web analytics
  

PPKM Diberlakukan, Kunjungan Wisata Lembang Anjlok hingga 70%

Minggu, 7 Februari 2021 11:06 WIB
Bandung Raya - Ngamprah, PPKM Diberlakukan, Kunjungan Wisata Lembang Anjlok hingga 70%, Wisata Lembang,Wisata Bandung,kunjungan wisata Lembang,PPKM Bandung,wisata Bandung terdampak Covid-19,Lembang,PSBB Bandung, PSBB Proporsional Bandung

Kemacetan panjang terjadi di Jalan Punclut, Bandung, Jumat (30/10/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LEMBANG, AYOBANDUNG, COM -- Objek wisata di Kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) semakin terpuruk dengan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan sejak 11-25 Januari. Kebijakan yang dilanjutkan pada 26 Januari sampai 8 Februari membuat para pelaku pariwisata sangat merasakan dampak negatifnya.

Kondisi sepinya kunjungan ke kawasan wisata Lembang diungkapkan oleh pengelola objek wisata Lembang Park and Zoo. Selama PPKM tahap I dan II pengelola menyebut ada penurunan jumlah kunjungan sampai 70%.

"Kunjungan turun drastis mungkin turunnya sampai 70%. Karena selama sebulan ini kan ada kebijakan PPKM," ungkap Manajer Operasional Lembang Park and Zoo (LPZ) Iwan Susanto, Sabtu (6/2/2021).

Kondisi tersebut jelas sangat memukul para pengelola wisata dan membuat pengelola merugi. Lantaran biaya operasional selama pandemi Covid-19 justru meningkat ditambah minimnya pemasukan dari wisatawan.

Padahal, akhir pekan biasanya merupakan kesempatan bagi pelaku sektor pariwisata di kawasan Lembang untuk mendulang penghasilan.

"Jelas ini sangat berat bagi pelaku usaha, dan juga dirasakan oleh pelaku usaha lainnya termasuk di sektor perhotelan. Semoga PPKM tidak diperpanjang lagi karena kalau ada tahap tiga akan lebih parah," terangnya.

Selama PPKM pihaknya tetap beroperasi. Namun angka kedatangan wisatawan sangat menurun drastis. Seperti saat weekday biasanya ada 1.000 pengunjung kini hanya sekitar 300 orang.

Pada akhir pekan, yang biasanya wisatawan ramai dengan jumlah kunjungan mencapai 2.000, saat hanya 500 pengunjung. Jumlah itu bahkan masih jauh di bawah aturan carrying capacity yang diperbolehkan oleh pemerintah yakni 50% dari daya tampung tempat wisata.

Begitupun dengan perhotelan di kawasan Lembang yang dipastikan akan semakin terjun bebas jika kebijakan akhir pekan di rumah saja. Apalagi selama ini tamu hotel di kawasan wisata tersebut didominasi pengunjung yang ingin menikmati wisata di kawasan Lembang.

"Bisnis hotel akan semakin terjun bebas. Sekarang aja yang gak ada lockdown akhir pekan yang nginep sepi, apalagi kalau diterapkan (weekend di rumah saja)," kata General Manager, Augusta Hotel Lembang, Dian Darmawan.

Selama PPKM, tamu yang datang ke hotel bisa dihitung. Kondisi itu terjadi baik saat weekday ataupun saat weekend, bahkan sudah dirasakan dari semenjak libur Natal dan Tahun Baru.

Adanya kebijakan rapid test-PCR dan rapid test antigen bagi setiap orang yang hendak berpergian lintas daerah juga telah berimbas kepada angka okupansi kamar hotel dan kunjungan ke tempat-tempat wisata. Sebab hal itu akan membebani pengeluran keuangan di masyarakat.

"Bukan hanya soal kesehatan, kondisi ekonomi masyarakat juga sedang 'sakit' makanya banyak orang yang menunda untuk berpergian ke luar daerah, menginap di hotel, wisata, dll, karena biaya yang dikeluarkan semakin besar," terangnya.

Dirinya mengakui, ketika banyak orang yang mengurungkan niatnya melakukan perjalanan luar daerah, berlibur, dan menginap di hotel, tentunya bagus dalam hal menekan penyebaran Covid-19. Namun bagi pelaku usaha perhotelan dan wisata itu kebalikannya, karena roda perekonomian menjadi terhenti. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Hengky Kurniawan Mulai Tarawih Keliling di Bandung Barat

Ngamprah Senin, 19 April 2021 | 06:00 WIB

Rencananya, Safari Ramadan 1442 Hijriah Hengky Kurniawan itu bakal dimulai pada Senin, 19 April 2021. Setiap harinya, He...

