web analytics
  

Waspada Gempa, Bandung Dikepung 5 Sesar Aktif!

Jumat, 5 Februari 2021 13:13 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Waspada Gempa, Bandung Dikepung 5 Sesar Aktif!, Sesar di cekungan Bandung,Sesar Lembang,Sesar Cileunyi-Tanjungsari,Potensi gempa Sesar Cileunyi-Tanjungsari,Sesar Jati,Sesar Cicalengka,Sesar Legok Kole

Landscape Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Bandung memiliki topografi unik karena berbentuk cekungan yang dikeliling oleh gunung-gunung api berusia jutaan tahun. Daerah Cekungan Bandung dan sekitarnya juga diketahui berstruktur sesar.

Mariyono dkk dalam penelitiannya yang dimuat dalam Jurnal Sumber Daya Geologi Kementerian ESDM Vol.XVIII No.2 April 2008 mengatakan, salah satu indikasi aktivitas sesar aktif yang paling aktual adalah kejadian gempa bumi, baik gempa bumi skala besar maupun gempa bumi mikro yang tidak terasa, yakni di bawah magnitudo 3.

Dari hasil penelitiannya, diketahui terdapat setidaknya lima kelurusan di sekitar Cekungan Bandung yang dapat dilihat sebagai sesar aktif.

"Hal tersebut diindikasikan oleh adanya akumulasi stress yang lepas berupa kejadian gempa," tulisnya.

Pengamatannya merekam adanya sembilan kejadian gempa pada periode 1996-2006 di Cekungan Bandung. Sesar-sesar tersebut  adalah:

  1. Sesar Cileunyi-Tanjungsari
  2. Sesar Jati
  3. Sesar Cicalengka
  4. Sesar Legok Kole
  5. Sesar Lembang
Peta geologi daerah sekitar Bandung kompilasi dari Peta Geologi Lembar Bandung (Silitonga,1973), Peta Geologi Lembar Cianjut (Sujatmiko,1972),Peta Geologi Lembar Sindangbarang dan Bandarwaru (Keosmono dkk., 1996), dan Peta Geologi Lembar Garut dan Pameungpeuk (Alzwar dkk.,1992). (Jurnal Sumber Daya Geologi Kementerian ESDM V)

Pada 1996 hingga 2006, Laboratorium Seismologi Pusat Survei Geologi diketahui telah melakukan pemantauan kegempaan di sekitar Cekungan Bandung. Pemantauan dilakukan dengan memasang jaringan seismometer di tiga lokasi, yakni Lembang, Soreang, dan Ciparay.

Badan Geologi juga mencatat kejadian gempa bumi akibat aktivitas sesar-sesar yang ada di sekitar Bandung dengan kekuatan kurang dari 5 SR, antara lain:

  • gempa bumi Tanjungsari 1972 dan 2010
  • gempa bumi Gunung Halu dan Jati 2005
  • gempa bumi Pangalengan 2016
  • gempa bumi Cicalengka 2000 dan 2005
  • gempa bumi Lembang 1999 dan 2011
  • gempa bumi Ujungberung 2011

1. Sesar Cileunyi-Tanjungsari

Mariyono dalam penelitiannya yang dimuat dalam Jurnal Sumber Daya Geologi Kementerian ESDM Vol.XVIII No.2 April 2008 menyebutkan bahwa kelurusan Sesar Cileunyi-Tanjungsari memiliki arah timur laut-barat daya yang memanjang dari Tanjungsari hingga Cileunyi. Berdasarkan pantauan mekanisme geraknya, sesar ini diperkirakan merupakan sesar normal.

Aktivitas sesar ini pernah menimbulkan gempa bumi Tanjungsari pada 19 Desember 1972 dengan kekuatan 4,9 SR. Setelah itu, aktivitas kegempaan di jalur sesar ini juga pernah tercatat pada 19 April 2010-10 Mei 2010.

Sesar Cileunyi Tanjungsari yang terbagi menjadi segmen barat dan timur (garis merah) yang terletak pada peta geologi lembar Bandung (Silitonga, 1973)

Supartoyo (2020) menyebutkan guncangan tersebut disimpulkan sebagai gempa bumi. Daerah yang terdampak antara lain Kampung Babakansirna, Tanjungsari Permai Desa Raharja, Kampung Gordah Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Penelitian Supartoyo juga menunjukan bahwa Sesar Cileunyi-Tanjungsari terletak di bagian timur laut Cekungan Bandung dan secara administratif terletak di Kabupaten Bandung serta  Sumedang. Sesar ini memotong satuan batuan gunungapi tua, gunungapi muda dan endapan danau Bandung.

