web analytics
  

Jadi Tersangka 3 Kasus di Bareskrim, Begini Kondisi Rizieq Sebelum Diadili

Kamis, 28 Januari 2021 13:11 WIB
Umum - Nasional, Jadi Tersangka 3 Kasus di Bareskrim, Begini Kondisi Rizieq Sebelum Diadili, Baliho Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq Shihab,Kasus Habib Rizieq Shihab,Sidang Kasus Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab saat dipindahkan dari sel tahan polda metro jaya ke rutan Bareskrim Polri. ( Suara.com/ M Yasir)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri masih melengkapi tiga berkas perkara tersangka Habib Rizieq Shihab. Ketiga berkas perkara itu meliputi kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan di Megamendung, Petamburan, dan  kasus swab di RS Ummi Bogor.

Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan bahwa penyidik mulanya telah melimpahkan ketiga berkas perkara tahap satu tersangka Habib Rizieq ke Kejaksaan pada 14 Januari lalu. Namun, pada 26 Januari kemarin Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai berkas tersebut belum lengkap atau P19.

"Penyidik masih melengkapi petunjuk P19 JPU," kata Andi saat dikonfirmasi, Kamis (28/1/2021).

Seperti diketahui, Habib Rizieq menyandang status tersangka dalam tiga kasus sekaligus.

Kasus pertama terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Kedua, terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara peletakan batu pertama di Pondok Pesantren Markaz Syariah Agrokultural, Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Ketiga, kasus dugaan menghalang-halangi penanggulangan wabah terkait pelaksanaan tes swab di RS Ummi Bogor.

Rutan Bareskrim

Kekinian Habib Rizieq pun tengah mendekam di Rutan Bareskrim Polri. Dia dipindahkan dari Rutan Polda Metro Jaya pada Kamis (14/1) lalu.

Andi ketika itu menjelaskan pertimbangan penyidik memindahkan Habib Rizieq ke Rutan Bareskrim Polri lantaran Rutan Polda Metro Jaya sudah terlalu padat. Selain itu, agar memudahkan penyidik Bareskrim Polri dalam melakukan pemeriksaan.

"Pertimbangannya tahanan di Polda Metro Jaya terlalu padat, sekaligus untuk memudahkan penyidik Bareskrim dalam pemberkasan kasusnya," kata Andi kepada suara.com Kamis (14/1).

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Epidemiolog: Anak Jangan ke Pasar atau Mal

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 21:50 WIB

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, orang tua seharusnya tidak mengajak anak...

Umum - Nasional, Epidemiolog: Anak Jangan ke Pasar atau Mal, epidemiologi,Anak Jangan ke Mal,Anak Jangan ke Pasar,Anak Rentan Covid-19,Anak Rawan Covid-19

Tekan Kasus Covid, IDI Sarankan Lockdown Selama 2 Pekan

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 21:01 WIB

Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan, pemerintah harus teta...

Umum - Nasional, Tekan Kasus Covid, IDI Sarankan Lockdown Selama 2 Pekan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Lockdown,Lockdown 2 Minggu,Lockdown 2 Pekan,Satgas Covid-19

Covid Indonesia Hari Ini Tertinggi Sepanjang Pandemi, Tembus 14.536 Ka...

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 17:35 WIB

Angka kasus Covid-19 harian indonesia kembali pecah rekor. Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan ada 14.536 kasus baru,...

Umum - Nasional, Covid Indonesia Hari Ini Tertinggi Sepanjang Pandemi, Tembus 14.536 Kasus, Covid Indonesia Hari Ini,Update Covid Indonesia Hari Ini,kasus Covid-19 harian di Indonesia,covid-19 Indonesia pecah rekor,Gelombang kedua Covid-19 di Indonesia,kasus harian Covid-19

Perintah Jokowi: Operasi Yustisi Prokes di 29 Daerah Zona Merah

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 17:02 WIB

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengatakan, Presiden Jokowi memerintahkan ada operasi yustisi di 29...

Umum - Nasional, Perintah Jokowi: Operasi Yustisi Prokes di 29 Daerah Zona Merah, Presiden Jokowi,Operasi Yustisi Prokes,Zona Merah,Satgas Covid-19

Covid-19 Lagi Melonjak, Ahli Biologi Molekuler Minta Stop Penggunaan G...

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 14:55 WIB

Ahli Biologi Molekuler Ahmad Utomo meminta penggunaan GeNose C19 sebagai alat deteksi kasus Covid-19 dihentikan.

Umum - Nasional, Covid-19 Lagi Melonjak, Ahli Biologi Molekuler Minta Stop Penggunaan Genose, Covid-19,Ahli Biologi Molekuler,GeNose

Lonjakan Kasus Covid-19, Menkes Fokus Implementasi Kebijakan di Lapang...

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 13:05 WIB

Data terakhir kasus di Indonesia menunjukkan bahwa tercatat sebanyak 13.737 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Umum - Nasional, Lonjakan Kasus Covid-19, Menkes Fokus Implementasi Kebijakan di Lapangan, Menkes,Kasus Covid-19,Indonesia

Bocoran Formasi CPNS 2021 di 7 Kementerian dan Lembaga Negara, Simak!

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB

 Sejumlah kementerian dan lembaga sudah mengumumkan rencana terkait seleksi CPNS 2021. Jumlah kebutuhan formasi pun berb...

Umum - Nasional, Bocoran Formasi CPNS 2021 di 7 Kementerian dan Lembaga Negara, Simak!, Bocoran,Formasi,CPNS,Kementerian,Lembaga

Tips Menabung Emas di Pegadaian sebagai Investasi Masa Depan

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 11:01 WIB

Tabungan emas pegadaian merupakan salah satu cara investasi emas yang cukup aman dan terpercaya.

Umum - Nasional, Tips Menabung Emas di Pegadaian sebagai Investasi Masa Depan, tips menabung emas di Pegadaian

artikel terkait

dewanpers