web analytics
  

Manajemen Langit, Kunci Brand Lokal Choral.id Tembus 'Belantara' Bisnis Online

Jumat, 5 Februari 2021 06:49 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Manajemen Langit, Kunci Brand Lokal Choral.id Tembus 'Belantara' Bisnis Online, Choral.id,Waist bag,Brand Lokal Bandung,Brand fashion Bandung,Bincang Jumat Bisnis Online,the Choral

Pembeli melihat-lihat produk Choral.id. (Ayobandung.com/Eneng Reni)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM -- Waist bag kembali jadi primadona di dunia fesyen beberapa tahun belakangan. Semua bermula ketika sejumlah rumah mode menggunakannya sebagai aksesori di panggung koleksi men wear spring/summer 2016. Dari sana, para pesohor dunia mulai sering menggunakan model serupa di berbagai aktivitas sehari-harinya.

Waist pack atau waist bag merupakan tas berukuran kecil yang biasanya dikenakan di sekitar pinggang dan pinggul. Sedianya, terdapat banyak istilah untuk jenis tas ini, orang Amerika saja menyebutnya dalam delapan istilah berbeda seperti: ‘fanny pack’, ‘belt pack’, ‘belly bag’ dan beberapa lainnya.

Di Inggris dan Australia misalnya, mereka menyebutnya sebagai ‘hip pack’, dan ‘bum bag’. Lain halnya, dengan Amerika Utara serta Irlandia yang menyebutnya ‘Koala’, dan di Afrika Utara tas kecil ini disebut ‘Moon Bag’. Untuk Indonesia sendiri, masyarakat menyebutnya dengan tas pinggang.

Satu di antara sekian banyak produsen tas di tanah air, hadir Choral.id. Local Brand asli Bandung ini adalah produsen tas yang sudah memasarkan produknya ke berbagai daerah di Indonesia bahkan hingga Singapura. Satu di antaranya terdapat jenis tas yang menjadi primadona dari brand Choral.id yakni waist bag.

Founder The Choral, Andri Arianto mengatakan, perlahan tapi pasti, sejak dua tahun ini Choral.id berhasil menancapkan imejnya di kalangan anak muda. Bukan tanpa hambatan, Andri mengaku, bisnisnya sempat terpuruk di 2018. Bahkan kala itu, usahanya di ambang kebangkrutan.

“Berdiri di 2016, nama Choral terinspirasinya dari bebatuan. Kalau cerita membangun bisnisnya sih bisa dikatakan berdarah-darah. Awal berdirinya kita lebih ke offline, ritel gitu, cuman akhirnya kita bangkrut, se-bangkrut-bangkrutnya di 2018. Di 2018 kita ancur,” kata Andri di workshopnya, Jalan Pasirnaya III No 1A, Komp Pasir Pogor Ciwastra, Kota Bandung.

Namun, Andri enggan kian terpuruk. Di 2019, dia mencoba bangkit dan kembali dengan konsep bisnis baru, yakni dengan merambah bisnis melalui online. Akhirnya keberuntungan menghampiri. Di 2019, brand Choral.id bangkit dan berusaha menembus 'belantara' bisnis online. Sejak berdiri kembali, Choral.id mengeluarkan berbagai jenis serta tampilan tas yang modern. Namun jenis waist bag menjadi model tas yang  paling diminati hingga kini.

“Di 2019 sebenernya udah sangat drop, bahkan kita bangkit lagi di bawah nol alias minus. Tidak punya uang sama sekali, tapi alhamdulillah kita punya tim yang kuat. Kita punya anak muda yang keren-keren, yang bisa ngerti gimana milenial, kita bentuk tim yang bagus, yang solid, dan alhamdulillah itu kuncinya,” ungkap Andri.

Andri mengakui, bisnisnya memang lebih menerapkan manajemen langit, di mana keuntungan digunakan tidak hanya untuk produksi. Akan tetapi, keuntungan tersebut digunakan pula untuk menyekolahkan para karyawan. Andri menyadari, konsep tersebut sangat tepat untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal.

“Sekarang ada empat orang yang disekolahkan, sekolah online. termasuk saya juga sekolah lagi. Dan kalau ditanya kenapa semua harus sekolah, semua harus jago? Karena kalau kita berbagi itu nanti enak dan berkah hasilnya,” ucap Andri.

