web analytics
  

Sejarawan Ungkap Sisi Negatif Pengubahan Provinsi Jawa Barat jadi Sunda

Senin, 1 Februari 2021 15:52 WIB Aris Abdulsalam
Bandung Raya - Bandung, Sejarawan Ungkap Sisi Negatif Pengubahan Provinsi Jawa Barat jadi Sunda, Jawa Barat,Provinsi Jawa Barat,Sunda,Provinsi Sunda,Sejarawan,Sejarawan Nina Lubis,Profesor Nina Herlina Lubis,Sejarah,Sejarah Jawa Barat,Sejarah Tatar Sunda

Ilustrasi rumah adat Sunda (Pixabay/Panji Arista)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah pertanyaan menarik terlontar dari seorang peserta webinar, yang diisi oleh Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran, Profesor Nina Herlina, pada Senin (2/1/2021).

Dalam webinar yang berjudul "Sejarah Banten" itu, alih-alih menyoroti tentang historis pembentukan Provinsi Banten, peserta justru menanyakan pendapat Nina tentang usulan pengubahan nomenklatur Jawa Barat menjadi "Provinsi Sunda". 

Usulan pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda memang telah ramai diperbincangkan sejak akhir tahun lalu. Tepatnya setelah dibahas oleh Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Barat, Eni Sumarni, dan didukung oleh Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad.

Melalui webinar yang diselenggarakan di aplikasi Zoom, Nina pun mengemukakan pendapatnya mengenai topik yang masih hangat untuk dibahas itu.

"Itu urusan yang politis," ungkapnya.

Menurut Nina, ada kepentingan pihak-pihak tertentu dari usulan tersebut. Secara khusus, sebagai sejarawan yang menulis buku Sejarah Tatar Sunda, Nina menolak untuk bersikap terburu-buru dalam menindaklanjuti usulan tersebut.

"Sejarawan harus mengkaji naskah terlebih dahulu, (apakah) ini layak atau tidak (jika) diubah menjadi Provinsi Sunda?" imbuhnya. Nina pun menjelaskan bahwa sejarawan hanya menyodorkan fakta; dan bahwa Sunda itu nama kerajaan yang pada masa lampau wilayahnya mencakup Banten, DKI, dan lainnya. Jika Jawa Barat diubah menjadi Provinsi Sunda maka, disampaikan Nina, itu sebenarnya malah memperkecil cakupan wilayah historisnya.

Lebih jauh, Nina menegaskan bahwa pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda justru akan meregangkan hubungan birokratis dan budaya antara beberapa daerah di Jawa Barat. Dalam pandangannya, tidak semua orang yang tinggal dan menetap di Jawa Barat ialah asli keturunan Sunda, sehingga wajar jika tidak semuanya akan menerima perubahan nama.

"Karena, orang-orang di Ciayumajakuning (Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan), misalnya, tegas-tegas menolak identitasnya sebagai orang Sunda," lanjut penulis buku Sejarah Jawa Barat itu.

Pernyataan Nina sesuai dengan kenyataan di daerah, pada 14 Oktober 2020 lalu, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, menolak usulan perubahan nama Jawa Barat. Kala itu, Azis menyatakan bahwa di Jawa Barat tak hanya ada suku Sunda, tapi juga suku lainnya.

Di Pantura pun demikian, "Di sebelah utara, itu bukan orang Sunda. Bahkan, seorang tokoh di Karawang (pernah) menolak (judul) buku Sejarah Tatar Sunda." Pemilihan judul Sejarah Jawa Barat justru dianggap lebih pas oleh orang Pantura.

"Jangan lupa juga, orang-orang Bogor, budayanya Pamalayon dan bukan Sunda. Mereka semua siap membuat provinsi sendiri jika Provinsi Sunda diresmikan," tegasnya.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Ridwan Kamil Minta KBB dan Kota Tasikmalaya Kerja Keras Turunkan Kasus...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 23:19 WIB

Memasuki PPKM Mikro tahap ketujuh 4-17 Mei 2021, Jawa Barat memiliki dua zona merah yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Ko...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Minta KBB dan Kota Tasikmalaya Kerja Keras Turunkan Kasus Covid, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Kasus Covid-19 di Jabar,Zona merah di Jawa Barat,KBB Zona Merah,Kota Tasikmalaya Zona Merah

Pemkot Bandung Bertekad Perbaiki Peringkat Smart City Dunia

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 22:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertekad mempetahankan status smart city yang telah dipegangnya. Bahkan Pemkot Bandung...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Bertekad Perbaiki Peringkat Smart City Dunia, Pemkot Bandung,Smart City,Eden Strategy Institute

Hari Kedua Larangan Mudik, Ridwan Kamil: 22.000 Kendaraan Diputarbalik...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 22:04 WIB

Selama dua hari penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, petugas gabungan kabupaten/kota berhasil memutar ba...

Bandung Raya - Bandung, Hari Kedua Larangan Mudik, Ridwan Kamil: 22.000 Kendaraan Diputarbalikkan , Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Hari Kedua Larangan Mudik,Kendaraan Diputarbalikkan,Larangan Mudik di Jabar,Mudik Aglomerasi Dilarang,mudik lokal dilarang

Tingkatkan PAD Sektor Pajak, Oded Minta Lurah dan Camat Edukasi Warga

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 21:53 WIB

Pemerintah Kota Bandung memberikan penghargaan kepada camat dan lurah berprestasi dalam pemungutan pembayaran Pajak Bumi...

Bandung Raya - Bandung, Tingkatkan PAD Sektor Pajak, Oded Minta Lurah dan Camat Edukasi Warga, Pemkot Bandung,PAD Kota Bandung,pajak kota bandung,PBB Kota Bandung

Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:44 WIB

Ketua Umum Sundawani Wirabuana, Robby Maulana Zulkarnaen, mengimbau kepada masyarakat Sunda di Indonesia untuk beradapta...

Bandung Raya - Bandung, Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu, Sunda Nusantara,Romantisme Masa Lalu,Sundawani Wirabuana,Orang Sunda,masyarakat Sunda

Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:35 WIB

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagin), Elly Wasliah memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung mal k...

Bandung Raya - Bandung, Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes, Kings Shopping Center,Pengunjung Memadati Kings,Kings Ramai Pengunjung

Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 16:39 WIB

Menurut Robby, kasus fenomena Sunda Nusantara kurang-lebih memiliki persamaan dengan Sunda Empire yang sempat menggegerk...

Bandung Raya - Bandung, Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara,plat nomor Kekaisaran Sunda,STNK kekaisaran Sunda,SIM kekaisaran Sunda,kekaisaran sunda nusantara,Sunda Empire

Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteu...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 14:51 WIB

Di antara kendaraan dengan pelat nomor selain D yang lolos pemeriksaan, kendaraan dengan pelat nomor B adalah yang palin...

Bandung Raya - Bandung, Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteur, pos penyekatan Pasteur,pos penyekatan Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Bandung,pemudik masuk Bandung,Bandung

artikel terkait

dewanpers