web analytics

15 Februari: Lahirnya Ilmuwan 'Bidah' Penentang Dogma Gereja

clockSenin, 15 Februari 2021 15:13 WIB userAris Abdulsalam
Umum - Pendidikan, 15 Februari: Lahirnya Ilmuwan 'Bidah' Penentang Dogma Gereja, Sejarah Hari Ini,15 Februari,Galileo Galilei,ilmuwan,Gereja,Teori Copernicus,Bidah,Dogma

Ilustrasi Galileo Galilei dan teleskop buatannya. (Pixabay/DarkmoonArt_de)

SEJARAH HARI INI, AYOBANDUNG.COM — Dia adalah astronom, fisikawan, dan filsuf Italia, yang sangat berpengaruh. Sayang, sepanjang hidupnya tidak mendapatkan pengakuan yang laik.

Galileo Galilei, lahir pada tanggal 15 Februari 1564 di dekat Pisa, putra dari seorang musisi. Dia mulai belajar kedokteran di Universitas Pisa, tetapi mengubah ketertarikannya ke dunia filsafat dan matematika. 

Pada 1589, dia menjadi guru besar matematika di Pisa. Lalu, pada tahun 1592, dia pindah menjadi guru besar matematika di Universitas Padua, posisi yang dia pegang hingga tahun 1610. Selama itu, dia mengerjakan berbagai eksperimen, termasuk kecepatan jatuhnya benda-benda yang berbeda, mekanika, dan pendulum.

Walau jalan hidupnya sebetulnya sudah istimewa, cerita paling memukau nan abadi dari Galileo justru baru dimulai pada 1609. Saat itu, Galileo mendengar tentang penemuan teleskop di Belanda. Tanpa melihat contoh, dia lantas membuat versi yang lebih unggul dan membuat banyak penemuan astronomi. 

Penemuannya termasuk pegunungan dan lembah di permukaan Bulan; adanya bintik di Matahari; empat bulan terbesar di planet Jupiter; dan fase planet Venus. 

Karyanya tentang astronomi sampai-sampai membawa dirinya ke puncak kemasyhuran. Dia pun diangkat menjadi matematikawan pengadilan di Florence.

Akan tetapi, setelah berada di puncak popularitas itu, jalan hidup Galileo mulai menyusuri terjal. Ia seakan berjalan di samping jurang, dengan pedang-pedang suci siap mengancam di sekitarnya.

Pada 1614, Galileo dituduh bidah oleh pihak Gereja, karena mendukung teori (Nicolaus) Copernicus yang menyebutkan bahwa Matahari adalah pusat Tata Surya. Pemahaman ini amat revolusioner kala itu, sebab kebanyakan orang (termasuk otoritas Gereja sebagai pengontrol ilmu pengetahuan) masih percaya bahwa Bumi-lah yang berada di posisi sentral ini. 

Jadi, pada 1616, dia dilarang oleh gereja untuk mengajar. Ia dikhawatirkan akan semakin menyebarluaskan dukungan terhadap teori tersebut.

Galileo kembali dikutuk atas tuduhan bidah, pada 1632, setelah bukunya Dialogue Concerning the Two Chief World Systems diterbitkan. Tulisannya ini menguraikan argumen yang mendukung dan menentang teori Copernicus, dalam bentuk diskusi antara dua orang. 

Galileo dipanggil untuk menghadap Inkuisisi (pengadilan terhadap bidah oleh Gereja Katolik) di Roma. Dia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Hukuman ini kemudian dikurangi menjadi tahanan rumah permanen di vilanya di Arcetri, selatan Florence. Dia juga dipaksa untuk secara terbuka menarik dukungannya terhadap teori Copernicus.

Meskipun dia kemudian menjadi buta, setelah berkali-kali disidang kasus bidah, dia terus menulis. Pada 1638, karyanya Discourses Concerning Two New Sciences diterbitkan dengan ide-ide Galileo tentang hukum gerak dan prinsip-prinsip mekanika. 

Galileo pada akhirnya meninggal di Arcetri pada 8 Januari 1642. Dia tutup usia pada 77 tahun, setelah menderita jantung berdebar-debar dan demam.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Pro Kontra Mahasiswa Selama PJJ, Kuliah Online Ada Manfaatnya?

