web analytics

Begini Syarat dan Cara Donor Plasma Konvalesen untuk Sembuhkan Covid-19

clockSenin, 8 Februari 2021 10:37 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Begini Syarat dan Cara Donor Plasma Konvalesen untuk Sembuhkan Covid-19, Plasma Konvalesen,fungsi Plasma konvalesen,cara donor Plasma konvalesen,cara mendapatkan Plasma konvalesen,cara mendapatkan Plasma konvalesen sehat

Ilustrasi--Cara mendapatkan Plasma konvalesen sehat. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Terapi plasma konvalesen menjadi ramai dibicarakan semenjak Gubernur Jawa Tengah, Ganja Pranowo mengampanyekan program donor/sedekah darah untuk terapi plasma konvaselen. Aktivitas ini dilakukan guna membantu penyembuhan pasien covid-19.

Terapi plasma konvalesen sendiri merupakan  terapi yang dilakukan dengan memanfaatkan plasma darah dari pasien yang telah sembuh dari penularan Covid-19.

Namun, terapi ini membutuhkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi dan tidak semua pasien Covid-19 dapat mendapatkan terapi konvalesen plasma. Terapi ini hanya bisa diberikan pada pasien dengan kondisi berat hingga kritis.

Plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinfeksi.

Jadi, donor darah plasma konvalesen adalah donor darah dari penyintas Covid-19 untuk membantu pasien lain yang belum sembuh dari corona. Artinya, terapi plasma konvalesen berpijak pada pemahaman bahwa seorang penyintas infeksi, setelah sembuh akan membentuk antibodi dalam tubuhnya.

Cara Kerja Terapi Plasma Konvalesen

Terapi plasma konvalesen bisa dipahami sebagai transfer antibodi antara penyintas suatu infeksi kepada orang yang sedang menghadapi infeksi.

Tahap dalam terapi plasma konvalesen ini, di antaranya mengambil darah pasien yang telah sembuh dari Covid-19. Kemudian dengan mesin khusus, plasma darah dipisahkan dari sel darah merah, lalu komponen darah lainnya dikembalikan ke tubuh.

Plasma darah ini lalu dimasukkan ke dalam tubuh pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan, dengan harapan antibodi dapat menangkal virus menginfeksi anggota tubuh lainnya.

Bila diterapkan secara baik dan benar, maka TPK (terapi plasma konvalesen), yang merupakan vaksinasi pasif, dapat berperan sebagai cara pengobatan dan pencegahan.

Syarat Jadi Pendonor Plasma Konvalesen

Untuk mantan pasien covid-19, melalui terapi plasma konvalesen ini Anda juga bisa membantu penyembuhan pasien covid-19 lainnya yang sedang di tahap parah sampai kritis dengan menjadi pendonor plasma konvalesen.

Berikut persyaratan yang sebelumnya harus dipenuhi untuk bisa menjadi salah satu pendonor plasma konvalesen yang dilansir dari UDD PMI:

  1. Berusia 18 sampai 60 tahun
  2. Berat badan minimal 55 kg (sebab, pengambilan darah konvensional dengan kantong 450 ml)
  3. Pemeriksaan tanda vital yang normal yakni tekanan darah systole 90-160 mmHg, tekanan darah diastole 60-100 mmHg, denyut nadi sekitar 50 sampai 100 kali per menit, dan suhu tubuh kurang dari 37 derajat celsius.
  4. Terdiagnosis Covid-19 sebelumnya dengan real time PCR
  5. Sudah dinyatakan sembuh oleh rumah sakit
  6. Memiliki kadar Hemoglobin lebih dari 13.0 g/dL untuk pria dan lebih dari atau sama dengan 12.5 g/dL untuk wanita
  7. Tidak leukopenia, limfopenia, trombositopenia, neutrofil lymphocyte ratio (NLR) kurang dari atau sama dengan 3,13.
  8. Konsentrasi protein darah total lebih dari 6 g/dL atau albumin darah normal lebih dari 3,5 d/dL
  9. Hasil uji saring IMTL terhadap sifilis, hepatitis B dan C serta HIV dengan CLIA/Elisa non-reakif
  10. Hasil uji saring terhadap hepatitis B dan C serta HIV dengan NAT non-reaktif 11. Hasil skrining terhadap antibodi golongan darah negatif
  11. Hasil pemeriksaan Golongan Darah ABO dan rhesus dapat ditentukan
  12. Tidak memiliki riwayat transfusi sebelumnya
  13. Bersedia untuk menjalani prosedur plasmaferesis
  14. Untuk donor wanita dipersyaratkan belum pernah hamil dan tidak memiliki antibodi anti-HLA/anti-HNA (namun tidak telalu direkomendasikan).