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Mulai Tarawih Keliling di Bandung Barat, Tarling Bandung Barat,Hengky Kurniawan,Tarawih keliling Bandung Barat,Salat Tarawih

Bisnis Tanaman Hias Air, Mudah dan Menjanjikan di Masa Pandemi

Ngamprah Sabtu, 17 April 2021 | 10:06 WIB

Tanaman hias air banyak diminati untuk memperindah kolam maupun akuarium di rumah.

Bandung Raya - Ngamprah, Bisnis Tanaman Hias Air, Mudah dan Menjanjikan di Masa Pandemi, ikan,Tanaman Hias,tanaman hias air

Terperosok Lubang 10 Meter, Nenek Anah Tewas

Ngamprah Jumat, 16 April 2021 | 23:03 WIB

Seorang perempuan paruh baya bernama Anah (60), warga Kampung Cimerang, RT 04 RW 05, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Ka...

Bandung Raya - Ngamprah, Terperosok Lubang 10 Meter, Nenek Anah Tewas, Nenek Anah Tewas,Nenek Terperosok Lubang,Nenek di KBB

Hengky Kurniawan Jadi Plt Bupati, PDIP Minta Angka Kemiskinan Diturunk...

Ngamprah Jumat, 16 April 2021 | 19:44 WIB

Hengky Kurniawan Jadi Plt Bupati, PDIP Minta Angka Kemiskinan Diturunkan

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Jadi Plt Bupati, PDIP Minta Angka Kemiskinan Diturunkan, PDIP Jabar,Ketua PDIP Jabar Ono Surono,Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,angka kemiskinan Bandung Barat

Jadi Garda Depan Pandemi, Ribuan Nakes KBB Belum Dapat Insentif

Ngamprah Jumat, 16 April 2021 | 16:15 WIB

Ribuan nakes di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum mendapat hak insentif selama 4 bulan, mulai dari Desember 2020 hingg...

Bandung Raya - Ngamprah, Jadi Garda Depan Pandemi, Ribuan Nakes KBB Belum Dapat Insentif, Garda Depan Pandemi,Ribuan Nakes KBB Belum Dapat Insentif,tenaga kesehatan (nakes),Kabupaten Bandung Barat (KBB)

Trayek Angkutan Umum Menuju Kantor Pemkab Bandung Barat Akan Dikaji

Ngamprah Jumat, 16 April 2021 | 13:25 WIB

Keberadaan angkutan umum menuju kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai sarana transportas...

Bandung Raya - Ngamprah, Trayek Angkutan Umum Menuju Kantor Pemkab Bandung Barat Akan Dikaji, trayek angkot Bandung Barat,rute angkot Kantor Pemkab Bandung Barat,trayek angkutan umum Bandung Barat,Dishub Bandung Barat,angkot Cimareme-Cilame,angkot Padalarang-Saguling

Miris! Insentif Nakes RSUD Cililin Belum Dibayar 4 Bulan

Ngamprah Kamis, 15 April 2021 | 18:22 WIB

Miris! Insentif Nakes RSUD Cililin Belum Dibayar 4 Bulan

Bandung Raya - Ngamprah, Miris! Insentif Nakes RSUD Cililin Belum Dibayar 4 Bulan, Insentif Tenaga Medis,insentif nakes Bandung Barat,insentif nakes belum dibayar,nakes Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat,RSUD Cililin,nakes RSUD Cililin,insentif nakes RSUD Cililin

Hengky Kurniawan Minta Kepala SKPD Kooperatif dengan KPK

Ngamprah Kamis, 15 April 2021 | 16:55 WIB

Hal itu guna membantu tim penyidik KPK dalam mengusut tuntas kasus korupsi di KBB hingga ke akar-akarnya.

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Minta Kepala SKPD Kooperatif dengan KPK , Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,Korupsi Aa Umbara,Korupsi dana bansos Bandung Barat,aa umbara tersangka korupsi,KPK Tetapkan Aa Umbara Tersangka,kpk

artikel terkait

dewanpers