web analytics
  

Ridwan Kamil: Pelanggaran Hukum di Citarum Capai 200 Kasus

Rabu, 27 Januari 2021 05:48 WIB
Umum - Regional, Ridwan Kamil: Pelanggaran Hukum di Citarum Capai 200 Kasus, Pelanggaran Citarum,Citarum Harum,Sungai Citarum,Pencemaran Citarum,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Citarum

Warga beraktivitas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kabupaten Bandung, Rabu (30/9/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jabar yang juga Ketua Satgas Citarum Harum mengingatkan agar tak main-main melakukan kegiatan yang membuat Sungai Citarum tercemar. Sebab, menurut Ridwan Kamil ia akan terus melakukan penegakan hukum pada siapa pun yang melakukan pelanggaran di Sungai Citarum.

"Saya titip pada korporasi jangan macam-macam. Karena sistem penegakan hukum lingkungan, sudah sangat tegas. Kami tidak main-main. Kami punya alasan juga jadi yang berminat melanggar dengan kebiasannya akan berhadapan dengan hukum," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada wartawan di Gedung Pakuan, Selasa (26/1/2021).

Emil menjelaskan, dalam 2 tahun ini 200-an kasus pelanggaran yang sudah dinaikan ke penegakan hukum oleh pihaknya. Dari 200 itu, yang berproses ada 6 yang berkaitan dengan perdata dan 2 pidana.

"Denda juga sudah terbayarkan ada sekitar Rp13 miliar," katanya.

Menurut Emil, dibandingkan 2019 selama pandemi ini memang ada penurunan pelanggaran. "Saya kira makin ke sini makin turun prosentasenya. Kan 200 itu banyak di 2018. Jadi ke sini-sini kesadaran tinggi. Ya, lebih meningkat walaupun ada satu dua. Mudah-mudahan kesadaran akan ditingkatkan," paparnya.

citarum-menurun3.jpg" />
Warga beraktivitas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kabupaten Bandung, Rabu (30/9/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Emil mengatakan, program Citarum ini kecepatannya sudah melebihi target. Jadi, pembenahan sungai lain di Jabar akan meniru rumus program pentahelix Citarum Harum.

Pemprov Jabar, kata dia, akan meniru program Citarum ini ke beberapa sungai lain di Jabar. "Targetnya tahun ini sungai Cileungsi dan Cilamaya. Jadi ada 3 sungai besar yang puluhan tahun lalu kotor akan cari solusinya," katanya.

Emil pun, mengucapkan terima kasih pada komitmen Kementerian Lingkungan Hidup terhadap Citarum harum ini sangat luar biasa. Hal ini juga, menunujukkan kompleksitas Citarum Harum yang tak bisa diselesaikan hanya oleh satu institusi.

"Hari ini kami diberi kebanggaan diberikan satu unit kendaraan penegakan hukum berupa mobil dan teknologi lainnya alat untuk mengukur kualitas air, kualitas tanah dan lain-lain. Sehingga kami lebih pede," katanya.

Dirjen Gakum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rasio Ridho Sani, pihaknya menyerahkan satu peralatan  untuk program Citarum Harum yang diberikan langsung kepada Gubernur Jabar.

Alat ini, diberikan untuk memperkuat kasus-kasus lingkungan hidup dan kehutanan di Jabar khususnya Citarum Harum. Karena, selama beberapa tahun ini sudah bersama-sama dengan pemerintah Jabar melakukan pengawasan baik KLHK maupun Pemprov Jabar sendiri.

"Baik pengawasan sanksi administratif, penegakan hukum pidana maupun perdata terus kita lakukan," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Dinkes Kabupaten Tasik Akui Sulit Terapkan Prokes di Pesantren

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 17:04 WIB

Atang Sumardi mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak pengurus Pesantren Al-Furqon t...

Umum - Regional, Dinkes Kabupaten Tasik Akui Sulit Terapkan Prokes di Pesantren, klaster pesantren Tasikmalaya,Kabid Kabid Kepala Bagian Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P),Atang Sumardi,Pesantren Al-Furqon Tasikmalaya

Desa Teladan Covid-19 Dapat Penghargaan dari Bupati Bogor

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 16:15 WIB

Bupati Bogor, Ade Yasin, yang langsung memberikan penghargaan itu kepada 200 kepala desa, petugas lainnya, hingga ketua...

Umum - Regional, Desa Teladan Covid-19 Dapat Penghargaan dari Bupati Bogor, Desa Teladan Covid-19,Bogor,Ade Yasin,Jawa Barat

Petani Gula Aren Naringgul Butuh Pertolongan Pemkab Cianjur

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 15:35 WIB

Alasan diperlukannya bantuan tersebut, karena terkendala berbagai hal dampak dari pandemi Covid 19 saat ini.

Umum - Regional, Petani Gula Aren Naringgul Butuh Pertolongan Pemkab Cianjur, Cianjur,Petani,Gula Aren

Hilangkan Perbedaan, Masyarakat Pangandaran Diminta Bersatu

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 15:30 WIB

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati (Wabup) Ujang Endin Indrawan langsung bertugas usai dilantik Gubernu...

Umum - Regional, Hilangkan Perbedaan, Masyarakat Pangandaran Diminta Bersatu, Pangandaran,Bupati Pangandaran,Wisata Pangandaran

55 Santri Positif Covid-19 di Pesantren Singaparna Tasikmalaya

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:26 WIB

pekan pertama Februari 2021 pihaknya mendapati beberapa santri dengan keluhan hilang penciuman, demam, flu, dan pusing.

Umum - Regional, 55 Santri Positif Covid-19 di Pesantren Singaparna Tasikmalaya, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya,klaster covid pesantren tasikmalaya,pesantren tasikmalaya covid,klaster baru covid pesantren

Ganjil-Genap Kota Bogor Ditiadakan 2 Pekan ke Depan

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:21 WIB

Keputusan tersebut dibuat karena data tren Covid-19 dan sektor ekonomi di Kota Bogor terus membaik.

Umum - Regional, Ganjil-Genap Kota Bogor Ditiadakan 2 Pekan ke Depan, Ganjil Genap Bogor,Ganjil genap bogor akhir pekan,Jadwal ganjil genap Bogor,ganjil genap bogor ditiadakan

Keluar Dari Zona Merah, Kota Tasik Turun ke Zona Oranye

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:20 WIB

Kota Tasikmalaya yang dalam sepekan terakhir berada di zona merah, kini turun kembali ke zona oranye penyebaran Covid-19...

Umum - Regional, Keluar Dari Zona Merah, Kota Tasik Turun ke Zona Oranye, Zona Merah Covid-19,Zona Oranye,Tasikmalaya,klaster pesantren Cipedes,Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo

Demi Menginap Gratis di Hotel, Samad Mengaku Kajari Surabaya

Regional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:05 WIB

Publik dihebohkan dengan penyamaran pria bernama Abdussamad (Somad). Pasalnya, ia nyaru sebagai seorang petugas Kejaksaa...

Umum - Regional, Demi Menginap Gratis di Hotel, Samad Mengaku Kajari Surabaya , Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari),Surabaya,Penipuan,Oknum Gadungan

artikel terkait

dewanpers