Sesar Cileunyi-Tanjungsari terbagi menjadi dua segmen. Masing-masing segmen berpotensi menghasilkan gempa bumi dengan kekuatan yang berbeda.

Segmen pertama adalah segmen barat dengan panjang 6,69 km. Potensi gempa bumi yang dihasilkan maksimal mencapai magnitudo 6,08 Mw.

Sementara segmen kedua adalah segmen timur dengan panjang 11,28 km. Potensi gempa bumi yang dihasilkan maksimal mencapai magnitudo 6,3 Mw.

2. Sesar Jati

Mariyono (2008) menyebutkan bahwa kelurusan Sesar Jati memiliki arah utara-selatan di daerah sebelah utara Soreang.

"Dalam peta geologi, kelurusan ini merupakan sisi timur dari deretan intrusi batuan beku. Pada bagian utara terlihat jelas sesar ini menggeser (offset) Sungai Citarum," tulisnya.

Sesar ini bergerak relatif ke utara sehingga masuk dalam kategori sesar mendatar menganan. Bidang sesar ini diperkirakan relatif tegak. Pada 15 Januari 2005, Sesar Jati pernah menimbulkan gempa berkekuatan magnitudo 3.

3. Sesar Cicalengka

Kelurusan Sesar Cicalengka berarah timur laut-barat daya hampir sejajar dengan kelurusan Cileunyi-Tanjungsari yang memanjang dari selatan Cicalengka hingga lereng timur Gunung Malabar. Mekanisme gerak sesar ini diperkirakan berupa sesar normal.

Aktifitas sesar ini pernah menimbulkan kerusakan beberapa rumah penduduk di daerah Cicalengka pada kejadian gempabumi Cicalengka 18 Agustus 2000 berskala magnitudo 4,4 (Putranto dan Djuanda, 2000).

Di samping itu, ada dua kejadian gempa berskala magnitudo 3,5 dan 4 pada lereng timur Gunung Malabar yang berkaitan dengan aktivitas sesar ini.

4. Sesar Legok Kole

Kelurusan sesar ini diketahui berupa kelurusan yang memiliki arah barat laut-tenggara. Lokasinya terletak di pegunungan sebelah barat Soreang.

Pada 6 April 2005, diketahui terdapat pusat gempa berkekuatan magnitudo 3,5 yang berada tepat pada kelurusan ini. Diperkirakan sesar ini merupakan sesar naik.

5. Sesar Lembang

Sesar Lembang merupakan sesar aktif paling tersohor di Jawa Barat. Lokasi jalur sesar ini terletak sekitar 10 km arah utara Kota Bandung dengan panjang sesar sekitar 25-30 km.

Wilayah bentang Sesar Lembang mulai dari kaki Gunung Palasari di sebelah timur sampai Kampung Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, di sebelah barat.

Anggota Kelompok Riset Cekungan Bandung dan Penasihat Bandung Mitigasi, T Bachtiar mengatakan, para peneliti memperkirakan Sesar Lembang ini dapat memicu gempa dengan kekuatan maksimum 6,8 SR.

Peta Sesar Lembang dari BMKG. (Instagram/@daryonobmkg)

Menurutnya, wilayah yang terdampak gempa bumi dari Patahan Lembang bila dengan kekuatan maksimum, bukan hanya di sepanjang Patahan Lembang, tetapi juga akan berdampak ke kawasan yang semula bekas endapan Danau Bandung Purba.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Wilayah Barat PVMBG Ahmad Solihin ketika dihubungi, Selasa (2/2/2021). mengatakan, gempa Sesar Lembang dapat hadir dengan magnitudo yang lebih kecil.

Seperti yang pernah terjadi di Kampung Muril, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada 2011. Ahmad mengatakan, gempa Sesar Lembang kala itu berkekuatan magnitudo 3,3.

"Memungkinkan sekali yang bergerak hanya sebagian dari segmen sesarnya dan menghasilkan gempa dengan kekuatan yang lebih kecil. Gempa merusak karena Sesar Lembang di antaranya terjadi pada 2011, dengan magnitudo M3,3 dan menyebabkan kerusakan di Kampung Muril," jelasnya.

Retakan akibat gempa di salah satu bangunan di Kampung Muril, Jambudipa, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (2/2021). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Hingga saat ini, tidak ada pihak yang mengetahui pasti kapan persisnya Sesar Lembang akan mulai melepaskan energinya. Ahmad menyebutkan, sejumlah penelitian menyebutkan bahwa periode ulang gempa besar dari Sesar Lembang terjadi setiap sekitar 170-670 tahun.

