web analytics
  

Jangan Beri Kucing Makan Nasi, Ini Alasannya

Minggu, 31 Januari 2021 14:51 WIB
Gaya Hidup - Komunitas, Jangan Beri Kucing Makan Nasi, Ini Alasannya, Kucing,dokter hewan,Kucing Makan Nasi

Kucing. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Banyak masyarakat yang salah kaprah dengan memberikan kucing makanan berupa nasi. Dokter hewan menegaskan pentingnya menghentikan kebiasaan memberi nasi kepada kucing.

Dikatakan dokter hewan Radhiyan Fadiar Sahistya, kucing tidak mampu mencerna karbohidrat menjadi sumber energi secara baik, sebab energi utama kucing berasal dari protein. Saat kadar protein berkurang, kucing menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Dalam webinar bertema Pentingnya Gizi Pada Anjing dan Kucing di Masa Pandemi yang tayang di YouTube, drh Radhiyan menerangkan bahwa kucing tidak bisa mencerna karbohidrat dengan baik.

"Lantas apa akibatnya jika kucing mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat? Karena kucing tidak dapat mencerna karbohidrat dengan baik, maka efeknya adalah gula darah meningkat secara drastis," katanya, Minggu (31/1/2021).

Berlebihan memberikan nasi dapat mengakibatkan kasus diabetes kepada kucing, terutama kucing yang sudah menginjak usia dewasa. Berikut ini adalah penjelasannya.

Nutrisi
Sama seperti manusia, memberikan makanan dengan nutrisi seimbang kepada hewan peliharaan juga penting agar 'anak-anak bulu' bisa tumbuh dengan baik. Semua harus dalam porsi yang pas.

Bila berlebihan, anjing atau kucing bisa mengalami gangguan ginjal, khususnya yang berusia di atas tujuh tahun.

Dia menjelaskan, itulah mengapa makanan-makanan hewan peliharaan dari pabrik dipisahkan berdasarkan kategori usia, yakni makanan untuk anak kucing atau anjing juga untuk hewan yang sudah dewasa.

Anak kucing atau anak anjing sebetulnya masih mendapat asupan nutrisi dari air susu induk. Organ pencernaan mereka belum berkembang sempurna sehingga butuh nutrisi berbentuk cairan.

Ketika sudah menginjak usia satu hingga dua bulan, mereka bisa belajar makan selain air susu. Berikan makanan yang ukurannnya kecil dan lembut agar anak anjing atau kucing tidak kesulitan memakannya. Setelah berusia dua hingga tiga bulan, Anda bisa mulai memberikan makanan dengan tekstur yang lebih padat.

Kadar protein dalam makanan khusus kucing atau anjing dewasa lebih rendah untuk menunjang fungsi ginjal yang menurun. Kucing dan anjing juga butuh asupan serat.

Bila kurang serat, mereka bisa mengalami diare, tapi bila berlebihan juga bakal mengakibatkan sembelit. Vitamin juga dibutuhkan dalam porsi yang pas. Kekurangan vitamin mengakibatkan hilang nafsu makan, sementara kelebihan vitamin bisa berujung kepada masalah kesehatan.

Lemak, sumber energi kedua baik untuk anjing dan kucing, lebih banyak diberikan pada formulasi pakan yang ditujukan untuk anjing atau kucing yang sedang bunting serta menyusui, atau hewan yang sedang sakit. Sebab, lemak bisa meningkatkan selera makan dan menyediakan 2,5 kali energi lebih besar dibandingkan protein dan karbohidrat dengan berat yang sama.

"Namun pemberian lemak secara berlebihan tidak baik karena bisa memicu gangguan kesehatan," kata dia.

Ada dua jenis makanan dari pabrik yang ditujukan untuk anjing dan kucing, yakni makanan kering dan makanan basah. Dia menjelaskan, makanan basah punya kandungan air yang lebih tinggi tapi dari segi nutrisi kandungan dalam makanan kering lebih tinggi.

Jika Anda memilih untuk memberi makanan hewan peliharaan yang diproduksi pabrik, berikan sesuai dengan kebutuhan. Jangan berikan makanan anjing kepada kucing.