Berikut adalah proses/tahapan yang akan dilakukan oleh pendonor yang dinyatakan lolos atau telah memenuhi persyaratan sebagai pendonor plasma konvalesen:

  • Melakukan pre-skrining sehari sebelum mendonorkan darahnya. Pre-skrining yakni kondisi memiliki antibodi dan hasil negatif terhadap beberapa pemeriksaan keamanan darah, serta memenuhi standar pemeriksaan laboratorium sesuai dengan persyaratan.
  • Pengambilan plasma konvalesen dengan metode apheresis sebanyak 400 sampai 600 ml pada hari selanjutnya.
  • Adapun pengambilan plasma konvalesen dapat dilakukan sesuai petunjuk teknik BPOM. Namun, jika UDD PMI belum memiliki alat apheresis dan belum tersertifikasi CPOB, maka pengambilan dapat dilakukan dengan cara konvensional atau menggunakan kantong 450 ml.
  • Dalam pengambilan plasma konvalesen, petugas tetap memperhatikan kualitas dan keamanan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kriteria yang Diperbolehkan Menerima Donor Plasma Konvalesen

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa terapi plasma konvalesen tidaklah untuk setiap pasien covid-19. Terapi ini hanya boleh dilakukan oleh mereka yang memenuhi kriteria berikut:

  • Pasien COVID-19 harus memiliki gejala sedang hingga berat, atau mengalami kondisi gawat darurat.
  • Pasien memiliki riwayat kesehatan yang bisa memperburuk kondisi COVID-19, terutama mereka yang sudah memiliki kondisi gawat darurat.
  • Orang tanpa gejala (OTG) tidak masuk dalam kriteria penerima terapi plasma konvalesen. Mereka yang OTG hanya wajib melakukan isolasi mandiri di rumah, guna menekan penyebaran COVID-19.

Alur Permintaan Donor Plasma Konvalesen oleh Pasien Corona yang Telah Memenuhi Kriteria

  • Pasien yang membutuhkan transfusi plasma konvalesen sebelumnya harus mendapatkan surat permintaan plasma konvalesen dari dokter yang merawat.
  • Kemudian, pihak yang bersangkutan membawa sampel pasien.
  • Selanjutnya petugas rumah sakit atau keluarga pasien mendatangi front desk khusus pelayanan plasma konvalesen di UDD PMI/loket khusus. Sebelum melakukan transfusi, pihak keluarga sebaiknya menghubungi petugas rumah sakit untuk menanyakan ketersediaan plasma konvalesen di setiap UDD PMI.
  • Setelah selesai melakukan proses tertentu di UDD PMI, petugas rumah sakit atau keluarga pasien membawa plasma konvalesen yang telah disiapkan dan dicocokkan untuk pasien yang akan menerimanya.
  • Plasma konvalesen nantinya dibawa ke Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) setempat.
  • Berikutnya, pencairan plasma dilakukan oleh petugas kesehatan tertentu. Jika sudah siap, proses transfusi plasma konvalesen dilaksanakan di bangsal rumah sakit.

Gaya Hidup Sehat adalah Obat Paling Ampuh

Meskipun hingga sat ini telah ada banyak cara baik secara medis ataupun tradisional yang dikatakan ampuh mengobati covid-19, tapi tetap saja akan gagal praktiknya apabila tidak dibarengi dengan gaya hidup yang sehat. Seperti mengonsumsi makanan sehat, vitamin dan berolahraga ringan setiap harinya selama masa isolasi.

Untuk Anda yang tidak tertular virus covid-19 agar risiko penularan semakin rendah agar selalu menerapkan protokol kesehatan yang ada. Selalu pakai masker Anda kemanapun jika keluar rumah, jaga jarak, sering mencuci tangan dan hindari keramaian.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Jaga Prokes! Duet Varian Covid-19 Delta-Beta Bisa 30 Kali Lebih Memati...

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:36 WIB

Kekhawatiran bahwa SARS-CoV-2 dapat terus berkembang menjadi berbagai jenis varian kian mencuat. Terlebih, menurut lapor...

