web analytics
  

Program Petani Milenial Ridwan Kamil Perlu Berkesinambungan

Senin, 1 Februari 2021 05:51 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Program Petani Milenial Ridwan Kamil Perlu Berkesinambungan, Petani Jabar,Petani Milenial,Program petani 4.0,Petani 4.0,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,program petani milenial

Ilustrasi--Petani di Lembang. (Ayobandung.com/Tri Junari)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang akan merekrut 5.000 petani milenial menyiapkan lahan garapan seluas 1.000 hektare mendapat respon positif Ulus Pirmawan, petani berprestasi asal Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Rencana program ini harus berkesinambungan dan ditopang dengan ilmu pertanian modern kepada generasi muda. Sehingga petani milenial tidak hanya program sesaat, tapi bisa jadi profesi yang melekat.

"Kalau melihat dari aspek program sangat baik, tinggal implementasinya bagaimana. Sebab generasi muda sekarang khususnya di perkotaan  jarang yang mau jadi petani, apalagi lahan juga semakin terbatas," kata Petani asal Kampung Gadok, Desa Suntenjaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ulus Pirmawan, Minggu (31/1/2021).

Petani yang mendapat penghargaan internasional dari Food and Agriculture Organization (FAO)/Organisasi Pangan Dunia ini menyebutkan, ketika anak petani atau yang background pendidikannya STM pertanian, mungkin bisa langsung konek dengan program ini.

Tapi yang tidak punya pengalaman pasti akan sulit, apalagi menjadi petani harus menanggalkan semua predikat dan gelar. Belum lagi soal lahan, apakah 1.000 hektare (ha) itu dalam satu hamparan atau terpisah-pisah, itu juga harus diperhitungkan.

Menurutnya, setiap petani milenial yang mendapat lahan 2.000 meter persegi dinilai terlalu kecil. Supaya berkesinambungan mestinya 6.000 meter, jadi setiap tiga minggu menanam di lahan 2.000 meter. Kemudian pekan keempat menanam di lahan lain, sehingga setiap dua bulan bisa panen secara berkesinambungan.

"Saya kira kalau lahan 2.000 meter terlalu kecil, mininal di 6.000 meter. Jadi setiap dua bulan sekali bisa panen dan berkelanjutan, tidak ada jeda selama satu tahun. Sehingga hasil panen yang dijual juga lebih menjanjikan," terang Duta Petani Andalan (DPA) Kementerian Pertanian (Kementan) ini.

Lebih lanjut, kata Ulus, ketika lahannya tidak sentralistik maka mesti ada pemilahan pertanian. Misalnya kawasan Cirebon dan Majalengka fokus di buah-buahan, lalu Lembang, Ciwidey, Pangalengan, menggarap sayuran, sementara Subang, Karawang, lebih ke pertanian padi. Sehingga bisa bervariasi dan punya ciri khas masing-masing.

"Harus diperjelas juga, apakah PT Agro selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jabar hanya membeli produknya, sementara petani milenial fokus diproduksi saja, atau bagaimana? Paling tidak petani milenial tidak hanya sebagai objek saja, tapi berhak atas kesuksesan usaha yang dijalankannya," ujarnya.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Pelaku Wisata Harap Pemerintah Kendalikan Zona Merah KBB

Ngamprah Sabtu, 8 Mei 2021 | 18:35 WIB

Pelaku wisata berharap penutupan wisata dibarengi dengan langkah serius dari pemerintah menekan kasus Covid-19 di KBB.

Bandung Raya - Ngamprah, Pelaku Wisata Harap Pemerintah Kendalikan Zona Merah KBB, Zona Merah KBB,Kabupaten Bandung Barat Zona Merah Covid-19,KBB,Pariwisata di KBB,Zona merah covid-19 KBB,Pelaku wisata

Tren Pergerakan Pemudik di Cimahi dan KBB Mulai Menurun

Ngamprah Jumat, 7 Mei 2021 | 22:22 WIB

Tren pergerakan pemudik yang melintas di kawasan Cimahi dan Bandung Barat mulai menurun. Jumlah kendaraan yang diputarba...

Bandung Raya - Ngamprah, Tren Pergerakan Pemudik di Cimahi dan KBB Mulai Menurun, Pergerakan Pemudik di Cimahi dan KBB,Mudik Cimahi,Mudik KBB,Polres Cimahi

Mudik Lokal Dilarang, Polres Cimahi Akan Hentikan Kendaraan Berplat Ba...

Ngamprah Jumat, 7 Mei 2021 | 22:09 WIB

Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi bakal memberhentikan dan memeriksa kendaraan plat nomor Bandung di p...

Bandung Raya - Ngamprah, Mudik Lokal Dilarang, Polres Cimahi Akan Hentikan Kendaraan Berplat Bandung, mudik lokal dilarang,Polres Cimahi,mudik lokal,mudik lokal Bandung Raya,mudik lokal cimahi,Larangan Mudik

Mudik Lokal ke Bandung Barat Dilarang, Ketahuan Ngeyel Akan Dikarantin...

Ngamprah Jumat, 7 Mei 2021 | 21:40 WIB

Kebijakan larangan mudik lokal resmi diterapkan di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Warga luar daerah yang kedapatan memak...

Bandung Raya - Ngamprah, Mudik Lokal ke Bandung Barat Dilarang, Ketahuan Ngeyel Akan Dikarantina, Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,mudik lokal,Mudik KBB,Mudik Bandung Barat

Parpol KBB Diguyur Dana Hibah, PDIP Dapat Jatah Paling Besar

Ngamprah Jumat, 7 Mei 2021 | 21:10 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersiap menyalurkan da...

Bandung Raya - Ngamprah, Parpol KBB Diguyur Dana Hibah, PDIP Dapat Jatah Paling Besar, Dana Hibah KBB,Dana Hibah Bandung Barat,Partai di KBB,PDIP KBB,PDIP Bandung Barat

Wisata Bandung Barat Ditutup karena Zona Merah, Pengelola Pasrah

Ngamprah Jumat, 7 Mei 2021 | 15:04 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menutup tempat wisata menyusul daerah KBB masuk dalam zona merah Covid-19...

Bandung Raya - Ngamprah, Wisata Bandung Barat Ditutup karena Zona Merah, Pengelola Pasrah, wisata lembang ditutup,wisata bandung barat ditutup,Bandung Barat Zona Merah,Kabupaten Bandung Barat Zona Merah,kabupaten bandung barat zona merah corona,Wisata Lembang

Jejak Kejayaan Jalur Mudik Cikalongwetan KBB, Hancur Dilindas Tol Cipu...

Ngamprah Kamis, 6 Mei 2021 | 20:51 WIB

Arus lalu lintas di Jalan Raya Padalang menuju Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tampak lenggang, pada Kamis...

Bandung Raya - Ngamprah, Jejak Kejayaan Jalur Mudik Cikalongwetan KBB, Hancur Dilindas Tol Cipularang, Jalur Mudik Cikalongwetan,Jalur Mudik KBB,Tol Cipularang,Cerita Mudik

Halau Pemudik di Jalur Tikus, Bandung Barat Tambah 4 Pos Penyekatan

Ngamprah Kamis, 6 Mei 2021 | 11:12 WIB

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menambah 4 pos penyekatan mudik 2021. Penambahan posko ini bert...

Bandung Raya - Ngamprah, Halau Pemudik di Jalur Tikus, Bandung Barat Tambah 4 Pos Penyekatan, pos penyekatan Bandung Barat,larangan mudik Bandung Barat,titik penyekatan mudik Bandung Barat,perbatasan Bandung Barat disekat,Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021

artikel terkait

dewanpers