web analytics
  

Bagaimana Nasib Perekonomian Indonesia Tahun 2021?

Rabu, 27 Januari 2021 14:35 WIB Netizen Ignatia Reyna Suhanta
Netizen, Bagaimana Nasib Perekonomian Indonesia Tahun 2021?, nasib ekonomi Indonesia tahun 2021,Pandemi Covid-19,Data BPS tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia,Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani,Program Penanganan COVID-19

Ilustrasi -- Grafik Ekonomi. (Pixabay)

Ignatia Reyna Suhanta

Mahasiswa Universitas Parahyangan Bandung, semester 1 jurusan Hubungan Internasional.

AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Dampaknya ke berbagai bidang, terus terasa, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi bidang ekonomi juga merasakan akibat dari pandemi covid-19 yang berkepanjangan ini.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Indonesia untuk menghadapi pandemi Covid-19 dalam bidang ekonomi. Namun, situasi yang belum sepenuhnya stabil masih memberikan pertanyaan besar mengenai bagaimana nasib perekonomian Indonesia di tahun 2021.

Hal ini terbukti dengan BPS (Badan Pusat Statistik) yang resmi merilis data mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia Triwulan II 2020 pada Rabu (5/8/2020). Bahwa pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia terkontraksi hingga -5,32% (Badan Pusat Statistik, 2020). Data ini tentu saja menunjukkan kurang efektifnya langkah pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat juga ikut menegaskan bahwa kondisi ini sangat berbahaya untuk perekonomian Indonesia.

Lantas, strategi apa yang dapat diambil pemerintah Indonesia dalam memperbaiki perekonomian Indonesia pasca pandemi covid-19? Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati juga telah menyampaikan beberapa strategi dalam menggunakan APBN 2021 melalui Konferensi Pers Strategi Implementasi APBN 2021 secara virtual, Selasa (01/12/2020).

Program Penanganan COVID-19

Strategi Implementasi APBN 2021 yang pertama adalah menjalankan program penanganan Covid-19  seperti program keluarga harapan, program sembako, program Kartu Prakerja, program Bansos, program subsidi gaji, dan diskon listrik. Program ini merupakan bantuan yang ditawarkan pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial untuk membantu sektoral serta daerah dengan bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat lapis bawah.

APBN 2021 juga direncanakan akan disebar di berbagai bidang seperti bidang pendidikan, kesehatan, program perlindungan sosial, infrastruktur, ketahanan pangan, pariwisata, dan pembangunan TIK.

Selain itu, pemerintah juga akan berfokus pada kasus penanganan Covid-19 di Indonesia, dengan rencana membelanjakan Rp2.750 triliun untuk vaksinisasi dan mendukung program dalam membantu beberapa sektoral daerah untuk pemulihan dari virus Covid-19. Presiden Indonesia, Jokowi juga telah menginstruksikan kepada seluruh menteri dan lembaga yang bertanggung jawab agar program perlindungan sosial dapat dilakukan seawal mungkin dimulai bulan januari 2021 (Menkeu, 2020).

Ketidakpastian mengenai situasi negara Indonesia selama pandemi Covid-19 masih sangat tinggi, maka Menkeu juga meminta kepada kementerian atau lembaga untuk tetap fleksibel dalam pengalokasian anggarannya. APBN 2021 juga direncanakan untuk memfokuskan pada program bantuan sosial atau program-program yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia secara langsung. Tetapi pelaksanaan belanja tetap harus dilakukan secara transparan dan bebas dari penyalahgunaan.

Sektor Penerimaan Negara

APBN 2021 juga dirancang untuk mendukung reformasi khususnya pada sektor penerimaan negara. Hal ini dianggap sangat penting untuk konsolidasi fiskal dan untuk mengembalikan kembali kesehatan APBN sebelum adanya pandemi Covid-19. Fokus yang menjadi utama pada pendapatan negara di tahun 2021 di antaranya adalah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui pemberian insentif pajak yang dilakukan secara selektif dan terukur, melakukan relaksasi prosedur untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Pembiayaan anggaran APBN 2021 akan dikelola secara prudent dan hati-hati untuk mendukung restrukturiasi dari berbagai BUMN, BLU, dan Sovereign Wealth Fund, meningkatkan akses pembiayaan untuk modal UMKM, UMI, dan perumahan untuk masyarakat yang memiliki penghasilan rendah, serta dukungan dalam bidang pendidikan terutama untuk melakukan penelitian dan kebudayaan. Menurut Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan, Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Ajib Hamdani, mengatakan bahwa UMKM dapat menopang sebagian besar ekonomi masyarakat dan berkontribusi lebih dari 60% pada PDB nasional.

Strategi yang dibuat pemerintah untuk negara Indonesia dalam memperbaiki perkonomian Indonesia di tahun 2021 belum tentu dapat memengaruhi nasib perekonomian di Indonesia secara besar di tahun 2021. Sebuah peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai, bahwa perekonomian Indonesia di tahun 2021 juga akan ditentukan oleh ditemukan atau tidaknya vaksin untuk Covid-19. Jika program vaksinisasi yang digunakan gagal, maka perekonomian Indonesia juga akan terkena imbas kembali di tahun 2021.

Selain itu, kasus Covid-19 yang meningkat di 2021 juga akan memengaruhi bagaimana nasib perekonomian Indonesia di 2021. Kasus masyarakat Indonesia yang terkena Covid-19 dan seberapa cepat respons dalam menanggulangi kasus Covid-19 yang tidak stabil juga dapat menjadi alasan utama dalam memengaruhi pembangunan ekonomi Indonesia di tahun 2021.

