web analytics
  

Benarkah Bersepeda Membuat Kaki Lebih Besar?

Rabu, 27 Januari 2021 14:47 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Benarkah Bersepeda Membuat Kaki Lebih Besar?, Bersepeda,Manfaat bersepeda,Dampak bersepeda,Bersepeda bikin kurus,bersepeda bikin kaki besar

Ilustrasi--Bersepeda (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Benarkah bersepeda dapat membuat kaki menjadi lebih besar? Pertanyaan ini seringkali muncul dari banyak orang.

Bahkan, kekhawatiran yang berlebihan membuat orang-orang tidak mencari tahu lebih lanjut mengenai hal itu dan memilih untuk tidak bersepeda. Faktanya, olahraga ini bisa membuat Anda lebih bugar dan kuat.

“Secara umum, bersepeda dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan menurunkan massa lemak,” ujar Jinger Gottschall, seorang profesor kinesiologi di Penn State University, dilansir Bicycling, Selasa (26/1).

Jika Anda bersepeda atau melakukan olahraga apapun lainnya, secara teratur tubuh akan beradaptasi untuk membantu. Itu merupakan cara kerja dari badan manusia saat berolahraga.

Bagaimana akan membentuk otot dan massa bergantung pada banyak faktor. Termasuk seberapa sering bersepeda, jenis bersepeda yang dilakukan, apa yang dikonsumsi, serta susunan hormonal Anda.

Jika Anda berkendara 15 hingga 20 atau lebih jam seminggu, lebih baik memiliki keyakinan terlebih dahulu bahwa anda memiliki kaki pengendara sepeda untuk diperlihatkan. Pesepeda profesional memiliki penampang otot paha yang lebih besar daripada non-pengendara sepeda.

Apa yang paling menonjol adalah otot paha depan mendorong pedal ke bawah, serta otot hamstring besar yang membantu menyapu pedal ke atas. Berkendara jarak jauh, lebih lambat, dan stabil juga akan menempatkan Anda dalam zona pembakaran lemak sehingga massa otot Anda dapat tumbuh sementara lemak berkurang sehingga menghasilkan komposisi tubuh yang berbeda.

 Bagi orang-orang yang bersepeda untuk sekadar rekreasi atau menggunakan sepeda statis dalam ruangan untuk berolahraga, mereka tidak akan memiliki paha yang lebih besar dibanding yang tidak sama sekali bersepeda. Perlu diketahui, atlet sepeda trek yang memiliki paha berukuran besar mendorong lebih dari pedal, yaitu pelas logam berat.

"Besarnya hipertrofi otot dengan bersepeda adalah sepertiga dari hipertrofi otot yang Anda dapatkan dari latihan ketahanan,” jelas Gotchall.

Selain itu, diperlukan perubahan pola makan dan rutinitas latihan untuk memiliki paha seperti atlet sepeda  tersebut. Sementara faktor lain yang mempengaruhi adalah hormon testosteron.

Lebih banyak testosteron berarti lebih banyak massa otot. Pria cenderung lebih berotot daripada perempuan, karena memiliki kadar hormon testosteron yang lebih tinggi.

Hormon anabolik mengatur dan merangsang sintesis protein. Semakin baik tubuh Anda dalam mengambil protein dan mensintesisnya ke dalam sel otot, maka semakin besar pula sel otot tersebut.

Gottschall mengatakan aktivitas otot hampir empat kali lebih besar di paha depan daripada di paha belakang saat bersepeda. Bersepeda membangun kekuatan jantung dan paru-paru.

Bersepeda dengan intensitas tinggi meningkatkan kapasitas jantung dan paru-paru Anda. Kebugaran kardiovaskular yang lebih baik membuat Anda juga menjadi pembakar lemak yang lebih baik.  

“Saya merekomendasikan dua sesi intensitas tinggi seminggu yang mencakup latihan interval 20 menit di atas 85 persen dari detak jantung maksimum Anda,” kata Gotchall.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Tidur Telanjang Bisa Membuat Lebih Pulas

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 02:05 WIB

Jika ingin mencoba sesuatu yang baru untuk meningkatkan kualitas tidur Anda, mengapa tidak mencoba tidur telanjang?

Gaya Hidup - Sehat, Tidur Telanjang Bisa Membuat Lebih Pulas, Tidur Telanjang,Tidur Pulas,Tidur Nyenyak,Manfaat Tidur Telanjang

Ayo Konsumsi Buah dan Sayur Demi Panjang Umur

Sehat Rabu, 3 Maret 2021 | 01:03 WIB

Konsumsi buah dan sayur setiap hari sudah sejak lama dianjurkan demi menunjang kesehatan. Namun, tiap orang mungkin meng...

Gaya Hidup - Sehat, Ayo Konsumsi Buah dan Sayur Demi Panjang Umur, Konsumsi Buah dan Sayuran,Makan Buah dan Sayur,Manfaat Konsumsi Buah Sayur,Panjang Umur

Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Ini yang Perlu Dilakukan

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 22:05 WIB

Divonis positif Covid-19 bukanlah berita baik, apalagi setelah baru saja memperoleh vaksin. Namun, begitu mengetahuinya,...

Gaya Hidup - Sehat, Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Ini yang Perlu Dilakukan, Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin,Positif Covid-19 Usai Divaksin,Vaksinasi Covid-19

5 Kebiasaan ini Picu Nyeri Lutut

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 19:49 WIB

Nyeri lutut adalah masalah kesehatan umum yang dialami orang dewasa lebih tua. Seiring bertambahnya usia, otot-otot di s...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Kebiasaan ini Picu Nyeri Lutut, Nyeri Lutut,Penyebab Nyeri Lutut,Sakit Lutut,Kebiasaan Picu Nyeri Lutut

Mengenal Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 18:30 WIB

Mengenal Lebih Dalam Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui

Gaya Hidup - Sehat, Mengenal Vaksin Covid-19 Rekombinan Asal Cina Anhui, vaksin covid-19 rekombinan,vaksin covid-19 anhui,Vaksin Covid-19 Bandung,Tempat vaksinasi Covid-19 Bandung,Cara vaksinasi Covid-19 Bandung

11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:46 WIB

Kondisi ini disebut anemia atau kurang darah yang bisa menyebabkan mudah sakit dan cepat lelah.

Gaya Hidup - Sehat, 11 Sumber Makanan Kaya Zat Besi, zat besi bagi tubuh,makanan sehat kaya zat besi,sumber makanan kaya zat besi,makanan kaya zat besi,Zat Besi

Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:06 WIB

Peristiwa setahun terakhir itu membuat WHO memutuskan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020.

Gaya Hidup - Sehat, Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi , Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO,beda endemik dan pandemi,Penyebaran virus Covid-19,pandemi global,Endemik,Pandemi,HIV,Pandemi Flu,Pandemi Flu Babi,pengertian endemik,penyakit endemik

5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 07:04 WIB

Berbagai negara telah memulai program vaksinasi guna menekan angka positif Covid-19 yang terus meningkat. Jika Anda term...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19,Tempat Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona
dewanpers