web analytics
  

123 Rumah Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Nyalindung Sukabumi

Senin, 15 Februari 2021 05:29 WIB
Umum - Regional, 123 Rumah Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Nyalindung Sukabumi, Pergerakan Tanah,Pergerakan tanah di Sukabumi,likuifaksi,Bencana Sukabumi

Ilustrasi--Pergerakan Tanah. SDN Babakan Jeruk Tasikmalaya ambruk akibat pergeseran tanah. (dok. Tagana Tasikmalaya)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Jumlah rumah yang terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi bertambah. Hingga Ahad (14/2) jumlah warga terdampak pergerakan tanah Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi mencapai 123 unit rumah.

''Jumlah keseluruhan rumah terdampak bencana sebanyak 123 rumah yang dihuni sebanyak 139 kepala keluarga (KK) atau 432 jiwa,'' ujar Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Anita Larasati, Ahad (14/2).

Rinciannya rumah yang terdampak sebanyak 20 rumah yang ditempati sebanyak 21 KK atau 50 jiwa. Selain itu rumah yang terancam sebanyak 103 rumah yang ditempati 118 KK atau 382 jiwa. Sementara total warga yang mengungsi sebanyak 56 KK atau 168 jiwa.

Para pengungsi ditempatkan di lokasi sekolah dasar (SD) sebanyak 19 KK atau 64 jiwa. Sedangkan pengungsi di saudara atau kerabat sebanyak 37 KK atau 104 jiwa.

Hingga kini kata Anita, petugas BPBD masih berada di lokasi bencana untuk memantau pergerakan tanah. Selain itu untuk memastikan pasokan logistik untuk para warga yang terdampak bencana.

Di sisi lain, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melepas keberangkatan sukarelawan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi untuk penyerahan bantuan sosial kepada korban bencana di Nyalindung, Kabupaten Sukabumi di Balaikota Sukabumi, Sabtu (13/2). Hal ini sebagai bentuk kepedulian PGRI Kota Sukabumi kepada warga di daerah lain yang terdampak bencana.

''Kami menerima PGRI dalam kerangka memberikan bantuan kepada warga terdampak musibah ke beberapa titik baik Kabupaten Sukabumi dan daerah lainnya,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Ketua PGRI Kota Sukabumi Saepurohman Udung mengatakan, bantuan dari PGRI ini berupa sembako seperti beras dan mi instan. ''Kami secara bertahap memberikan bantuan untuk korban bencana di Nyalindung,'' imbuh dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:53 WIB

Niat untuk menjadi pribadi yang baik, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix) tak malu untuk belajar memperbaiki diri.

Umum - Regional, Cerita Mantan Napi di Tasikmalaya Belajar Baca Alquran, Mantan Narapidana Tasikmalaya (Manasix),Belajar Baca Alquran,Napi Belajar Baca Alquran,Napi Tasik

Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:47 WIB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, kebingungan jenis sanksi kepada perusahaan yang t...

Umum - Regional, Disnakertrans Cianjur Bingung Beri Sanksi Perusahaan Tak Bayar THR, Disnakertrans Cianjur,THR Cianjur,Bayar THR,Sanksi Telat Bayar THR

47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19

Regional Selasa, 20 April 2021 | 20:09 WIB

Kasus Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tasikmalaya terus dipantau pihak Dinas Kesehatan Kota Tasikmal...

Umum - Regional, 47 Napi Lapas Tasik Masih Positif Covid-19, Napi Lapas Tasik,Napi Positif Covid-19,Lapas Tasikmalaya

Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik

Regional Selasa, 20 April 2021 | 18:37 WIB

Diharapkan masyarakat bisa mengurangi mobilitas serta tetap mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan bersama.

Umum - Regional, Satgas Cianjur Khawatir Peningkatan Covid-19 Saat Mudik, Peningkatan Covid-19 Saat Mudik,Larangan Mudik 2021,Kabupaten Cianjur,Kasus Covid-19,Ramadan,Lebaran,Idulfitri

Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun

Regional Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB

Wirjawan Hardjamulia kembali mendapatkan vaksinasi dosis kedua di Rumah Sakit (RS) Vania Kota Bogor, Selasa 20 April 202...

Umum - Regional, Kapten Amerika Suntik Kakek Berumur 104 Tahun, Kapten Amerika,Wirjawan Hardjamulia,Rumah Sakit (RS) Vania,Kota Bogor,Vaksin Covid-19

Akses Perpustakaan Dibatasi Akibat Pandemi, Minat Baca Warga Jabar Tur...

Regional Selasa, 20 April 2021 | 15:50 WIB

Sejak pandemi merebak di Indonesia di 2020, minat baca warga Jabar ada di angka 61,49%. Padahal di 2016, minat baca bera...

Umum - Regional, Akses Perpustakaan Dibatasi Akibat Pandemi, Minat Baca Warga Jabar Turun Drastis, Minat Baca Warga Jabar Turun,Minat Baca Warga Jawa Barat,budaya baca di masyarakat,Penurunan angka minat baca warga,Persentase minat baca di Jabar,Persentase minat baca,akses sarana dan prasarana baca,durasi rata-rata dalam membaca

Ngotot Gelar Takbir Keliling, Siap-siap Kena Tilang!

Regional Selasa, 20 April 2021 | 15:29 WIB

Penilangan itu diterapkan supaya masyarakat bisa lebih paham akan situasi pandemi yang masih berlangsung.

Umum - Regional, Ngotot Gelar Takbir Keliling, Siap-siap Kena Tilang!, larangan takbir keliling,Hukuman kedapatan menggelar takbir keliling,Tilang menggelar takbir keliling,mencegah penyebaran virus Covid-19,Polda Jabar,Tilang Gelar Takbir Keliling

PTM Digelar Juli, Vaksinasi Kalangan Pendidik di Jabar Capai 65%

Regional Selasa, 20 April 2021 | 15:08 WIB

Vaksinasi di kalangan pendidik dilakukan sebagai bentuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan digelar pada J...

Umum - Regional, PTM Digelar Juli, Vaksinasi Kalangan Pendidik di Jabar Capai 65%, vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik,Vaksinasi Covid-19,Vaksinasi Kalangan Pendidik,Vaksinasi Kalangan Pendidik di Jabar,Pembelajaran Tatap Muka (PTM),vaksin Covid-19 bagi guru,Pembelajaran Tatap Muka,pemberian vaksin Covid-19

artikel terkait

dewanpers