Radhiyan menuturkan, formulasi pakan untuk kucing dan anjing berbeda jadi berikanlah makanan sesuai dengan jenisnya. Bagi pemilik kucing yang memilih untuk memberikan makanan anjing karena harga biasanya lebih murah, ada dampak negatif yang nantinya bisa terjadi, yakni masalah kesehatan mata dan jantung pada kucing.

Air bersih
Jangan lupa untuk selalu menyediakan air bersih untuk hewan peliharaan, sebab 90 persen kadar air dalam tubuh anjing dan kucing didapatkan dari makanan dan minuman yang dimakan.

Jangan biarkan hewan peliharaan meminum air dari sumber yang kotor, seperti kolam ikan atau air di kamar mandi yang bisa menyebabkan diare hingga cacingan akibat air yang tidak higienis.

Ada pemilik "anak bulu" yang memilih untuk membuat makanan sendiri bagi peliharaan mereka. Jika ingin memberikan ikan kepada kucing, panaskan dulu agar matang dengan cara dikukus atau direbus. Selain itu, berikan pakan yang berbeda secara bergantian karena setiap bahan baku punya nilai nutrisi berbeda.

Misalnya, dalam satu pekan berikan kucing pakan dari ikan, sisanya berikan makanan dari bahan baku unggas. Jangan lupa untuk memberikan multivitamin tambahan. Sementara serat bisa didapat dengan menggunakan agar-agar.

Lalu, bagaimana bila peliharaan mendadak tidak punya nafsu makan?

Pemilik hewan bisa mengecek kesehatan piaraannya. Anjing atau kucing yang mengandalkan indra penciuman bisa tidak berselera makan bila terkena flu yang membuat produksi ingus berlebihan dan mereka sulit membaui makanan.

Bulu kucing rontok?
Pemilik mungkin khawatir bila bulu kucing mendadak banyak yang rontok, terutama ketika ada perubahan seperti mengganti jenis pakan.

Sama seperti rambut manusia yang rontok, kucing juga mengalami kerontokan bulu, kata dokter hewan Novi Wulandari.

"Bulu rontok tidak selalu karena pergantian makanan, tapi itu hal yang normal," kata Novi dalam webinar Peduli Kucing Sekitar Kita, Minggu (31/1/2021).

Bulu-bulu kucing dapat rontok bila pemiliknya memberikan makanan yang lebih berkualitas. Kerontokan adalah salah satu efek detoksifikasi karena kucing mendapat asupan makanan yang lebih baik. Proses itu bisa memakan waktu hingga dua pekan.

Namun, makanan yang tidak sehat serta kondisi tidak fit dan penyakit yang tidak terdeteksi juga bisa menjadi penyebab bulu kucing rontok. Bila penyebabnya tidak kunjung diketahui, periksakan si anak bulu ke dokter hewan untuk mendapatkan solusinya.

Selain mengganti makanan, bulu kucing dapat rontok ketika si anak bulu sedang birahi, hamil, juga melahirkan. Bulu kucing rontok bisa juga disebabkan oleh infeksi atau parasit yang membuat kulit kucing gatal. Garukan yang berlebihan bisa membuat bulunya rontok sehingga bagian tersebut jadi botak.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

5 Tanaman Hias yang Bermanfaat di Kamar Mandi

Komunitas Senin, 12 April 2021 | 15:08 WIB

Sebanyak 5 tanaman hias ini bisa bermanfaat bagi ruangan kamar mandi.

