dibebaskan oleh pengadilan banding atas diskriminasi, meskipun pengadilan itu menjatuhi hukuman kepadanya karena dengan sengaja menghina orang Maroko.

Erdogan tahun lalu mengajukan tuntutan pidana terpisah di Turki terhadap Wilders atas gambar kartun dirinya yang bertuliskan teroris dan gambar terpisah dari kapal yang tenggelam dengan bendera Turki.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Hong Kong

Internasional Rabu, 14 April 2021 | 12:25 WIB

Hong Kong Airlines telah menghentikan semua pengiriman ponsel Vivo. Tindakan itu diambil setelah satu kiriman maskapai y...

Umum - Internasional, Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Hong Kong, Vivo,Ponsel Vivo meledak,HP Vivo meledak,HP Vivo meledak di Hong Kong,HP Vivo Hong Kong,HP Vivo terbakar

Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:52 WIB

Untuk pertama kalinya pejabat tinggi Cina mengakui rendahnya keampuhan vaksin corona buatan dalam negeri.

Umum - Internasional, Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri, vaksin Cina,Efikasi vaksin Covid-19,Gao Fu,sinovac,Sinopharm,CanSino,vaksin Covid-19 Cina kurang ampuh,pejabat Cina vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19

Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:36 WIB

Pemuda itu mengakui, sebelum berada di Brunei, persepsinya mengenai Islam adalah buruk, terutama terkait teroris ISIS.

Umum - Internasional, Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam, Kisah Pemuda Ateis Masuk Islam,Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam,Pemuda ateis terbuka soal Islam, Mualaf,pengalaman spiritual,tujuan hidup,masuk Islam,orang Jepang yang masuk Islam,Muslim di Jepang

Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:40 WIB

Grafiti itu bertuliskan kata-kata hinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad.

Umum - Internasional, Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis, Tulisan Anti-Muslim,Menteri Prancis,Nabi Muhammad SAW,hinaan terhadap Islam,Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin,Islam-fobia

India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:16 WIB

Pada Senin (12 April 2021) India telah mengonfirmasi rekor kasus baru Covid-19 dengan hampir 169 ribu kasus dalam sehari...

Umum - Internasional, India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?, Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19,negara paling terdampak Covid-19,India,Brasil,Pandemi Covid-19,COVID-19

Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?

Internasional Senin, 12 April 2021 | 15:35 WIB

Antony Blinken menilai kegagalan Cina bertanggung jawab atas pandemi Covid-19 yang lebih buruk daripada yang seharusnya.

Umum - Internasional, Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?, Cina,Pandemi Covid-19,Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken,Amerika Serikat,Asal-usul Virus Corona

Tidak Ada Upacara Kenegaraan untuk Pangeran Philip, Ini Alasannya

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 07:42 WIB

Mendiang suami Ratu Inggris Elizabeth, Pangeran Philip, tidak akan dimakamkan dengan upacara kenegaraan karena pembatasa...

Umum - Internasional, Tidak Ada Upacara Kenegaraan untuk Pangeran Philip, Ini Alasannya, Pangeran Philip,Pangeran Philip meninggal,Ratu Inggris Elizabeth,Ratu Elizabeth II,Upacara Kenegaraan,Upacara Pemakaman Pangeran Philip,Kerajaan Inggris

Ini Profil Pangeran Philip, Suami Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Internasional Sabtu, 10 April 2021 | 06:32 WIB

Kabar duka datang dari Istana Buckingham Inggris, Pangeran Philip yang merupakan suami Ratu Elizabeth II meninggal dunia...

Umum - Internasional, Ini Profil Pangeran Philip, Suami Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Pangeran Philip meninggal,Profil Pangeran Philip,Biodata Pangeran Philip,Ratu Elizabeth II

artikel terkait

dewanpers