web analytics
  

Curhat Warga Bandung Soal PSBB yang Diperpanjang

Rabu, 3 Februari 2021 18:38 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Curhat Warga Bandung Soal PSBB yang Diperpanjang, PSBB Bandung,Penutupan Jalan di Kota Bandung,penutupan jalan Bandung,Jalan Braga,PPKM Bandung, PSBB Proporsional Bandung,dampak PSBB Bandung

Seorang barista meracik kopi di sebuah kafe di Jalan Braga, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM --Saat ini, Kota Bandung kembali menerapkan PSBB Proporsional atau PPKM hingga 8 Februari. Hal ini menyusul kasus Covid-19 yang masih terus meningkat di seluruh daerah yang menerapkan PPKM, termasuk Kota Bandung.

Aturan PSBB Proporsional di Kota Bandung saat ini tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan sejak awal Januari. Namun, rencananya Pemerintah Kota Bandung akan mengadakan posko pemantauan lalu lintas hingga perluasan ruas jalan yang dibuka-tutup untuk menekan mobilitas.

Meski dilangsungkan untuk menekan kasus Covid-19, namun PSBB Proporsional tidak luput dari keluhan. Salah satunya seperti yang dirasakan seorang barista salah satu kafe di Jalan Braga, Imam (25).

Dia mengatakan, aturan penyekatan jalan berdampak pada penurunan omzet harian kafe tersebut. Pasalnya, Jalan Braga dan Asia Afrika adalah beberapa ruas yang ikut terdampak penutupan, bahkan sebelum PSBB Proporsional kembali digelar.

"Ngaruh banget ke penjualan, setelah jalan ditutup turun mungkin sampai 50% nya. Karena jam 7 sudah harus ditutup dan kapasitas kursi juga dikurangi," ungkapnya kepada Ayobandung.com, Rabu (3/2/2021).

Dia juga menilai penutupan jalan tidak banyak berdampak pada pengurangan kerumunan. Karena, berdasarkan pengamatannya, di ruas Jalan Braga dan Asia Afrika pada siang hari masih kerap dikunjungi warga yang berwisata.

"Siang hari masih banyak juga sih yang kumpul-kumpul, terasa percuma. Saya juga nge-kost di Jalan Emung, harusnya naik motor hanya lima menit dari kafe, dekat banget. Tapi sekarang bisa muter -muter sampai 15 menit," keluhnya.

Seorang barista meracik kopi di sebuah kafe di Jalan Braga, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

Dia mengatakan, seharusnya pembatasan sosial dilakukan dengan tidak setengah-setengah. Bila benar-benar ingin mengurangi kerumuman dan mengurangi mobilitas, maka PSBB ketat seperti yang dilakukan di April-Juni kembali diterapkan.

"Menurut saya sih ya sudah saja semua orang dilarang keluar rumah, semua ditutup biar enggak ada kerumunan seperti di awal PSBB. Tapi pastikan ada bantuan datang ke rumah-rumah. Biar cepat beres," ungkapnya.

Berbeda dengan Imam, Fidhiah (24) menilai penyekatan jalan sejauh ini efektif mengurangi mobilitas warga. Jumlah kendaraan di malam minggu di ruas-ruas jalan utama dinilai berkurang dibanding pekan-pekan sebelum PSBB Proporsional.

"Menurut saya lumayan efektif sih, soalnya saya lihat jalanan mulai sepi seperti malam minggu kemarin. Lewat di daerah Cikapayang, Gedung Sate sampai Saparua tidak seperti biasanya," ungkap warga yang tinggal di Jalan Raya Kopo tersebut.

Meski demikian, dia berharap minimarket atau toko modern dapat buka lebih lama. Jam operasional saat ini dinilai terlalu singkat.

"Orang banyak yang butuh minimarket, menurut saya untuk toko tertentu seperti minimarket sebaiknya tutup lebih lama," ungkapnya.

Terkait keberadaan posko pemantauan, dia berharap bentuknya menyerupai posko cek poin seperti di awal PSBB. Sehingga, penerapan protokol kesehatan dapat ditegakkan.

"Kalau kaya cek poin kemarin sepertinya perlu, di tiap pintu tol dicegat. Tapi kalau hanya memantau dan diam saja sih, buat apa, mending tidak usah," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Internet Gratis di 500 RW, Pemkot Bandung Genjot Smart City

Bandung Senin, 12 April 2021 | 20:24 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggenjot implementasi konsep smart city, utamanya dari sisi optimalisasi teknol...

