web analytics
  

Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD?

Rabu, 27 Januari 2021 03:26 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD?, IUD,Alat kontraspsi spiral,Memeriksa IUD,Waktu kontrol IUD

Alat kontrasepsi spiral (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ada banyak macam alat kontrasepsi, salah satunya alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau intrauterine (IUD). Di Indonesia, alat kontrasepsi ini lebih dikenal sebagai KB Spiral.

Berdasarkan Planned Parenthood, AKDR efektif mencegah wanita dari kehamilan selama 12 tahun hanya dengan satu alat kontrasepsi.

Umumnya, AKDR aman digunakan. Namun ada beberapa kondisi ketika alat ini harus diperiksa untuk memastikan tali masih terpasang pada alat. Tidak hanya tali, AKDR yang terlepas pun bisa saja tidak menimbulkan gejala.

Selain itu, pada kasus yang jarang terjadi, AKDR dapat hilang saat adanya perforasi rahim, kondisi ketika lubang terbentuk di rahim. Karenanya, melakukan pengecekan untuk memastikan semua ini tidak terjadi adalah hal penting.

Menurut laman NHS Inggris, dokter akan memeriksanya kembali pada minggu keenam setelah pemasangan. Apabila pada pengecekan ini tidak ada masalah, dan pemakai dapat merasakan talinya, maka tidak perlu melakukan pengecekan rutin.

Sedangkan melansir Very Well Health, waktu terbaik untuk memeriksanya adalah beberapa kali seminggu selama bulan-bulan pertama setelah pemasangan.

Kemudian, memeriksa tali sebulan sekali di antara periode menstruasi. Sebab, ada kemungkinan besar AKDR terlepas selama haid.

Kemungkinan alat akan bergeser dari tempatnya dalam beberapa bulan pertama setelah pemasangan atau masa menstruasi.

Saat memeriksa tali, cuci tangan terlebih dahulu. Kemudian sambil duduk atau jongkok, masukkan jari telunjuk atau jari tengah ke dalam vagina sampai menyentuh leher rahim, yang akan terasa kencang dan kenyal, seperti ujung hidung.

Rasakan ujung tali yang seharusnya masuk melalui serviks. Jika merasakan talinya, maka alat sudah terpasang dan seharusnya berfungsi.

Jika tali terasa lebih panjang atau lebih pendek dari terakhir kali pemeriksaan, atau jika merasakan bagian keras dari alat ada di serviks, kemungkinan AKDR telah bergeser.

Dalam hal ini, alat perlu dipasang kembali oleh dokter. Jangan mencoba untuk mendorong atau menarik talinya, karena dapat menyebabkan alat terlepas.

NHS mengimbau untuk segera mengunjungi dokter apabila mengalami:

- Tidak bisa merasakan tali IUD, terlebih jika biasanya dapat merasakannya setiap bulan.
- Demam dalam minggu-minggu awal pemasangan
- Mengalami rasa sakit tidak normal di bagian perut
- Tidak menstruasi
- Pendarahan di antara periode menstruasi
- Mengalami keputihan abnormal

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 10:06 WIB

Peristiwa setahun terakhir itu membuat WHO memutuskan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020.

Gaya Hidup - Sehat, Ini Perbedaan Endemik dan Pandemi , Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO,beda endemik dan pandemi,Penyebaran virus Covid-19,pandemi global,Endemik,Pandemi,HIV,Pandemi Flu,Pandemi Flu Babi,pengertian endemik,penyakit endemik

5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 07:04 WIB

Berbagai negara telah memulai program vaksinasi guna menekan angka positif Covid-19 yang terus meningkat. Jika Anda term...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Hal Ini yang Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19,Tempat Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona

Hati-hati! Konsumsi Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Autoimun

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 06:49 WIB

Banyak orang sudah mengetahui bahwa minum minuman bersoda secara rutin bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Akan...

Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati! Konsumsi Soda Tingkatkan Risiko Penyakit Autoimun, minum soda,Penyakit autoimun,autoimun,mencegah penyakit autoimun

Pemberian Plasma Konvalesen Harus Dilakukan Sedini Mungkin

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 06:14 WIB

Deputi Bidang Penelitian dan Translasional Lembaga Eijkman David Handojo Muljono mengatakan pemberian plasma konvalesen...

Gaya Hidup - Sehat, Pemberian Plasma Konvalesen Harus Dilakukan Sedini Mungkin, Plasma konvalesen,cara mendapatkan Plasma konvalesen sehat,cara penyembuhan covid-19,cara kerja Plasma konvalesen

Hindari! Ini 10 Sarapan Paling Buruk Bagi Penderita Diabetes

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:56 WIB

Bagi penderita diabetes, sangat penting untuk memperhatikan keseimbangan makanan saat sarapan. Hal itu akan membantu me...

Gaya Hidup - Sehat, Hindari! Ini 10 Sarapan Paling Buruk Bagi Penderita Diabetes, Diabetes,mencegah diabetes,cara mencegah diabetes,Obat Diabetes,makanan diabetes,makanan berbahaya diabetes

Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Osteoporosis

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:49 WIB

Ada banyak varian teh yang bisa dinikmati untuk menemani waktu luang bersama keluarga, hangout bersama teman atau menja...

Gaya Hidup - Sehat, Rutin Minum Teh Kurangi Risiko Osteoporosis, Minum teh,manfaat minum teh,Osteoporosis,mencegah Osteoporosis,obat Osteoporosis

Peneliti Ungkap Penemuan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 05:36 WIB

Para ilmuwan mengidentifikasi lebih dari 70 ribu virus yang sebelumnya tidak dikenal hidup di usus manusia dan menginfek...

Gaya Hidup - Sehat, Peneliti Ungkap Penemuan 70 Ribu Virus Baru di Usus Manusia, virus di usus,usus manusia,virus usus manusia,kesehatan usus

Ini Fungsi Benzodiazepine dan Efek Sampingnya

Sehat Selasa, 2 Maret 2021 | 02:05 WIB

Penyanyi Lucinta Luna baru saja ditangkap di apartemennya Selasa (11/2/2021) pekan lalu. Setelah melalui serangkaian pe...

Gaya Hidup - Sehat, Ini Fungsi Benzodiazepine dan Efek Sampingnya, Benzodiazepine,Fungsi Benzodiazepine,Manfaat Benzodiazepine,Efek Benzodiazepine,Bahaya Benzodiazepine
dewanpers