web analytics
  

Vaksin BioNTech-Pfizer Efektif Melawan Dua Varian Baru Corona

Selasa, 9 Februari 2021 15:04 WIB
Umum - Internasional, Vaksin BioNTech-Pfizer Efektif Melawan Dua Varian Baru Corona, Virus Corona,Varian Baru Virus Corona,WHO,Vaksin,Vaksin BioNTech-Pfizer

Ilustrasi virus corona (Pixabay/Tumisu )

AYOBANDUNG.COM — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (08/02) menyatakan kekhawatiran soal kemanjuran vaksin COVID-19 terhadap varian baru virus corona. Tetapi berdasarkan penelitian terbaru, vaksin BioNTech-Pfizer terbukti efektif melawan dua varian virus corona.

Ulasan yang diterbitkan dalam jurnal Nature Medicine tersebut mendukung hasil penelitian yang telah diselesaikan Pfizer dan University of Texas pada akhir Januari 2021.

Ketika hasil studi itu dirilis, BioNTech dan Pfizer mengatakan tidak dibutuhkan vaksin baru untuk melawan mutasi virus corona yang pertama kali ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Namun demikian, transformasi virus mematikan ini membuat data klinis dan observasi lanjutan sangat diperlukan. Para ahli mengatakan bahwa vaksin yang saat ini digunakan akan tetap efektif melawan kemungkinan varian baru virus di masa depan.

Uni Eropa pesan ratusan juta dosis BioNTech-Pfizer

Komisi Eropa telah menyelesaikan kesepakatan untuk menerima tambahan 300 juta dosis vaksin virus corona buatan BioNTech-Pfizer. Sebelumnya Uni Eropa (UE) telah membuat kesepakatan dengan Pfizer pada November lalu untuk pengadaan 300 juta dosis vaksin dan kemudian penambahan 300 juta dosis pada Januari 2021.

Seorang pejabat Uni Eropa mengatakan kepada Reuters bahwa UE akan menerima 200 juta dosis vaksin pada tahun 2021.

Menkes Jerman percaya kemanjuran vaksin BioNTech-Pfizer

Pada hari Senin (08/02), Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn, menyuarakan keyakinannya terhadap kemanjuran ketiga vaksin (BioNTech-Pfizer dan AstraZeneca) yang telah disetujui Uni Eropa.

Spahn menekankan bahwa tiga vaksin yang disetujui UE menunjukkan kemanjuran yang tinggi terhadap infeksi serius. Pernyataan tersebut diungkapkannya setelah pemerintah Afrika Selatan menangguhkan peluncuran vaksin AstraZeneca.

Keputusan itu diambil Afrika Selatan merujuk pada rendahnya efektivitas vaksin terhadap infeksi ringan dan sedang, yang berasal dari varian B.1351.

Jerman ubah kebijakan untuk menghindari pemborosan

Spahn juga mengumumkan perubahan dalam kebijakan vaksinasi Jerman. Orang-orang seperti petugas kesehatan dan petugas layanan darurat akan diizinkan untuk lebih awal mendapatkan suntikan vaksin, sebagai upaya untuk menghindari pemborosan vaksin yang telah dibuka dan harus digunakan atau dibuang di hari yang sama.

Menkes Spahn mendesak mereka "yang memiliki tanggung jawab politik untuk memberikan contoh yang baik," dengan sabar menunggu giliran. Pernyataan tersebut muncul lantaran ada beberapa individu yang menggunakan posisinya untuk mendapatkan vaksin meski berada dalam kelompok non-risiko.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Singapura dan Australia Kirim Kapal Perang Bantu Cari KRI Nanggala

Internasional Jumat, 23 April 2021 | 19:15 WIB

KRI Nanggalan-402 hilang kontak pada Rabu (21/4) pukul 03.00 pagi saat melakukan latihan penembakan torpedo di sekitar p...

Umum - Internasional, Singapura dan Australia Kirim Kapal Perang Bantu Cari KRI Nanggala, Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak,Kapal Selam Nanggala 402 Bocor,Pencarian KRI Nanggalan-402,Kapal Perang,KRI Nanggala-402,TNI Al,KRI Nanggala-402 jatuh,kapal selam KRI Nanggala

Peningkatan Covid-19 Harian di India Tertinggi di Dunia

Internasional Jumat, 23 April 2021 | 19:07 WIB

Pandemi virus corona Covid-19 di India dengan cepat memburuk setelah negara tersebut mengalami kekurangan oksigen, membu...