Andri pun memberikan sedikit tips dan trik sukses Choral.id yang kini mulai merajai pasar tas, terutama jenis waist bag secara online. Termasuk, dia juga berbagi kiat untuk menghadapi tantangan jatuh bangun dalam bisnis online.

“Pertama feeling, kedua kehadiran tim yang solid. Kalau kedua hal ini udah oke, ke depannya Insyaallah. Sebetulnya kalau mau mulai bisnis online itu kalau kita gak kreatif, kita mungkin bisa jatuh. Cuman gimana caranya supaya naik lagi. kita harus bikin sesuatu yang bukan hanya produk tapi juga konten kreatif dan menarik untuk memasarkannya. Contoh saat semua bisnis dihantam pandemi, kita bikin konten, video, ya bikin sesuatu. Sebetulnya itu untuk bangun bisnis online itu," ujar Andri.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Aksi Begal di Depan Festival Citylink Terekam CCTV 

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 23:23 WIB

Aksi pembegalan terekam CCTV di Jalan Peta, tepatnya di depan Mall Festival Citylink pada hari Kamis, 15 April 2021. Kor...

Bandung Raya - Bandung, Aksi Begal di Depan Festival Citylink Terekam CCTV , Begal Bandung,Begal di Depan Festival Citylink,Begal Kota Bandung,berita kriminal bandung,Begal Terekam CCTV

Ridwan Kamil Larang ASN Jabar Mudik Idulfitri 2021

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 22:51 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar mudik pada Idul...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Larang ASN Jabar Mudik Idulfitri 2021, ASN Jabar,ASN Jabar Dilarang Mudik,Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Larangan Mudik,Mudik Idulfitri 2021

PWI dan IKWI Kota Bandung Bagikan Nasi Dus di Jalan Ahmad Yani

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 22:02 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung membagikan nasi dus bagi m...

Bandung Raya - Bandung, PWI dan IKWI Kota Bandung Bagikan Nasi Dus di Jalan Ahmad Yani, PWI Kota Bandung,IKWI Kota Bandung,Ramadan

Ngabuburit di Rel Kereta Api Bisa Didenda Rp15 Juta

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 21:12 WIB

Di perlintasan dekat Stasiun Kiaracondong, warga nongkrong di area rel kereta api yang seharusnya tidak boleh dimasuki.

Bandung Raya - Bandung, Ngabuburit di Rel Kereta Api Bisa Didenda Rp15 Juta, Denda Ngabuburit di Rel Kereta,Ngabuburit di Rel Kereta Api Kiaracondong,Ngabuburit di Rel Kereta Api

Berbahaya! Warga Ngabuburit di Rel Kereta Api Kiaracondong

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 21:02 WIB

Meski beberapa hari lalu terjadi kecelakaan pengendara motor di perlintasan kereta api Kiaracondong, warga tetap berkeru...

Bandung Raya - Bandung, Berbahaya! Warga Ngabuburit di Rel Kereta Api Kiaracondong, Ngabuburit di Rel Kereta Api,Ngabuburit Ramadan,Rel Kereta Api Kiaracondong

Pemkot Bandung Siap Populerkan Olahraga Dayung

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 19:24 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung pembinaan berbagai cabang olahraga (cabor) termasuk dayung. Terlebih jika cab...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Siap Populerkan Olahraga Dayung, Pemkot Bandung,Olahraga Dayung,PODSI Kota Bandung

Cuaca Ekstrem Diperkirakan Masih Landa Bandung Raya hingga Akhir April

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 19:18 WIB

Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, kejadian cuaca ekstrem itu dapat berupa hujan lebat hingga hujan es yang di...

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Ekstrem Diperkirakan Masih Landa Bandung Raya hingga Akhir April, cuaca ekstrem 2021,cuaca ekstreme Bandung,Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,BMKG

Stok Darah Mulai Menipis, Begini Solusi dari PMI Kota Bandung

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 17:20 WIB

Jumlah permintaan darah berbanding terbalik dengan jumlah donor yang menurun ketika Ramadan.

Bandung Raya - Bandung, Stok Darah Mulai Menipis, Begini Solusi dari PMI Kota Bandung, Stok Darah Mulai Menipis,PMI Kota Bandung,layanan jemput bola,Ketua PMI Kota Bandung Ade Koesjanto,Unit Transfusi Darah (UTD)
dewanpers