Gaya Hidup - Sehat, Jaga Prokes! Duet Varian Covid-19 Delta-Beta Bisa 30 Kali Lebih Mematikan, varian Covid-19,varian Covid-19 baru,gejala berat Covid-19,Tingkat Kematian Akibat Covid-19,Virus Corona Jenis Baru,Gejala virus corona jenis baru

Kolesterol, Hipertensi, hingga Diabetes Kabur dengan Minyak Ini, Rutin...

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:14 WIB

Selain dimakan langsung, kacang kenari kerap diolah menjadi minyak esensial. Proses ekstraksi kacang kenari menghasilkan...

Gaya Hidup - Sehat, Kolesterol, Hipertensi, hingga Diabetes Kabur dengan Minyak Ini, Rutin Konsumsi!, Minyak kenari,Manfaat Minyak kenari,Khasiat Minyak kenari,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,obat hipertensi,obat alami hipertensi,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes

Hipertensi Musnah dalam Sekejap dengan Buah Ini, Bisa Diburu di Pasar!

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 10:04 WIB

Dikenal memiliki rasa asam, terong belanda termasuk buah dari keluarga terong yang berwarna merah atau kuning jingga. Bu...

Gaya Hidup - Sehat, Hipertensi Musnah dalam Sekejap dengan Buah Ini, Bisa Diburu di Pasar!, Terong belanda,Manfaat Terong belanda,Khasiat Terong belanda,Nutrisi Terong belanda,obat hipertensi,obat alami hipertensi,buah obat hipertensi,buah penderita hipertensi,obat darah tinggi,obat alami darah tinggi,buah obat darah tinggi,buah penderita darah

Buah Ini Usir Hipertensi hingga Diabetes, Manis nan Menyegarkan!

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:16 WIB

Buah yang tumbuh subur di negara beriklim tropis ini terkenal akan rasa manis yang menyegarkan. Selain dimakan langsung,...

Gaya Hidup - Sehat, Buah Ini Usir Hipertensi hingga Diabetes, Manis nan Menyegarkan!, Buah leci,Manfaat buah leci,Khasiat Buah leci,Nutrisi Buah leci,obat hipertensi,obat alami hipertensi,buah obat hipertensi,buah obat darah tinggi,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,buah obat diabetes,buah penderita diabetes

Beredar Isu Vaksin Covid-19 Mengandung Microchip, Ini Kata Peneliti

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:26 WIB

Peneliti vaksin Covid-19 asal Indonesia Indra Rudiansyah menanggapi 'teori konspirasi' yang mengatakan bahwa program vak...

Gaya Hidup - Sehat, Beredar Isu Vaksin Covid-19 Mengandung Microchip, Ini Kata Peneliti, Vaksin Covid-19,Hoaks Vaksin Covid-19,Microchip Vaksin Covid-19,Hoaks Microchip Corona,Hoaks Microchip Vaksin Covid-19,teori konspirasi vaksin covid-19

4 Gejala Utama Covid-19 pada Orang Sudah Vaksinasi, Segera Cek!

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:15 WIB

Para ahli di Aplikasi Pelacak Gejala ZOE telah menemukan ada empat gejala utama covid-19 yang dialami orang-orang yang t...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Gejala Utama Covid-19 pada Orang Sudah Vaksinasi, Segera Cek!, Gejala Utama Covid-19,Gejala Utama Covid-19 Orang Sudah Vaksin,Gejala Utama Covid-19 Orang Vaksinasi

Orang Usia 40 Tahun Harus Hindari 4 Asupan Ini, Jangan Sepelekan!

Sehat Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:02 WIB

Memasuki usia 40-an tahun, ada banyak perubahan yang mungkin terjadi pada tubuh. Sebagian dari perubahan ini bisa membaw...

Gaya Hidup - Sehat, Orang Usia 40 Tahun Harus Hindari 4 Asupan Ini, Jangan Sepelekan!, Pantangan Usia 40 Tahun,Pilihan Makanan Usia 40 Tahun,Daftar Makanan Pantangan Usia 40 Tahun,makanan memasuki usia 40-an tahun

Memelihara Ikan Mengurangi Stres Kala Pandemi

Sehat Jumat, 30 Juli 2021 | 18:15 WIB

Tren memelihara ikan hias kian diminati oleh kalangan masyarakat akhir-akhir ini.

Gaya Hidup - Sehat, Memelihara Ikan Mengurangi Stres Kala Pandemi, Memelihara Ikan,mencegah stres,Pandemi,mengurangi stres,Hobi
dewanpers
arrow-up