Pendidikan Jumat, 23 Juli 2021 | 22:30 WIB

Semenjak pandemi datang, PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) sudah merupakan suatu kegiatan belajar rutin yang dijalani oleh m...

Umum - Pendidikan, Pro Kontra Mahasiswa Selama PJJ, Kuliah Online Ada Manfaatnya?, PJJ,Kuliah Online,Pembelajaran Jarak Jauh,mahasiswa,Mahasiswi,UIN Sunan Gunung Djati Bandung

8 Aplikasi Belajar Online Gratis Rekomendasi Kemendikbud

Pendidikan Rabu, 21 Juli 2021 | 11:32 WIB

Agar membantu memperdalam materi, ada beberapa aplikasi belajar online yang bisa dimanfaatkan siswa. Bahkan pemerintah m...

Umum - Pendidikan, 8 Aplikasi Belajar Online Gratis Rekomendasi Kemendikbud, aplikasi belajar online gratis,aplikasi belajar online Kemendikbud,aplikasi belajar online,Belajar Online

Etnosentris, Kebiasaan Yang Membuat Dirimu Menjadi Rasis

Pendidikan Rabu, 21 Juli 2021 | 09:56 WIB

Etnosentris merupakan tindakan yang menilai budaya lain dengan standar budaya sendiri. Secara sepintas, etnosentris adal...

Umum - Pendidikan, Etnosentris, Kebiasaan Yang Membuat Dirimu Menjadi Rasis, Etnosentris,Rasis

Sejarah Di Padang Arafah Dan Hikmahnya Bagi Umat Muslim

Pendidikan Senin, 19 Juli 2021 | 14:39 WIB

Tanggal 9 Dzulhijjah adalah hari yang istimewa bagi umat islam di seluruh dunia. Pada hari ini, umat muslim yang sedang...

Umum - Pendidikan, Sejarah Di Padang Arafah Dan Hikmahnya Bagi Umat Muslim, padang arafah,Wukuf,Haji,idul adha,Puasa Arafah

Mengenal Hak-hak Anak, Jarang Diketahui Orang Tua di Indonesia

Pendidikan Jumat, 16 Juli 2021 | 22:00 WIB

Sebagai generasi penerus bangsa, tentunya hak-hak dan kewajiban anak perlu dipenuhi.

Umum - Pendidikan, Mengenal Hak-hak Anak, Jarang Diketahui Orang Tua di Indonesia, Hak-hak Anak,Hukum,orang tua,Undang-Undang,Konvensi Hak anak PBB Tahun 1989,Anak-Anak

Mengenal Diskriminasi, Hal Yang Sering Terjadi di Indonesia

Pendidikan Kamis, 15 Juli 2021 | 13:03 WIB

Diskriminasi adalah segala bentuk aktivitas yang dilakukan secara sengaja dengan maksud menggolongkan orang-orang berdas...

Umum - Pendidikan, Mengenal Diskriminasi, Hal Yang Sering Terjadi di Indonesia, Diskriminasi,agama,Kegiatan Sosial

Mana Yang Lebih Baik, Zoom atau Google Meet ?

Pendidikan Rabu, 14 Juli 2021 | 11:15 WIB

Banyak pertanyaan mengenai aplikasi meeting virtual, lebih baik Zoom atau Google Meet ? Berikut adalah beberapa perbedaa...

Umum - Pendidikan, Mana Yang Lebih Baik, Zoom atau Google Meet ?, Zoom,Google Meet,meeting virtual,virtual meeting

Tingkatkan Produktivitas di Rumah Dengan Aplikasi Digital Berikut Ini

Pendidikan Rabu, 14 Juli 2021 | 11:00 WIB

Banyak aplikasi yang dikembangkan untuk membantu manusia agar dapat tetap produktif meski sedang isolasi mandiri atau me...

Umum - Pendidikan, Tingkatkan Produktivitas di Rumah Dengan Aplikasi Digital Berikut Ini, Aplikasi Digital,video conference,PPKM Darurat,produktivitas

artikel terkait

dewanpers
arrow-up