Umum - Internasional, Peningkatan Covid-19 Harian di India Tertinggi di Dunia, Covid-19 India Tertinggi di Dunia,Covid-19 Harian di India Tertinggi di Dunia,Pandemi virus corona,Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19 di India,tsunami Covid-19 di India,kasus Covid-19 di India,kasus harian Covid-19 di India

6 Drama Korea Ini Tak Cocok Ditonton saat Puasa

Internasional Jumat, 23 April 2021 | 14:40 WIB

Drama Korea menjadi salah satu alternatif yang banyak orang pilih untuk mengisi waktu luang, termasuk saat bulan Ramadan...

Umum - Internasional, 6 Drama Korea Ini Tak Cocok Ditonton saat Puasa, Drama Korea,drama Korea terbaru,Drama Korea (Drakor),bulan Ramadan,rekomendasi drama Korea,Daftar Drama Korea Terbaru

Alasan Pemerintah Bahas Wacana Tutup Pintu Masuk Bagi India

Internasional Jumat, 23 April 2021 | 12:57 WIB

Seperti halnya Singapura, Indonesia juga berniat melarang sementara semua pelaku perjalanan dari India masuk ke Tanah Ai...

Umum - Internasional, Alasan Pemerintah Bahas Wacana Tutup Pintu Masuk Bagi India, Wacana Tutup Pintu Masuk Bagi India,perjalanan internasional dari India,pintu masuk negara,pengendalian pandemi Covid-19,pelaku perjalanan dari India,tsunami Covid-19,varian virus corona baru

Fakta Asteroid PDC 2021 yang Dikabarkan Bakal Tabrak Bumi

Internasional Jumat, 23 April 2021 | 12:38 WIB

Akhir-akhir ini ramai perbincangan mengenai Asteroid PDC 2021 yang akan menabrak bumi. Tabrakan akibat asteroid ini dise...

Umum - Internasional, Fakta Asteroid PDC 2021 yang Dikabarkan Bakal Tabrak Bumi, Asteroid PDC,asteroid pdc 2021,Asteroid Berbahaya,asteroid tabrak bumi,asteroid hancurkan amerika,asteroid hancurkan eropa

The Conjuring 3 Disebut Bakal Jadi Film Horor Tergelap

Internasional Jumat, 23 April 2021 | 11:51 WIB

Sutradara Michael Chaves menyebut peristiwa yang ditampilkan dalam film The Conjuring 3 akan menjadikan film horor itu s...

Umum - Internasional, The Conjuring 3 Disebut Bakal Jadi Film Horor Tergelap, The Conjuring 3,Sinopsis The Conjuring 3,cerita The Conjuring 3,trailer The Conjuring 3,The Conjuring 3  paling seram

Pakar Angkasa Berkumpul Bahas Strategi, Asteroid Bakal Tabrak Bumi?

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 20:54 WIB

Pakar luar angkasa akan berkumpul bulan ini untuk menyusun strategi jika asteroid menabrak Bumi. Bahasan itu akan dikemu...

Umum - Internasional, Pakar Angkasa Berkumpul Bahas Strategi, Asteroid Bakal Tabrak Bumi?, asteroid tabrak bumi,Konferensi Pertahanan Planet,Dampak Asteroid Hipotetis PDC 2021,Asteroid,asteroid pdc 2021,asteroid adalah

Indonesia Tak Masuk Daftar Penerbangan Maskapai Saudi, Ada Apa?

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 17:28 WIB

Maskapai Saudi akan memulai kembali penerbangan internasional pada 17 Mei pukul 13.00 waktu setempat. Terdapat 20 negara...

Umum - Internasional, Indonesia Tak Masuk Daftar Penerbangan Maskapai Saudi, Ada Apa?, Daftar Penerbangan Maskapai Saudi,Maskapai Saudi,penerbangan internasional,Indonesia Tak Masuk Daftar Penerbangan Maskapai Saudi,pembukaan penerbangan Saudi,negara terlarang memasuki Saudi,Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi

artikel terkait

dewanpers