web analytics

Gema Petani Jabar Ingin Milenial Bergerak Bangun Pertanian

clockMinggu, 14 Februari 2021 08:38 WIB userAnanda Muhammad Firdaus
Umum - Regional, Gema Petani Jabar Ingin Milenial Bergerak Bangun Pertanian, Gema Petani Jawa Barat,gema petani,Petani,pertanian,Reforma Agraria,Kedaulatan Pangan,Milenial,Generasi Muda

Deklrasi Gema Petani Jabar di Sumedang. (dok Gema Petani Jabar)

SUMEDANG, AYOBANDUNG.COM -- Gerakan Mahasiswa Jawa Barat (Gema Petani Jabar) berharap generasi muda atau milenial menjadi penerus tonggak pertanian Indonesia. Pasalnya, sebagai negara yang gandrung dengan kekayaan alam, sektor pertanian masih kekurangan sumber daya manusia (SDM).

"Profesi petani sudah mendarah daging dari moyang kita sejak dulu. Sayang, kalau lahan yang luas di berbagai daerah dan pelosok negeri tidak dimanfaatkan dengan baik. Maka kami mengajak generasi muda untuk berkontribusi di dunia pertanian," ujar Ketua Gema Petani Jabar Anas Sodikin, Minggu (14/2/2021).

Anas mengatakan, isu pertanian di Indonesia tak pernah padam. Selain menyoal sejumlah masalah seperti reforma agraria dan kedaulatan pangan, banyak pula potensi lain yang perlu didorong misalnya masalah SDM ini.

Pihaknya pun seiring waktu terus berupaya agar SDM petani terus terlahir dan keberadaannya bisa eksis. Upaya ini salah satunya dilakukan saat pihaknya mendeklrasikan diri menjadi wadah resmi yang bernaung di Jawa Brat.

"Tanggal 9 sampai 11 Februari kemarin bertempat di Saung Bambu Cikeruh, Sumedang, Gema Petani Jabar mendeklrasikan diri. Ini adalah organisasi kemahasiswaan yang bersifat pergerakan, terutama pergerakan terhadap kaum tani dalam perjuangan pembaharuan reforma agraria dan kedaulatan pangan," ujar dia.

Anas mengatakan, selain melangsungkan deklarasi, acara yang berlangsung selama tiga hari itu menggendakan kegiatan pendidikan dan pengenalan dasar organisasi Gema Petani Jabar. Dengan mengusung tema "Regenerasi Petani dan Percepatan Reforma Agraria Sebagai Jalan Mencapai Kedaulatan Pangan di Jawa Barat", dia berharap semua niatan organisasinya bisa terwujud di masa mendatang.

"Mahasiswa sebagai bagian penting dari komponen bangsa menyadari kedaulatan pangan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia sekaligus sebagai upaya untuk menegakkan kedaulatan bangsa Indonesia dalam segala hal. Serta untuk mewujudkan pelaksanaan reforma agraria dalam rangka menegakkan kedaulatan pangan nasional yang memiliki dimensi sosial dan ekonomi kerakyatan," katanya.

"Kita sebagai organisasi pergerakan mahasiswa yang terfokus pada pertanian akan mengawal keberlangsungan reforma agraria dan kedaulatan pangan yang berdasarkan pada ciri dan karakteristik agraris itu dengan melakukan berbagai gerakan secara terorganisir dan terencana dalam menyuarakan, mendorong dan turut serta memperjuangkan perwujudan cita-cita pembangunan bangsa dan negara berciri dan berkarakter agraris tersebut secara terus menerus," imbuh dia.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Beragam Inovasi Dongkrak Produk Petani Cianjur Melalui Cinlok Petai

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 18:25 WIB

Bupati dan Wabup Cianjur me-launching program Cinlok Petai

Umum - Regional, Beragam Inovasi Dongkrak Produk Petani Cianjur Melalui Cinlok Petai, Inovasi,Produk Petani,Cianjur,Cinlok Petai,Petani

Ular Sanca Kembang 3,5 Meter Ditemukan di Sumur Siuk Purwakarta

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 15:56 WIB

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah (DPKPBD) Kabupaten Purwakarta berhasil mengevakuasi...

Umum - Regional, Ular Sanca Kembang 3,5 Meter Ditemukan di Sumur Siuk Purwakarta, Ular Sanca Kembang,Penemuan ular Purwakarta,Purwakarta,DPKPB Purwakarta

3 Anggota DPRD Jabar Dipanggil KPK

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 14:15 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap 3 anggota DPRD Jawa Barat (Jabar). Pemeriksaan dil...

Umum - Regional, 3 Anggota DPRD Jabar Dipanggil KPK, Banprov Indramayu,Suap Banprov Indramayu,Korupsi Pemkab Indramayu,DPRD Jawa Barat,Indramayu,kpk

Kasus Pelecehan Seksual di Kantor, Polisi Bakal Panggil Oknum PNS BPN...

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 11:56 WIB

Kasus dugaan pelecehan seksual seorang pegawai perempuan oleh salah seorang pegawai negeri sipil atau PNS pria di lingku...

Umum - Regional, Kasus Pelecehan Seksual di Kantor, Polisi Bakal Panggil Oknum PNS BPN Kota Tasik, Pelecehan Seksual,pelecehan seksual PNS,Pelecehan seksual PNS BPN Kota tasik,kriminal Tasikmalaya

Update Covid-19 Jabar 29 Juli 2021: Kota Depok Masih Tertinggi

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 11:39 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 590.392 kasus setelah bertambah 8.366 kasus pada Kamis, 29 Juli 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 29 Juli 2021: Kota Depok Masih Tertinggi, Covid-19 Jabar,Update covid-19 Jabar terbaru,update covid-19 jabar hari ini,Update Covid-19 Jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,Data covid-19 jabar

Pemkot Bekasi Cairkan Intensif untuk Nakes Rp5,7 Miliar

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 05:54 WIB

Pemerintah Kota Bekasi akhirnya memenuhi kewajiban pembayaran dana insentif bagi tenaga kesehatan terhitung sejak awal...

Umum - Regional, Pemkot Bekasi Cairkan Intensif untuk Nakes Rp5,7 Miliar, Insentif Nakes,insentif nakes kota bekasi,Pemkot Bekasi,insentif nakes pemkot bekasi

Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 22:00 WIB

HUT RI yang biasa dikenal dengan Agustus-an sudah biasa menjadi berkah tersendiri buat pedagang musiman bendera dan umbu...

Umum - Regional, Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM, Pedagang,Bendera Merah Putih,Umbul-umbul,PPKM,Cianjur,Pandemi Covid-19

Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 21:20 WIB

Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmy Perkasa Has, membagikan sembako kepada ratusan guru ngaji, pada Rabu, 28 Juli 202...

Umum - Regional, Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako, Peduli Guru Ngaji,Jimmy Perkasa Has,Ketua DPC PPP,Sembako,Cianjur

artikel terkait

dewanpers
arrow-up