web analytics

Eiger Surati Youtuber Gara-gara Hal Sepele, Netizen Kecewa

clockKamis, 28 Januari 2021 17:26 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Eiger Surati Youtuber Gara-gara Hal Sepele, Netizen Kecewa, Surat Eiger,Youtuber Disurati Eiger,Eiger Kirim Surat ke Youtuber,Surat Keberatan Eiger,Youtuber Duniadian,Duniadian Disurati Eiger,Duniadian,Eiger

Surat keberatan eiger yang diunggah warganet ( Twitter)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Eiger Adventure menuai polemik setelah mengirim surat keberatan kepada Youtuber duniadian atau Dian Widiyanarko.

Eiger sendiri merupakan salah satu pionir kebutuhan perlengkapan bagi gaya hidup para penggiat petualangan alam terbuka dan aktivitas luar ruangan asli Indonesia yang mendunia.

Bagi anda kalangan petualang atau yang suka naik gunung, Eiger bukanlah nama yang asing. Bahkan, di kalangan awam, eiger jadi salah satu perlengkapan idaman.

Namun, belakangan nama Eiger jadi sering disebut di media sosial usai adanya seorang Youtuber yang mengaku mendapatkan surat keberatan yang dilayangkan pihak Eiger.

Alasannya, karena Eiger tidak menyukai kualitas video yang diunggah oleh Youtuber tersebut, selain itu Eiger juga tidak menyukai adanya suara yang mengganggu video. Tidak hanya itu, pihak Eiger juga merasakeberatan dengan lokasi yang digunakan oleh pengunggah video.

"Halo @eigeradventure. Jujur kaget saya dapat surat begini dari anda. Lebih kaget lagi baca poin keberatannya. Saya kan review produk gak anda endorse. Kalau anda endorse atau ngiklan boleh lah komplen begitu. Lha ini beli, gak gratis, lalu review pake alat sendiri," tulis akun @duniadian.

Ia juga mengaku kecewa karena pihak Eiger menilai kualitas videonya masih buruk tidak seperti Youtuber terkenal lainnya.

"FYI saya ini konsumen setia EIGER sejak lama. Tapi okelah kalau anda keberatan, saya terima keberatannya dan saya mohon maaf. Tapi permintaan untuk menghapus, sory gak bisa," ujarnya lagi.

Lebih jauh, Youtuber tersebut bahkan berjanji tidak akan membeli dan mereview produk dari Eiger.

"Mulai hari ini saya tidak akan beli produk anda lagi dan tidak akan mereview di channel saya lagi. Biar hanya youtuber bintang lima dengan alat canggih saja yang mereview produk anda," ujarnya.

Adanya unggahan ini lantas mendapatkan beragam respons dari warganet. Meski tidak sedikit yang menyayangkan adanya hal ini, beberapa di antaranya tidak mempermasalahkan langkah Eiger.

"Gua cuma baca doang tersinggung. boomer," tulis Reza Arap.

"Asli, sebagai Youtuber pemula saya ga ikut dikirim surat tapi ikutan kesel. Bikin video itu effort, mulai dari beli lampu, nyiapin script trus belum lagi ngedit dan upload. Sumpah jadi males ama merk," tulis akun @DiazAnanda.

"Yaampun, kirain karena apa… ternyata kualitas video. Kok jadi kaya ngga tau diri ya :)) Ini yang ngebisikin legalnya siapa sik, kok konyol," tulis @chiw.

"Di nomor surat /I/2021 (kemungkinan besar) menandakan surat dibuat bulan Januari tahun 2021, sedangkan surat tanggal 23 desember 2020. Kaya ada yang janggal," tulis warganet lainnya.

Pihak Eiger sendiri sudah dihubungi terkait adanya perkara ini, meski demikian belum ada keterangan apapun.

 

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Benih Bunbun, Inovasi Daur Ulang Kertas Bekas Jadi Souvenir Edukasi

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 22:00 WIB

Melalui Benih Bunbun, terungkap fakta menarik bahwa menanam tumbuhan sangatlah mudah dan dapat menggunakan cara yang men...

Bandung Raya - Bandung, Benih Bunbun, Inovasi Daur Ulang Kertas Bekas Jadi Souvenir Edukasi, Benih Bunbun,Inovasi,Daur Ulang,Kertas Bekas,Souvenir Edukasi

Supplier Ikan Hias, meski Pandemi Tak Pernah Merugi

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 21:45 WIB

Bisnis ikan hias ini memang cukup menjanjikan. Puluhan hingga ratusan juta bisa dikantongi supplier setiap minggunya.

Bandung Raya - Bandung, Supplier Ikan Hias, meski Pandemi Tak Pernah Merugi, Supplier Ikan Hias,ikan hias,Tak Pernah Merugi,Pandemi,PPKM,Bisnis

Ridwan Kamil Minta Bupati dan Wali Kota di Jabar Melek Digital

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 21:10 WIB

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendorong bupati/wali kota di Jabar untuk meningkatkan kemampuan mengelola tekn...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Minta Bupati dan Wali Kota di Jabar Melek Digital, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,teknologi digital,ekonomi digital,Provinsi Digital

Pedagang Pasar Baru Ingin Kembali Jualan, Pemkot Bandung: Keputusan Be...

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 17:40 WIB

Sejumlah pedagang Pasar Baru menginginkan agar bisa kembali berjualan di tengah kebijakan Perwal terbaru Kota Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Pedagang Pasar Baru Ingin Kembali Jualan, Pemkot Bandung: Keputusan Besok, Pedagang,Pasar Baru,Pemkot Bandung,Kembali Jualan,Ekonomi,Tuntutan Pedagang,Perwal terbaru,Kota Bandung

Pemkot Bandung Raih 2 Penghargaan, Ajeg dan Pinunjul

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 17:29 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berhasil meraih dua penghargaan, yakni kategori Terbaik 1 Kabupaten/Kota Terbaik untuk...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Raih 2 Penghargaan, Ajeg dan Pinunjul, Pemkot Bandung,Pengendalian Inflasi,Digitalisasi Ekonomi Daerah,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Suka dan Duka di Balik Produksi Peti Jenazah Covid-19

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 16:45 WIB

Di antara himpitan rumah dan akses jalan yang hanya cukup untuk satu motor, ada tempat produksi peti jenazah Covid-19.

Bandung Raya - Bandung, Suka dan Duka di Balik Produksi Peti Jenazah Covid-19, Produksi,Peti Jenazah,COVID-19,Wirausaha,UMKM,Kota Bandung

Oded Masih Bertugas, Sekda: Pemkot Bandung Tidak Pernah Ajukan Plt

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 16:42 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan pihaknya belum pernah mengajukan surat pengajuan Pelaksan...

Bandung Raya - Bandung, Oded Masih Bertugas, Sekda: Pemkot Bandung Tidak Pernah Ajukan Plt, Wali Kota Bandung Oded M Danial,Sekda Kota Bandung Ema Sumarna,Pemkot Bandung

Pemkot Bandung Pastikan Ketersediaan Oksigen di Puskesmas Aman

Bandung Selasa, 27 Juli 2021 | 16:11 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan ketersediaan oksigen di puskesmas aman. Dari kebutuhan sebanyak 183,62 meter...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Pastikan Ketersediaan Oksigen di Puskesmas Aman, oksigen Bandung terbatas,oksigen bandung,stok oksigen bandung,stok tabung oksigen bandung,tabung oksigen bandung,oksigen puskesmas bandung

artikel terkait

dewanpers
arrow-up