web analytics
  

60 Napi Lapas Sukamiskin Positif Covid-19

Minggu, 14 Februari 2021 19:58 WIB
Bandung Raya - Bandung, 60 Napi Lapas Sukamiskin Positif Covid-19, Lapas Sukamiskin,Napi Positif Covid-19

Lapas Sukamiskin. (Aypbandung.com/Fichri Hakiim)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti mengatakan sebanyak 60 orang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya, 51 narapidana terkonfirmasi positif setelah dilakukan tes usap (swab test) terhadap 460 warga binaan dan petugas lapas pada pekan lalu.

"Total dari kemarin sampai sekarang yang konfirm (terkonfirmasi positif Covid-19), narapidana ada 60 orang," kata Rika, Minggu (14/2/2021).

Namun, lanjut Rika, pada Minggu (14/2), terdapat dua narapidana yang sudah dinyatakan negatif Covid-19. "Dua orang sudah dinyatakan negatif Covid, dan sudah dikembalikan dari rumah sakit, jadi sekarang sisa yang terkonfirmasi warga binaan itu ada 58," terang Rika.

Adapun dari 58 narapidana tersebut, dua diantaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara 56 narapidana lainnya menjalani isolasi mandiri di blok khusus di Lapas Sukamiskin dengan pengawasan tim medis dari Lapas Sukamiskin, Kanwil Kemkumham dan Dinas Kesehatan Jabar. 

Rika mengatakan, Lapas Sukamiskin maupun lapas dan rutan lainnya telah berupaya menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona secara ketat. Sejak Maret 2020, Ditjenpas telah menutup kunjungan dan menggantinya dengan kunjungan daring melalui video call. 

Ditjenpas terus meningkatkan protokol kesehatan serta menyemprot disinfektan. Selain itu, Ditjenpas juga terus menjalankan program asimilasi dan integrasi napi sesuai Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 yang dilanjutkan dengan Permenkumham Nomor 32/2020.

Namun, penyebaran virus corona di lingkungan rutan dan lapas tidak bisa dielakkan. "Penanganan rutan dan lapas memang perlu penanganan khusus, walaupun sudah kami jaga ketat seperti itu tidak bisa kami hindari, misalkan petugas yang mobile yang bolak balik rutan ataupun ada aparat penegak hukum lain yang harus bolak balik rutan," kata Rika. 

"Kami harus siap apabila virus masuk ke lingkungan rutan. Yang lebih penting, bagaimana penyembuhan penanganan apabila ada petugas dan warga binaan yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya menambahkan.

Saat ini, ungkap Rika, ada sekitar 3600 lebih warga binaan yang sembuh setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Ini bukti bahwa Ditjenpas bekerja sama dengan dinkes dan gugus tugas di wilayah masing-masing untuk melakukan tindakan cepat dan tepat," ujar Rika.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:44 WIB

Ketua Umum Sundawani Wirabuana, Robby Maulana Zulkarnaen, mengimbau kepada masyarakat Sunda di Indonesia untuk beradapta...

Bandung Raya - Bandung, Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu, Sunda Nusantara,Romantisme Masa Lalu,Sundawani Wirabuana,Orang Sunda,masyarakat Sunda

Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:35 WIB

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagin), Elly Wasliah memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung mal k...

Bandung Raya - Bandung, Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes, Kings Shopping Center,Pengunjung Memadati Kings,Kings Ramai Pengunjung

Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 16:39 WIB

Menurut Robby, kasus fenomena Sunda Nusantara kurang-lebih memiliki persamaan dengan Sunda Empire yang sempat menggegerk...

Bandung Raya - Bandung, Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara,plat nomor Kekaisaran Sunda,STNK kekaisaran Sunda,SIM kekaisaran Sunda,kekaisaran sunda nusantara,Sunda Empire

Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteu...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 14:51 WIB

Di antara kendaraan dengan pelat nomor selain D yang lolos pemeriksaan, kendaraan dengan pelat nomor B adalah yang palin...

Bandung Raya - Bandung, Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteur, pos penyekatan Pasteur,pos penyekatan Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Bandung,pemudik masuk Bandung,Bandung

Bandung Tanginas: Rumah Amal Salman Beri Bingkisan Bumil Cantik 

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 13:35 WIB

Kota Bandung terus berupaya menurunkan angka stunting dengan program Bandung Tanginas (Tanggap Stunting dengan Pangan Am...

Bandung Raya - Bandung, Bandung Tanginas: Rumah Amal Salman Beri Bingkisan Bumil Cantik , Bandung Tanginas,Rumah Amal Salman,Bingkisan Bumil Cantik,Kota Bandung

Pemerintah Tegas Larang Mudik di Wilayah Aglomerasi, Oded: Saya Dukung

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 13:24 WIB

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dengan tegas melarang aktivitas mudik lokal di wilayah aglomerasi pada Hari Ra...

Bandung Raya - Bandung, Pemerintah Tegas Larang Mudik di Wilayah Aglomerasi, Oded: Saya Dukung, Wali Kota Bandung Oded M. Danial,aglomerasi Bandung Raya,larangan mudik lokal Bandung Raya,larangan mudik aglomerasi Bandung Raya,Larangan Mudik Lebaran 2021,Bandung,mudik lokal,mudik lokal Bandung Raya

Covid-19 di Antapani Melonjak, 105 Orang Masih dalam Perawatan

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 12:59 WIB

Covid-19 di Kecamatan Antapani kembali melonjak pada, Kamis, 6 Mei 2021. Merujuk situs covid19.bandung.go.id, diakses Ju...

Bandung Raya - Bandung, Covid-19 di Antapani Melonjak, 105 Orang Masih dalam Perawatan, Kasus Covid-19 Antapani,Covid-19 Antapani,Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,tren positif Covid-19 Kota Bandung,kecamatan terbanyak kasus Covid-19 Bandung,Kecamatan kasus Covid-19 terbanyak Bandung

Dalam Hitungan Jam, Petugas Penyekatan Putar Balik 610 Kendaran

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 12:17 WIB

Jumlah tersebut tercatat di hari pertama pelaksanaan penyekatan lewat 8 titik cek poin di Kota Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Dalam Hitungan Jam, Petugas Penyekatan Putar Balik 610 Kendaran, Petugas Penyekatan,Kendaraan putar balik,Larangan Mudik,Kota Bandung

artikel terkait

dewanpers