web analytics
  

Petugas Jasa Pikul Tolak Angkut Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut, Ini Penjelasannya

Rabu, 27 Januari 2021 15:47 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Petugas Jasa Pikul Tolak Angkut Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut, Ini Penjelasannya, Pengangkut jenazah covid-19,Suryana tukang gali kubur di TPU Cikadut,TPU Cikadut,Janazah Covid-19 TPU Cikadut,Petugas pemanggul janazah Cikadut,Pemakaman Covid-19,Petugas Pemakaman Covid-19,Penolakan Jenazah Covid-19

Petugas Jasa Pikul Tolak Angkut Jenazah Covid-19, Ini Penjelasannya. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

MANDALAJATI, AYOBANDUNG.COM -- Keluarga jenazah yang terpapar Covid-19 harus memanggul peti dari tempat parkir hingga liang kubur secara mandiri di Pemakaman Cikadut, Kota Bandung, Rabu (27/1/2021). Jarak yang ditempuh sekitar 400 meter dari tempat parkir hingga liang kubur.

Hal tersebut karena petugas jasa pikul jenazah di makam Cikadut merasa kecewa dengan Pemerintah Kota Bandung.

Koordinator Jasa Pikul Jenazah Covid-19 Pemakaman Cikadut Bandung, Fajar, mengatakan petugas jasa pikul merasa kecewa karena dianggap melalukan pungli. 

"Kita selalu dikatakan pungli, dikatakan pungli yang terlontar dari akunnya Mang Oded, ada juga kata-kata bahwa kita masih aja tega disaat-saat ada jenazah kita memanfaatkan, terus ada kata-kata kita itu berbisnis," ujarnya di Pemakaman Covid Cikadut. 

Fajar menuturkan, pihaknya tidak pernah melakukan pungli terhadap proses pemakaman jenazah Covid-19. 

"Kalau setahu saya yang namanya Pungli itu seperti meminta uang tanpa pekerjaan itu pungli, namun kita kan disini keluar keringat kita bekerja kita mengeluarkan jasa, si ahli waris memberi mungkin memberi dengan rasa ikhlas mungkin itu tidak bisa disebut pungli," katanya. 

Menurutnya, aksi tersebut dilakukan lantaran ia dan rekan-rekan merasa kecewa dengan anggapan pungli tersebut.

"Iya sebenernya kita juga bukan tidak ada rasa kemanusiaan untuk menolong lagi gitu kan. Namun, kita juga memiliki perasaan lah karena banyaknya hujatan dari netizen, bahkan dari instansi pejabat sekalipun kata-katanya mungkin kurang pas buat kita, dan kita hentikan aktivitas memikul dan mengantarkan jenazah," ucapnya. 

Hingga siang tadi, total ada 3 jenazah Covid-19 yang dimakamkan di Pemakaman Cikadut. Namun, tidak ada satupun petugas yang memikul peti jenazah tersebut. 

"Dari tadi pagi ada tiga jenazah yang dateng, kita biarkan begitu saja dan jenazah tersebut terabaikan. Alasan kita berhenti memikul karena kita sudah diabaikan selama 11 bulan tanpa ada perhatian dari pemerintah. Mungkin saatnya sekarang pemerintah memerhatikan kita disini, bahwa kita itu ada disini," jelas Fajar. 

Fajar juga berharap agar Pemerintah Kota Bandung menjadikan petugas jasa pikul makam Covid-19 sebagai Pekerja Harian Lepas (PHL) secara permanen

"Kalau untuk itu, memang sudah ada informasi mau ada merekrut temen-temen kita, namun merekrut dimasa pandemi saja tidak permanen, padahal harapan kita maunya kita direkrut sebagai pekerja PHL permanen," ucapnya. 

Aksi tersebut akan dilakukan hingga ada keputusan dari Pemerintah Kota Bandung terhadap petugas jasa pikul. 

"Mungkin kita gelar sampai ada keputusan dari pemerintah kepada kita ya kejelasan. Kita sebenarnya sudah memaafkan, cuma alangkah baiknya, bila si pejabat tersebut meminta maaf kepada rekan-rekan kami yang sudah tersudutkan oleh di sosmed," kata Fajar. 

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Jabar Siap Perbaiki 150 Rumah Rusak Akibat Bencana

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 19:02 WIB

Kerusakan rumah warga akibat bencana banjir di Kabupaten Bekasi mulai diinventarisasi agar bisa segera diperbaiki. Pemer...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Siap Perbaiki 150 Rumah Rusak Akibat Bencana, Rumah Rusak Akibat Bencana,Disperkim Jabar,Rumah Rusak Akibat Banjir Bekasi

Covid-19 Kota Bandung Meningkat 219 Kasus dalam Sehari

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 16:19 WIB

Angka tersebut mengalami peningkatan 219 kasus dibanding hari sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada kasus Covid-19 akti...

Bandung Raya - Bandung, Covid-19 Kota Bandung Meningkat 219 Kasus dalam Sehari, Kasus positif Covid-19 di Kota Bandung,Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung,kasus Covid-19 aktif

Pemkot Bandung Bakal Tata PKL Kawasan Tegallega

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 15:48 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tegallega.

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Bakal Tata PKL Kawasan Tegallega, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Penataan PKL, tegalega

Simak Alur dan Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Untuk Lansia Kota B...

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 15:30 WIB

Vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Kota Bandung sudah dimulai pada hari ini, Jumat (26/2/2021).

Bandung Raya - Bandung, Simak Alur dan Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Untuk Lansia Kota Bandung, Vaksinasi Covid-19,Lansia,Kota Bandung

Puluhan Lansia Disuntik Vaksin Covid-19 di RS Al-Islam Bandung

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 14:06 WIB

Terdapat sebanyak 36 lansia yang berhasil divaksin di rumah sakit ini.

Bandung Raya - Bandung, Puluhan Lansia Disuntik Vaksin Covid-19 di RS Al-Islam Bandung, vaksinasi covid-19 lansia,Vaksinasi Covid-19 lansia Bandung,RS Al Islam,Vaksinasi Covid-19 Bandung,Lansia Bandung divaksin,tempat vaksin lansia Bandung

Yana Ajak Warga Bandung Bentuk Herd Immunity dengan Vaksin

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 13:32 WIB

Ia menegaskan, vaksin bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk melindungi semua orang.

Bandung Raya - Bandung, Yana Ajak Warga Bandung Bentuk Herd Immunity dengan Vaksin, Vaksinasi Covid-19 Kota Bandung,covid bandung,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Herd Immunity

Pemkot Bandung Akan Coba Terapkan Teknologi Pyrolisis

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 13:02 WIB

Kota berjuluk satria itu memadukan pengelolaan sampah dari mulai pemilahan, pencacahan, hingga menghabisi residunya deng...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Akan Coba Terapkan Teknologi Pyrolisis, Wali Kota Bandung Oded M. Danial,pola pengelolaan sampah ala Kabupaten Banyumas,metode pyrolisis,Teknologi pyrolisis,Tempat Pengolahan Sampah di Banyumas

Bunuh Majikan, ART di Buahbatu Kesal Sering Dibanding-bandingkan

Bandung Jumat, 26 Februari 2021 | 11:54 WIB

Ratna diketahui membunuh Dewi yang merupakan seorang lansia di Komplek Buana Cigi, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbat...

Bandung Raya - Bandung, Bunuh Majikan, ART di Buahbatu Kesal Sering Dibanding-bandingkan, Pembunuhan lansia,Pembunuhan lansia Buahbatu,Lansia dibunuh Bandung,pembunuhan Bandung,kompleks buana cigi
dewanpers