Bandung Raya - Bandung, Internet Gratis di 500 RW, Pemkot Bandung Genjot Smart City, Internet Gratis Kota Bandung,Pemkot Bandung,Smart City Bandung,WiFi gratis Bandung,RW Net

Pemkot Bandung Percepat Vaksinasi Guru dan Tenaga Pendidik Demi PTM

Bandung Senin, 12 April 2021 | 20:11 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat vaksinasi dengan menggelar vaksinasi dosis pertama bagi Guru dan Tena...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Percepat Vaksinasi Guru dan Tenaga Pendidik Demi PTM, Pemkot Bandung,vaksinasi guru,Pembelajaran Tatap Muka (PTM),PTM di Kota Bandung

Tembakkan Peluru 4 Kali, 'Koboi' di Pasar Induk Caringin Dibekuk Polis...

Bandung Senin, 12 April 2021 | 19:28 WIB

Pelaku diamankan di rumahnya pada Minggu, 11 April 2021. 

Bandung Raya - Bandung, Tembakkan Peluru 4 Kali, 'Koboi' di Pasar Induk Caringin Dibekuk Polisi, penembakan Pasar Induk Caringin,Pasar Induk Caringin,pria bawa pistol Pasar Induk Caringin,Polsek Babakan Ciparay

Serikat Buruh Gelar Aksi Tolak UU Ciptaker di Gedung Sate

Bandung Senin, 12 April 2021 | 19:01 WIB

Para buruh datang dari sejumlah wilayah, seperti Bandung Raya, Cianjur, dan Purwakarta. 

Bandung Raya - Bandung, Serikat Buruh Gelar Aksi Tolak UU Ciptaker di Gedung Sate, Unjuk Rasa Buruh Bandung,Demo Buruh di Gedung Sate,Demo buruh di Bandung,UU Ciptaker,demo tolak UU Cipta Lapangan Kerja,Demo Tolak UU Cipta Kerja,Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja,Tolak UU Cipta Kerja

Sumber Rezeki dari Tradisi Nadran di Makam Astana Anyar

Bandung Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB

Tradisi ini melibatkan penghormatan keluarga dan mengenang berpulangnya salah satu anggota keluarga kepada Yang Maha Kua...

Bandung Raya - Bandung, Sumber Rezeki dari Tradisi Nadran di Makam Astana Anyar , Tradisi Nadran,Ziarah kubur,Taman Makam Pahlawan,Tempat Pemakaman Umum (TPU),Astana Anyar,Kota Bandung

Warga Bandung Tidak Usah Repot, Urus KTP dan SIM Bisa Lewat GoSend

Bandung Senin, 12 April 2021 | 16:24 WIB

Warga Bandung Tidak Usah Repot, Urus KTP dan SIM Bisa Lewat GoSend

Bandung Raya - Bandung, Warga Bandung Tidak Usah Repot, Urus KTP dan SIM Bisa Lewat GoSend , Gosend,SIM via gosend,Dokumen disdukcapil gosend,gosend,Gojek,Disdukcapil Kota Bandung gratis,Polrestabes Bandung,SIM Bandung

Ziarah Kubur TPU Astanaanyar Ramai, Omzet Penjual Bunga Tetap Turun 50...

Bandung Senin, 12 April 2021 | 14:32 WIB

Di TPU Astanaanyar, misalnya, berdasarkan pantauan Ayobandung.com selama sepekan terakhir, dari pagi hingga sore, TPU in...

Bandung Raya - Bandung, Ziarah Kubur TPU Astanaanyar Ramai, Omzet Penjual Bunga Tetap Turun 50%, penjual bunga musiman,TPU Astanaanyar,Ziarah kubur jelang ramadan,hukum ziarah kubur jelang ramadan,Ziarah kubur,Ramadan 2021

Guru Mengaji Tega Mencabuli Enam Muridnya Jelang Ramadan

Bandung Senin, 12 April 2021 | 14:10 WIB

Setiap anak yang jadi korbannya diiming-imingi uang jajan supaya mau menghabiskan waktu bersamanya. 

Bandung Raya - Bandung, Guru Mengaji Tega Mencabuli Enam Muridnya Jelang Ramadan, Guru Mengaji Tega Mencabuli Enam Muridnya,Guru Ngaji,Kasus Pencabulan,Kota Bandung

artikel terkait

dewanpers