web analytics
  

Tasikmalaya Tak Lagi di Posisi Buncit Disiplin Jaga Jarak

Kamis, 4 Februari 2021 09:29 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Tasikmalaya Tak Lagi di Posisi Buncit Disiplin Jaga Jarak, disiplin jaga jarak,disiplin pakai masker,Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,COVID-19,PPKM Tasikmalaya,Aturan PPKM Tasikmalaya

Razia protokol kesehatan di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa (2/2/2021). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), Kota Tasikmalaya kini sudah tidak lagi berada di posisi paling bawah dalam penerapan protokol kesehatan terutama mengenai menjaga jarak.

"Alhamdulillah evaluasi dari provinsi kita sudah tidak terbawah lagi urusan jaga jarak udah ranking 8 dari bawah," ujar Ivan, seperti dilaporkan Ayotasik.com, Kamis (4/2/2021).

Di samping itu, soal disiplin dan kesadaran masyarakat dalam penggunaan masker juga sudah meningkat selama penerapan PPKM tahap 2 di minggu pertama.

"Dalam hal penggunaan masker kita sudah di tengah-tengah," ucapnya.

Menurutnya, ini menjadi dorongan bagi semua dan menambah semangat untuk pemerintah kota untuh lebih masif dalam menyosialisasikan protokol kesehatan ke masyarakat.

"Kita minta para camat, lurah, dan OPD, dibantu babinsa dan bhabibkamtibmas untuk menyosialisasikan prokes ke masyarakat," ungkapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, hingga Rabu (3/2/2021)total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 jumlahnya sebanyak 3.271 kasus dan 2.651 kasus telah dinyatakan sembuh, 554 kasus aktif, serta 66 kasus meninggal dunia.

PPKM dinilai efektif

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat menilai, Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Tasikmalaya efektif dan berhasil menekan angka penyebaran kasus Covid-19.

Menurutnya, PPKM yang dilakukan sejak 11 Januari juga mampu merubah status zonasi Kota Tasikmalaya yang sebelumnya merah (risiko tinggi) turun menjadi zona oranye (risiko rendah) penyebaran Covid-19.

"Penurunan zonasi itu menjadi salah satu indikator PPKM di Kita itu berhasil menekan penyebaran Covid-19," ujar Uus, Kamis (4/2/2021).

Ia menuturkan, sejak PPKM berlaku terjadi penurunan tingkat risiko penyebaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Artinya ada penurunan risiko kendati masih ada penambahan kasus baru.

"Meski kasus Covid-19 masih terus meningkat, tapi penambahan kasus harian cenderung terkendali," tuturnya.

Ia menambahkan, PPKM juga turut berkontribusi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan (prokes). Tempat-tempat usaha di Kota Tasikmalaya pun sudah mulai terbiasa menerapkan prokes.

"Memang perlu ditingkatkan dan dimaksimalkan, terutama dalam  kedisiplinan memakai masker dan jaga jarak," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

MUI Kota Bekasi Sebut Ibadah di Masjid Masih Aman

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 19:39 WIB

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mengklaim pelaksanaan ibadah di wilayahnya masih aman. Sekretaris MUI Kota Bek...

Umum - Regional, MUI Kota Bekasi Sebut Ibadah di Masjid Masih Aman , ibadah ramadan,Ramadan 2021,aturan salat tarawih di Masjid,MUI Bekasi,Ibadah masjid bekasi

Kepala MTs Ditangkap Saat Pesta Sabu Bersama Kekasih Gelapnya

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 19:27 WIB

Miris melihat kelakuan SG (40). Kepala salah satu MTs Negeri di Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, sebagai pendidik...

Umum - Regional, Kepala MTs Ditangkap Saat Pesta Sabu Bersama Kekasih Gelapnya, Kepala Mts Cianjur Pesta Sabu,Kepala sekolah Pesta Sabu,pesta sabu cianjur,kepala Mts pesta sabu dengan kekasih gelap

Sempat Merasa Pening, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 18:57 WIB

Istri Gubernur Jabar Ridwan Kamil Atalia Praratya dinyatakan positif Covid 19. Di Iinstagram, Atalia menceritakan kalau...

Umum - Regional, Sempat Merasa Pening, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19, Atalia Praratya,Istri ridwan Kamil positif Covid-19,Atalia positif Covid-19,Istri ridwan kamil

Ngabuburit di Jembatan Cirahong

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 14:43 WIB

Jembatan Cirahong yang berada di Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Jembatan tersebut dibangun pa...

Umum - Regional, Ngabuburit di Jembatan Cirahong, Jembatan Cirahong,ngabuburit jembatan cirahong,ngabuburit tasik,Wisata Tasikmalaya,sejarah jembatan cirahong,wisata jembatan cirahong

Legenda Ki Jumad dan Larangan Menabuh Bedug di Masjid Desa Jatisawit I...

Regional Sabtu, 17 April 2021 | 10:22 WIB

Legenda yang beredar di tengah masyarakat Desa Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, meniadakan keberadaan bedug dan kentonga...

Umum - Regional, Legenda Ki Jumad dan Larangan Menabuh Bedug di Masjid Desa Jatisawit Indramayu, desa jatisawit,indramayu

Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:55 WIB

Tidak sedikit warga yang kesulitan saat bulan suci Ramadan, termasuk Emak Amisah 64 tahun warga Kampung Pamoyanan RT 02/...

Umum - Regional, Emak Amisah Hidup Sebatangkara Jalani Puasa Dengan Keprihatinan, Warga Miskin Cianjur,Emak Amisah,Rutilahu Cianjur

Pejabat Eselon II Malu Malu Daftar Lelang Sekda Cianjur

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:18 WIB

Pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur resmi diperpanjang selama 14 hari mendatang. Seba...

Umum - Regional, Pejabat Eselon II Malu Malu Daftar Lelang Sekda Cianjur, Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pemkab Cianjur,Pejabat Eselon II Cianjur

Cianjur Perpanjang Status Darurat Banjir dan Longsor

Regional Jumat, 16 April 2021 | 20:10 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memperpanjang status siaga darurat banjir dan longsor, sebe...

Umum - Regional, Cianjur Perpanjang Status Darurat Banjir dan Longsor, Cianjur status darurat longsor,Cianjur status darurat banjir,status darurat bencana Cianjur,bencana Cianjur,Cianjur

artikel terkait

dewanpers