web analytics
  

Klaim Berdamai, Abu Janda Jadi Sok Akrab ke Natalius Pigai

Selasa, 9 Februari 2021 11:58 WIB
Umum - Nasional, Klaim Berdamai, Abu Janda Jadi Sok Akrab ke Natalius Pigai, Abu Janda,natalius pigai,abu janda bertemu natalius pigai,kasus natalius pigai dan abu janda,kasus abu janda hina islam,Abu Janda Natalius pigai Damai,Abu Janda Damai dengan Natalius Pigai

Penampakan saat Abu Janda dan Natalius Pigai bertemu. (Dok. Abu Janda)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Abu Janda atau pria yang bernama asli Permadi Arya mengklaim bahwa dirinya telah sepakat berdamai dengan mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai terkait kasus ujaran 'evolusi'.

Kesepakatan itu dicapai saat keduanya bertemu langsung dengan didampingi oleh elite Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (8/2/2021) kemarin.

"Sepakat untuk saling rukun guyub dan bersama membangun negeri," kata Abu Janda kepada wartawan, Selasa (9/2/2021).

Dalam pertemuan itu, Abu Janda menceritakan kepada Natalius Pigai terkait pengalamannya berkunjung ke Wamena, Papua saat terjadi kerusuhan. Ketika itu, kata Abu Janda, dirinya berkunjung ke Wamena untuk mewawancarai saksi mata sekaligus meluruskan kabar di balik peristiwa kerusuhan tersebut.

"Jadi tak mungkin aku rasis ke Kakak (Natalius Pigai) apalagi ke saudara Papua," katanya.

Menurut Abu Janda, dalam kesempatan itu Natalius Pigai pun telah mengerti dan memahami penjelasannya. Bahkan, Abu Janda menyebut bahwa Natalius Pigai sejatinya tak mengenal pihak yang melaporkan dirinya ke polisi terkait kasus 'evolusi'.

"Saya ngerti itu! bahkan di TV saya bilang tolong jaga Abu Janda, dia orang baik," ujar Abu Janda menirukan perkataan Natalius Pigai.

Dipolisikan

Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) sebelumnya melaporkan Abu Janda ke Dit Tipidsiber Bareskim Polri pada Kamis (28/1) pekan lalu. Dia melaporkan Abu Janda atas tudingan telah melakukan ujaran kebencian bernada SARA kepada Natalius Pigai.

Laporan DPP KNPI itu telah terdaftar dengan Nomor: LP/B/0052/I/Bareskrim tertanggal 28 Januari 2021.  

Ketua Bidang Hukum DPP KNPI, Medya Rischa Lubis saat itu menjelaskan kasus dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan oleh Abu Janda berawal ketika Pigai terlibat argumentasi dengan eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A.M Hendropriyono. Singkat cerita, pada 2 Januari 2021 lalu Abu Janda selaku pemilik akun Twitter @permadiaktivis1 pun membela Hendropriyono.

Ketika itu, dalam kicauannya Abu Janda menanyakan kapasitas Pigai berdebat dengan Hendropriyono. Dia kemudian mempertanyakan kepada Pigai apakah sudah 'berevolusi'.

Menurut Medya, kata 'evolusi' itu patut diduga mengandung ujaran kebencian. Tidak hanya kepada Pigai melainkan kepada masyarakat lain asal daerah Pigai.

Pada Kamis (4/2) pekan lalu, Abu Janda pun telah diperiksa oleh penyidik Dit Tipidsiber Bareskrim Polri terkait kasus ini. Dia dicecar 20 pertanyaan dalam pemeriksaan yang berlangsung selama hampir empat jam

Ketika itu, Abu Janda pun menyampaikan keinginannya bertemu dengan Natalius Pigai. Komunikasi itu dilakukan untuk meluruskan maksud kata 'evolusi'.

"Mungkin ada keinginan. Tapi itu gimana Bang Pigai berkenan," kata Abu Janda usai diperiksa.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Meninggal Dunia, Ini Profil Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:44 WIB

Lia Eden secara kontroversial mengaku sebagai titisan Bunda Maria dan ditugaskan Jibril untuk mengabarkan kedatangan Yes...

Umum - Nasional, Meninggal Dunia, Ini Profil Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan, Lia Eden,Lia Eden meninggal dunia,Profil Lia Eden,aliran kepercayaan baru,ajaran 3 Agama Samawi,perkumpulan Salamullah,tuduhan penistaan agama,Lia Eden Pendiri Kerajaan Tuhan

Lia Eden Dikabarkan Meninggal Dunia

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:24 WIB

Lia Eden mengaku telah mendapat wahyu dari malaikat Jibril untuk mendakwahkan sebuah aliran kepercayaan baru melanjutka...

Umum - Nasional, Lia Eden Dikabarkan Meninggal Dunia, Lia Eden,Komunitas Salamullah,Penodaan Agama,aliran kepercayaan baru,Aliran Sesat,perkumpulan Salamullah,tuduhan penistaan agama

Gempa Malang Disebut Lebih Parah Dari Dekade Lalu

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 12:06 WIB

Getaran hebat tak hanya dirasakan di Desa Majangtengah saja, tapi juga seluruh area di Kabupaten Malang.

Umum - Nasional, Gempa Malang Disebut Lebih Parah Dari Dekade Lalu, gempa malang,Gempa Malang berpotensi tsunami,Gempa Bumi,gempa,pontensi bencana susulan gempa malang,mitigasi gempa malang

Waspada Gempa Dahsyat 8,7 SR dan Potensi Tsunami di Jawa!

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 11:21 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sabtu (11/4/2021) menimbulkan potensi gempa yang lebih...

Umum - Nasional, Waspada Gempa Dahsyat 8,7 SR dan Potensi Tsunami di Jawa!, Gempa,potensi gempa,tsunami,pakar gempa,peningkatan aktivitas gempa,tsunami di selatan Jawa Timur,mitigasi gempa,mitigasi potensi tsunami

PBNU: Masyarakat Jangan Lupa Patuhi Prokes Saat Tarawih

Nasional Minggu, 11 April 2021 | 08:24 WIB

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri di tengah pandemi Covid-19. Mas...

Umum - Nasional, PBNU: Masyarakat Jangan Lupa Patuhi Prokes Saat Tarawih, pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri,Pandemi Covid-19,Salat Tarawih,bulan Ramadan,salat Ied saat Lebaran,protokol kesehatan,Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),tarawih berjamaah

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,7 Malang Terasa Kuat di Sejumlah Wilayah...

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 16:54 WIB

Warga di Surabaya dan Sidoarjo mengaku merasakan getaran gempa di Kabupaten Malang

Umum - Nasional, Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,7 Malang Terasa Kuat di Sejumlah Wilayah di Jawa Timur, gempa malang,informasi BMKG,Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 di malang

Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 16:16 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami

Umum - Nasional, Gempa Magnitudo 6,7 di Selatan Pulau Jawa Tak Berpotensi Tsunami, gempa selatan pulau jawa,gempa jawa timur,gempa lumajang,gempa bali,bmkg,gempa hari ini

Masuk Jabodetabek 6 - 17 Mei 2021 Wajib Punya SIKM

Nasional Sabtu, 10 April 2021 | 11:08 WIB

Pemerintah Provinsi DKI Jakart kembali memberlakukan surat izin keluar masuk (SIKM) Ibu Kota pada masa larangan mudik Le...

Umum - Nasional, Masuk Jabodetabek 6 - 17 Mei 2021 Wajib Punya SIKM, surat izin keluar masuk (SIKM),SIKM Ibu Kota,Larangan Mudik 2021
dewanpers