Strategi yang direncanakan oleh pemerintah untuk Indonesia dalam memperbaiki perekonomian Indonesia juga diperkirakan akan memakan waktu yang panjang dan tidak dapat pulih secara langsung. Program vaksinisasi juga diharapkan dapat dilakukan secara merata dari kalangan lapisan atas sampai lapisan bawah. Selain itu, vaksinisasi ini juga diharapkan terbukti efektivitasnya.

 

Daftar Pustaka

Humas,Sekertariat Kabinet Republik Indonesia. 2020. Pemerintah Siapkan Strategi Pengunaan APBN 2021, diakses dari https://setkab.go.id/pemerintah-siapkan-strategi-penggunaan-apbn-2021/ , pada 24 Desember 2020.

Susanto, Vendy Yhulia. 2021. Pemulihan Ekonomi Nasional 2021, Pemerintah Diminta Perhatikan Sektor UMKM, diakses dari https://nasional.kontan.co.id/news/pemulihan-ekonomi-nasional-2021-pemerintah-diminta-perhatikan-sektor-umkm , pada 4 Januari 2021.

Anggraeni, Rina. 2020. 7 Kebijakan Ekonomi untuk Hadapi Pandemi Covid-19, diakses dari https://ekbis.sindonews.com/berita/1571716/33/7-kebijakan-ekonomi-untuk-hadapi-pandemi-covid-19?showpage=all , pada 24 Desember 2020.

Aida, Nur Rohmi, 2020. Pandemi Belum Berakhir, Bagaimana Perekonomian Indonesia pada 2021?  diakses dari https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/18/100600765/ pandemi-belum-berakhir-bagaimana-perekonomian-indonesia-pada-2021-?page=all , pada 5 Januari 2021.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Kapan Situ Aksan Ada?

Netizen Kamis, 4 Maret 2021 | 14:25 WIB

Dalam Peta Topografi tahun 1904-1905, tempat yang kemudian menjadi Situ Aksan, masihlah perkampungan kecil.

Netizen, Kapan Situ Aksan Ada?, Sejarah,Kota Bandung,Topografi,Desa,Abad ke-20,Bandung Baheula

Tiga Terjemahan Pertama

Netizen Kamis, 4 Maret 2021 | 10:20 WIB

Pada 1872, Raden Kartawinata sudah bisa menerbitkan tiga judul terjemahan dari bahasa Belanda.

Netizen, Tiga Terjemahan Pertama, raden kartawinata,Sunda,Jawa,Bahasa,Penerjemah,Belanda,R.H. Moeh. Moesa,K.F. Holle,buku,Literatur,Literasi

Mencabut Industri Dosa Berkedok Perpres Investasi Miras

Netizen Rabu, 3 Maret 2021 | 14:15 WIB

Ada yang bilang bahwa industri dosa sejatinya merupakan usaha mentransfer dana publik ke tangan swasta dengan cara yang...

Netizen, Mencabut Industri Dosa Berkedok Perpres Investasi Miras, Minuman Keras (Miras),Perpres investasi miras,Presiden Joko Widodo,Indonesia,Investasi,World Health Organization (WHO),Papua,minuman beralkohol

Gang 'Sarebu Punten' Itu Disulap Jadi Kampung Kreatif

Netizen Rabu, 3 Maret 2021 | 13:40 WIB

Pada era tahun 90-an, jalan-jalan atau gang-gang kecil di daerah Cicadas juga terkenal dengan sebutan gang "sarebu punte...

Netizen, Gang 'Sarebu Punten' Itu Disulap Jadi Kampung Kreatif, Cicadas,Desa Kreatif,Bandung,Gang ,Kampung Kreatif

Khawatir Kini Kina Tinggal Nama

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 15:00 WIB

Pohon kina peninggalan tahun 1855 itu sudah sangat tua, keadaannya sudah dalam posisi bungkuk atau miring, dan kini suda...

Netizen, Khawatir Kini Kina Tinggal Nama, Kina,Pohon,Bandung,Chincona,Chincon,Franz Wilhelm Junghuhn,Karl Justus Hasskarl

Virtual Police, Polisi Bahasa Gaya Baru

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 13:50 WIB

Kita tidak boleh hanya menekankan kebenaran berbahasa yang diukur oleh kebakuan KBBI, tetapi harus memperhatikan situasi...

Netizen, Virtual Police, Polisi Bahasa Gaya Baru, Polisi,Bahasa,Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Santun

Mengenal Wawacan dan Putri Sekar Arum

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 10:54 WIB

Wawacan berjudul ‘Putri Sekar Arum’ jadi penanda utama bahwa, bahasa, sastra, dan budaya Sunda masih hidup

Netizen, Mengenal Wawacan dan Putri Sekar Arum , Putri Sekar Arum,Bahasa Sunda,Wawacan,Puisi Sunda

“Beberes" Solusi Atasi Kekumuhan Menjadi Keindahan

Netizen Senin, 1 Maret 2021 | 15:25 WIB

Salah satu problematika yang dihadapi warga Kota Bandung adalah soal sampah.

Netizen, “Beberes" Solusi Atasi Kekumuhan Menjadi Keindahan, Beberes,Kekumuhan,Bandung,Sampah,Keindahan

artikel terkait

dewanpers