Gaya Hidup - Komunitas, 5 Tanaman Hias yang Bermanfaat di Kamar Mandi, tanaman hias kamar mandi,Tanaman Hias,tanaman hias pengharum kamar mandi,tanaman hias cocok untuk kamar mandi,Kamar Mandi,aglaonema,sri rejeki,Kaktus,Lidah Buaya,sukulen,pakis boston

3 Tanaman Hias Paling Dicari Orang, Harganya Tembus Jutaan Rupiah

Komunitas Minggu, 11 April 2021 | 20:30 WIB

3 Tanaman Hias Paling Dicari Orang, Harganya Tembus Jutaan Rupiah

Gaya Hidup - Komunitas, 3 Tanaman Hias Paling Dicari Orang, Harganya Tembus Jutaan Rupiah, Tanaman Hias,Tanaman hias paling dicari,Tanaman Hias Langka,philodendron,sri rejeki,aglaonema,tanaman hias mahal,monstera

Tips Ampuh Merawat Tanaman Hias Alami

Komunitas Minggu, 11 April 2021 | 14:25 WIB

Jenis tanaman hias yang mudah perawatannya kerap menjadi pilihan masyarakat dalam menekuni hobi saat pandemi Covid-19 in...

Gaya Hidup - Komunitas, Tips Ampuh Merawat Tanaman Hias Alami, Pandemi Covid-19,Hobi Merawat Tanaman Hias,Tren Tanaman Hias,Merawat Tanaman Hias,Tanaman Hias

Tanaman Hias Aroid Diprediksi Jadi Tren Tahun Ini

Komunitas Minggu, 11 April 2021 | 14:23 WIB

Untuk masyarakat awam atau yang baru menyukai tanaman hias, mungkin lebih mengenal tanaman ini dengan nama philodendron...

Gaya Hidup - Komunitas, Tanaman Hias Aroid Diprediksi Jadi Tren Tahun Ini, Tanaman Hias Aroid,Tanaman Hias,Aroid,philodendron,monstera,rhapidopora,Tren Tanaman Hias

10 Ide Hampers Lebaran Bagi Orang Tersayang

Komunitas Minggu, 11 April 2021 | 09:15 WIB

Hari Raya Idulfitri menjadi salah satu momentum suka cita yang mempererat tali silaturahim. Biasanya, masyarakat akan me...

Gaya Hidup - Komunitas, 10 Ide Hampers Lebaran Bagi Orang Tersayang, Hampers Lebaran,ide Hampers Lebaran,tips membuat Hampers Lebaran,cara membuat Hampers Lebaran cantik,inspirasi membuat Hampers Lebaran,Hampers Lebaran 2021,model terbaru Hampers Lebaran 2021

Ini 3 Tanaman Hias untuk Percantik Ruangan

Komunitas Jumat, 9 April 2021 | 17:10 WIB

Kini tanaman hidup banyak digunakan untuk mempercantik bagian dalam rumah.

Gaya Hidup - Komunitas, Ini 3 Tanaman Hias untuk Percantik Ruangan, Tanaman Hias untuk Percantik Ruangan,tanaman hidup,Tanaman Hias,Merawat Tanaman Hias,tanaman hias untuk ruangan,sirih gading,Dianella Tasmanica Variegata,Haworthia Limifolia,tips mempercantik rumah dengan tanaman hias

Ada Sansaviera, Ini 3 Tanaman Hias untuk Percantik Teras Rumah

Komunitas Jumat, 9 April 2021 | 16:51 WIB

Kehadiran tanaman selain sebagai hobi juga dimaksudkan untuk mempercantik bagian-bagian tertentu di dalam maupun di luar...

Gaya Hidup - Komunitas, Ada Sansaviera, Ini 3 Tanaman Hias untuk Percantik Teras Rumah , Tanaman Untuk Mempercantik Teras Rumah,Tanaman Hias,Sansaviera Trifasciata Hahnii,Calathea Ctenante Setosa,Anthurium Crystallinum,Tips Merawat Tanaman Hias,tanaman hias tercantik,tanaman hias termahal,Hobi Tanaman Hias

Tips Rawat Tanaman Hias Agar Tak Mati Saat Kemarau

Komunitas Jumat, 9 April 2021 | 11:47 WIB

Maret lalu Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2021 di sebagian pulau Jawa akan...

Gaya Hidup - Komunitas, Tips Rawat Tanaman Hias Agar Tak Mati Saat Kemarau, Tanaman Hias Kering,Tanaman Hias Mati,cara rawat tanaman hias,Merawat Tanaman Hias,Tips Merawat Tanaman Hias,Cara merawat tanaman hias

artikel terkait

dewanpers