"Catatan sejarah menyebutkan bahwa gempa besar terakhir dari Sesar Lembang terjadi pada abad ke 15, jadi mungkin hal tersebut yang menjadi dasar informasi bahwa Sesar Lembang disebut dalam masa menuju pelepasan energi," ungkapnya.

Namun, dia mengatakan, kejadian gempa bumi termasuk fenomena alam yang memiliki tingkat ketidakpastian  tinggi.  Hingga saat ini belum ada ahli maupun tekonolgi di dunia yang dapat memprediksi kejadian gempa bumi secara akurat terkait dengan waktu, besaran maupun lokasinya. (Fichri Hakiim)

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Wilayah Pemadaman Listrik Bandung 26 Februari 2021

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 09:23 WIB

PLN Distribusi Jawa Barat dalam keterangan resminya mengatakan, pemadaman dilakukan dalam rangka menjaga dan meningkatka...

Bandung Raya - Bandung, Wilayah Pemadaman Listrik Bandung 26 Februari 2021, Pemadaman listrik Bandung,Info pemadaman listrik Bandung,Mati listrik Bandung,jadwal pemadaman listrik Bandung,PLN Bandung,Jadwal Pemadaman listrik PLN Bandung,pemadaman listrik Kota Bandung

Lokasi SIM Keliling Polrestabes Bandung 26 Februari 2021

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 05:32 WIB

Mobil SIM keliling pertama ada di ITC Kebon Kalapa, Jalan Pungkur. Sedangkan mobil SIM keliling kedua berada di Lucky Sq...

Bandung Raya - Bandung, Lokasi SIM Keliling Polrestabes Bandung 26 Februari 2021, SIM Bandung,perpanjangan sim bandung,Syarat permohonan SIM Bandung,Cara Buat SIM Bandung,SIM Keliling Bandung,Jadwal SIM Keliling Bandung,SIM Online Polrestabes Bandung,SIM Online Keliling Bandung,Lokasi SIM online Bandung

Waktu Imsak-Salat Bandung dan Sekitarnya 26 Februari 2021

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 04:01 WIB

Waktu Imsak-Salat Bandung dan Sekitarnya 26 Februari 2021

Bandung Raya - Bandung, Waktu Imsak-Salat Bandung dan Sekitarnya 26 Februari 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan Ekonomi Inklusif 

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 21:30 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat penghargaan sebagai "Tokoh Pemberdayaan Ekonomi Inklusif Melalui Teknologi Dig...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan Ekonomi Inklusif , Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Tokoh Pemberdayaan Ekonomi Inklusif,Ridwan Kamil Raih Penghargaan

Aset Sudah di Tangan Pemkot, Sewa Kelola GBLA Segera Dilelang

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 19:15 WIB

Pemerintah Kota Bandung angkat bicara soal opsi sewa kelola stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kepada pihak ketiga...

Bandung Raya - Bandung,  Aset Sudah di Tangan Pemkot, Sewa Kelola GBLA Segera Dilelang, Pemkot Bandung,Stadion GBLA,Lelang Sewa Kelola GBLA

Lansia Dominasi Kasus Kematian Covid-19 di Kota Bandung

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 18:59 WIB

Lansia menjadi kelompok usia yang mendominasi kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Bandung. Tingkat fatalitas k...

Bandung Raya - Bandung, Lansia Dominasi Kasus Kematian Covid-19 di Kota Bandung, Kematian Covid-19 Kota Bandung,Kasus Covid-19 Kota Bandung,Dinas Kesehatan Kota Bandung,Lansia Kota Bandung,Vaksinasi Lansia

Jelang Piala Menpora 2021, Pemkot Bandung Fokus Rawat Rumput Stadion G...

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB

Jelang Piala Menpora 2021, Pemkot Bandung Fokus Rawat Rumput Stadion GBLA

Bandung Raya - Bandung, Jelang Piala Menpora 2021, Pemkot Bandung Fokus Rawat Rumput Stadion GBLA, Stadion GBLA,Pemkot Bandung,Piala Menpora 2021,PT Persib Bandung Bermartabat (PBB),Berita Olahraga Bandung,berita bandung hari ini

Ini Kriteria Lansia yang Tidak Bisa Divaksin Covid-19

Bandung Kamis, 25 Februari 2021 | 17:30 WIB

Ini Kriteria Lansia yang Tidak Bisa Divaksin Covid-19

Bandung Raya - Bandung, Ini Kriteria Lansia yang Tidak Bisa Divaksin Covid-19, vaksin lansia kota bandung,vaksin lansia,berita bandung hari ini

artikel terkait

dewanpers